Bek Kapten Timnas U17 Indonesia Cetak Dua Gol, Kemenangan 4-0 atas Timor Leste

Exposenews.id – Wah, luar biasa! Indonesia langsung membuka langkah di ASEAN U17 Championship 2026 dengan kemenangan yang bikin ngakak puas. Garuda Muda menghajar Timor Leste dengan skor telak 4-0 dalam laga Grup A yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/4/2026) malam. Pertandingan ini benar-benar jadi pesta gol semata wayang!

Sejak peluit pertama dibunyikan, Garuda Muda langsung menguasai permainan tanpa ampun. Mereka bermain dengan intensitas tinggi dan penyelesaian akhir yang mematikan. Akibatnya, keunggulan cepat sudah tercipta di depan mata para pendukung yang hadir. Yang lebih mencengangkan lagi, seluruh gol kemenangan Timnas U17 Indonesia ini berhasil dikemas hanya dalam satu babak pertama! Bayangkan, 45 menit sudah 4 gol tanpa balas.

Pertama, gol pembuka pada menit ke-6. Siapa yang mencetak? Bukan striker, tapi kapten tim! Putu Ekayana berdiri dengan tenang tanpa penjagaan sedikit pun di dalam kotak penalti. Ia kemudian dengan dinginnya menuntaskan peluang itu menjadi gol pertama Timnas U17 Indonesia. Luar biasa tenang untuk ukuran pemain belakang!

Kemudian, belum sempu Timnas Timor Leste bernapas, Putu Ekayana kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17. Saat itu, kiper lawan hanya mampu menepis bola, dan bola liar itu langsung disambar oleh Putu untuk menggandakan keunggulan Garuda Muda. Dua gol dari bek tengah dalam satu babak? Ini bukan fiksi, ini nyata!

Selanjutnya, giliran pemain lain yang ikut pesta. Gol ketiga datang dari Ridho pada menit ke-37. Ia melepaskan sepakan keras yang tidak bisa dijangkau kiper di dalam kotak penalti. Tendangannya seperti meriam, langsung melesat masuk tanpa bisa dihadang.

Menjelang turun minum, Dava Yunna melengkapi kehancuran Timor Leste. Ia memperbesar keunggulan menjadi 4-0 lewat tendangan akrobatik yang gila-gilaan! Situasi sepak pojok pada menit ke-41 dimanfaatkannya dengan sempurna. Alhasil, keunggulan Timnas U17 Indonesia ini bertahan aman hingga peluit akhir dibunyikan tanpa balasan satu gol pun.

Putu Ekayana, Bek Tengah yang Tajamnya Minta Ampun!

Bicara soal penampilan, perhatian utama tertuju pada kapten tim, Putu Ekayana. Meski posisi aslinya adalah bek tengah, ia tampil sangat efektif saat membantu serangan dan mampu memaksimalkan setiap peluang yang datang. Wah, kontribusinya tidak hanya memberi keunggulan bagi tim, tetapi juga menunjukkan fleksibilitas peran yang luar biasa di lapangan. Ia pun membuktikan dengan aksinya bahwa pemain bertahan pun bisa menjadi ancaman serius di area lawan. Bahkan, ia bisa disebut sebagai “bek tajam” yang paling ditakuti musuh malam itu.

Laga ini juga menjadi momen bersejarah dalam perjalanan karier pemain asal Bali tersebut. Usai pertandingan, ia mengungkapkan rasa syukur yang dalam atas kesempatan yang diberikan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto. Apalagi, pertandingan ini merupakan laga internasional pertama yang pernah dimainkannya dalam hidupnya.

“Jadi untuk pertandingan ini, rasanya sangat-sangat luar biasa penting bagi saya untuk memulai karier saya ke depannya,” ujar pemain berusia 16 tahun itu kepada jurnalis dengan mata berbinar.

Ia pun mengaku tidak pernah membayangkan bisa mencetak dua gol sekaligus di debut internasionalnya. Menurutnya, semua terjadi secara alami saat laga berlangsung. “Mungkin kebetulan saja, meskipun memang ada skema dari pelatih, terutama dalam situasi bola mati,” imbuhnya sambil tersenyum rendah hati.

Yang membuat hati terharu, Putu Ekayana mempersembahkan dua gol yang ia cetak untuk Timnas U17 Indonesia dan keluarganya. “Karena sudah lama tidak bertemu [keluarga]. Juga untuk kakek dan nenek yang sudah lama tiada,” kata Putu Ekayana dengan suara bergetar. Kemenangan ini benar-benar penuh makna baginya.

Gol Salto Bikin Kaget Satu Stadion! Putu Ekayana Juga Terkejut

Selain dua gol brilian Putu Ekayana, satu momen lain yang berhasil mencuri perhatian publik datang dari aksi gila Dava Yunna. Gol keempat Timnas U17 Indonesia yang dicetak melalui tendangan salto itu sontak membuat seluruh stadion bergemuruh. Aksi tersebut menjadi bukti nyata betapa berani dan kreatifnya pemain muda Indonesia dalam mengarungi turnamen ASEAN U17 Championship 2026 ini.

Hebatnya, bahkan rekan setimnya sendiri kaget! “Untuk gol salto yang dibuat oleh Dafa [Dava], saya juga terkejut,” ujar Putu Ekayana sambil tertawa mengenang momen itu. “Karena waktu di momen itu, saya juga melihat teman saya yang ada di belakang yaitu Dafa Yunna.”

Ia pun menjelaskan detail momen kocak itu: “Saya cuma sekadar lompat, ternyata waktu sudah balik badan, dia sudah melakukan sesuatu yang seharusnya masih bisa ditendang biasa. Tapi dia malah nekat melakukan salto!” pungkas Putu Ekayana. Keputusan Dava untuk melakukan tendangan akrobatik daripada tendangan biasa memang di luar nalar, tapi hasilnya? Gol spektakuler yang akan dikenang sepanjang turnamen.

Dengan performa apik ini, Timnas U17 Indonesia jelas memberikan pernyataan tegas: mereka datang untuk menang, bukan hanya sekadar ikut-ikutan.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com