HALMAHERA UTARA, Exposenews.id – Aksi kejar-kejaran menegangkan baru saja mewarnai perairan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Bayangkan saja, sebuah perahu yang diduga kuat dipakai untuk aktivitas pengeboman ikan mendadak jadi pusat perhatian. Namun, siapa sangka, di balik pengejaran tersebut, Tim Unit Intel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ternate bersama Pos Angkatan Laut (Posal) Tobelo justru menemukan barang-barang yang bikin mata terbelalak. Pasalnya, bukan cuma alat tangkap ikan yang ada di sana, melainkan juga senjata rakitan dan puluhan paket yang diduga tembakau sintetis!
Awal Mula Kejar-Kejaran di Perairan Tobelo
Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 21.25 WIT. Awalnya, tim patroli sedang asyik berkeliling menjaga perairan. Namun, telinga mereka langsung terpecah ketika mendengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari aktivitas pengeboman ikan. Tanpa buang waktu, tim pun bergerak cepat mendekati perahu yang dicurigai terlibat dalam aksi tersebut. Sayangnya, orang yang berada di dalam perahu itu rupanya sudah menyadari kedatangan petugas. Alhasil, ia langsung tancap gas dan berusaha melarikan diri. Terjadilah aksi kejar-kejaran yang bikin jantung berdebar kencang di tengah gelapnya perairan.
Komandan Lanal Ternate, Kolonel Laut (P) Ristanto Putro, pun angkat bicara mengenai insiden ini. Ia menjelaskan bahwa pelaku sempat masuk ke sekitar perairan Desa Paca dan akhirnya berhasil melarikan diri. “Pelaku masuk ke sekitar perairan Desa Paca dan berhasil melarikan diri,” kata Ristanto, Kamis (10/9/2026). Meskipun terduga pelaku berhasil meloloskan diri, petugas tidak pulang dengan tangan kosong. Pasalnya, mereka berhasil mengamankan perahu tersebut dan langsung membawanya ke Posal Tobelo untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Senjata Rakitan hingga Tembakau Gorilla Jadi Temuan Mengejutkan
Nah, di sinilah kejutan itu muncul. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu pucuk senjata laras panjang rakitan yang menyerupai SS 1 tanpa amunisi. Tentu saja, temuan ini langsung mencuri perhatian karena senjata jenis ini jelas bukan barang sembarangan. Selain senjata, petugas juga menemukan 25 paket yang diduga berisi tembakau sintetis atau yang populer dengan sebutan Gorilla. Tidak hanya itu, ada pula timbangan digital yang ikut diamankan. Berbagai peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas mencari ikan juga ditemukan, seperti panah ikan, tabung kompresor, ember, ikan, dan kacamata renang. Kombinasi temuan ini pun memunculkan berbagai spekulasi liar.
Ristanto mengatakan bahwa 25 paket yang diduga berisi tembakau sintetis tersebut akan diserahkan untuk pemeriksaan di Laboratorium BNN Provinsi Maluku Utara. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kandungan zat yang terdapat dalam barang tersebut. “Ada indikasi (tembakau sintetis) diperjualbelikan,” ujar Ristanto. Menurut dia, keberadaan puluhan paket tersebut menimbulkan dugaan bahwa aktivitas mencari ikan yang dilakukan dari perahu tersebut bisa saja menjadi kamuflase untuk aktivitas lain. Namun, dugaan tersebut masih akan didalami melalui pemeriksaan lebih lanjut. Tentu saja, publik pun dibuat penasaran dengan hasil pemeriksaan nanti.
Penyelidikan Berlanjut, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Selain barang yang diduga tembakau sintetis, TNI AL juga masih menyelidiki kepemilikan senjata laras panjang rakitan yang ditemukan di dalam perahu. Petugas masih mendalami asal-usul senjata tersebut serta pihak yang menguasainya. “Untuk kepemilikan senjata dan perolehannya dari mana, sampai dengan saat ini kita masih dalam proses pendalaman,” kata Ristanto. TNI AL selanjutnya melakukan penyelidikan terhadap temuan tersebut, termasuk mendalami kemungkinan keterkaitan antara aktivitas penangkapan ikan, kepemilikan senjata rakitan, dan temuan 25 paket yang diduga tembakau sintetis. Masyarakat pun berharap agar kasus ini segera terang benderang.
Dengan adanya temuan ini, publik semakin menyadari bahwa aktivitas ilegal di perairan bisa saja menyimpan kejutan lain yang jauh lebih berbahaya. Apalagi, senjata rakitan dan tembakau sintetis jelas bukan barang yang bisa dianggap remeh. TNI AL pun terus berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Indonesia. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, karena bisa jadi masih ada fakta-fakta menarik yang akan terungkap!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com





