Erling Haaland Tutup Musim 2025-2026 dengan Gelar Top Skor Premier League Ketiga

Exposenews.id – Dalam sebuah pertunjukan yang spektakuler di musim 2025-2026, Erling Haaland kembali menunjukkan mengapa ia dijuluki sebagai mesin gol paling menakutkan di planet ini. Sang bomber asal Norwegia itu secara resmi mengamankan gelar Sepatu Emas Premier League untuk ketiga kalinya dalam kariernya. Dengan koleksi 27 gol, Haaland sekali lagi membuktikan bahwa ketajamannya di depan gawang tidak pernah pudar. Bayangkan, angka ini ia raih setelah bersaing ketat dengan para predator kotak penalti lainnya sepanjang musim. Luar biasa, bukan?

Yang membuat prestasi ini semakin istimewa adalah fakta bahwa Haaland berhasil unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya. Igor Thiago, penyerang haus gol milik Brentford, hanya mampu mengoleksi 22 gol atau terpaut lima gol dari sang juara. Artinya, Haaland tampil sangat konsisten sejak pekan pertama hingga pekan terakhir. Ia tidak pernah sekalipun menunjukkan tanda-tanda kelelahan atau penurunan performa. Justru, ia semakin garang ketika laga-laga kritis berlangsung.

Karena performa gilanya ini, banyak pengamat sepak bola mulai membandingkan Haaland dengan dua legenda hidup Premier League. Pasalnya, ia sekarang hanya terpaut satu gelar Sepatu Emas lagi untuk menyamai rekor terbanyak sepanjang masa. Rekor itu saat ini dipegang bersama oleh Thierry Henry (legenda Arsenal) dan Mohamed Salah (bintang Liverpool). Keduanya sama-sama telah mengoleksi empat gelar pencetak gol terbanyak. Sementara Haaland kini baru mengemas tiga gelar. Artinya? Jika musim depan ia kembali menjadi top skor, namanya akan sejajar dengan dua ikon tersebut. Sebuah pencapaian yang sebelumnya terasa mustahil bagi pemain seusianya!

DOMINASI MULAI MUSIM PERDANA: DARI 36 GOL HINGGA 27 GOL YANG KONSISTEN

Mari kita kilas balik sejenak. Haaland pertama kali mencuri perhatian dunia ketika ia baru saja tiba di Manchester City pada musim 2022-2023. Saat itu, ia langsung meledak dengan rekor fantastis: 36 gol dalam satu musim Liga Inggris! Catatan ini tidak hanya memberinya Sepatu Emas pertama, tetapi juga menjadi salah satu rekor gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi. Banyak yang mengira ia akan kesulitan mengulangi kesuksesan tersebut. Namun nyatanya, Haaland justru membungkam semua keraguan.

Memasuki musim 2023-2024, Haaland kembali menjadi yang terbaik dengan torehan 27 gol. Angka ini memang lebih rendah dari debutnya, tapi tetap cukup untuk mengamankan Sepatu Emas kedua. Lalu, setelah sempat “gagal” meraih gelar top skor pada musim 2024-2025 (yang saat itu dimenangkan oleh Mohamed Salah dengan 29 gol), Haaland bangkit dengan luar biasa. Musim 2025-2026 ini, ia kembali menyentuh angka 27 gol yang sama persis dengan musim sebelumnya. Konsistensi yang patut diacungi jempol, bukan?

Dengan kata lain, dalam lima musim berseragam Manchester City, Haaland sudah mengoleksi tiga gelar Sepatu Emas. Hanya dua musim yang ia lewatkan tanpa gelar individu ini. Namun kegagalannya pada musim 2024-2025 justru menjadi bahan bakar api semangatnya. Musim ini, ia bermain dengan determinasi tinggi sejak laga pembuka. Ia tidak memberikan sedikit pun celah bagi Igor Thiago atau Antoine Semenyo untuk mengejar ketertinggalan. Hasilnya, kini trofi Sepatu Emas itu kembali menghiasi lemari prestasinya.

MEKANISME PENGHARGAAN: BISA DIBAGI JIKA SAMA GOL

Sebelum melangkah lebih jauh, penting untuk memahami aturan di balik penghargaan Sepatu Emas Premier League ini. Penghargaan simbolis ini telah resmi diberikan sejak kompetisi bergulir pada musim 1992/1993. Tujuannya jelas: untuk menghormati pemain paling produktif di setiap musim. Aturannya pun cukup fleksibel dan mengedepankan sportivitas.

Jika pada akhir musim terdapat dua pemain atau lebih yang mencetak jumlah gol sama banyaknya, panitia tidak akan memilih satu pemenang. Sebaliknya, penghargaan tersebut dibagi kepada semua pemain yang memiliki catatan gol identik. Setiap pemain yang terlibat akan menerima trofi Sepatu Emas masing-masing. Hal ini pernah terjadi beberapa kali dalam sejarah Premier League, seperti saat Carlos Tevez dan Dimitar Berbatov sama-sama menjadi top skor pada 2010-2011. Aturan yang sangat adil, bukan?

Namun untuk musim 2025-2026 ini, tidak perlu ada skenario bagi-bagi trofi. Erling Haaland berdiri sendiri di puncak dengan 27 gol. Sementara Igor Thiago tertahan di 22 gol, terpaut cukup jauh. Jadi, Haaland berhak membawa pulang seluruh kehormatan tanpa perlu berbagi dengan siapa pun. Sebuah kemenangan mutlak yang benar-benar layak ia rayakan.

PEREBUTAN KETAT DI BELAKANG HAALAND: SEMENYO, WATKINS, DAN KEJUTAN LAINNYa

Meski posisi pertama sudah mutlak milik Haaland, persaingan di papan atas daftar pencetak gol terbuka musim ini tetap berlangsung seru. Mari kita sorot satu per satu.

Di peringkat kedua, Igor Thiago dari Brentford tampil sebagai pesaing utama dengan 22 gol. Pemain asal Brasil ini menjadi motor serangan bagi klubnya. Setiap pekan, ia nyaris selalu membahayakan lini belakang lawan. Tanpa 22 golnya, mustahil Brentford bisa bertahan di papan tengah klasemen. Igor layak mendapat aplaus meriah.

Lalu, kejutan besar datang dari Antoine Semenyo. Siapa sangka? Rekan setim Haaland di Manchester City itu sukses menempati posisi ketiga dengan koleksi 17 gol. Semenyo baru bergabung dari Bournemouth pada bursa transfer Januari lalu, namun ia langsung menunjukkan performa impresif. Adaptasinya terasa sangat mulus. Bahkan, ia kerap menjadi pilihan utama Pep Guardiola ketika Haaland sedang dijaga ketat oleh lawan. Duet Haaland-Semenyo di lini depan City musim ini benar-benar mematikan.

Selanjutnya, Ollie Watkins dari Aston Villa menjadi pemain Inggris dengan jumlah gol terbanyak musim ini. Ia mengoleksi 16 gol. Namun yang lebih heroik adalah penampilannya di pekan terakhir. Watkins mencetak dua gol krusial saat Aston Villa mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1. Berkat kemenangan itu, Aston Villa akhirnya memastikan satu tiket Liga Champions musim depan. Ini merupakan pencapaian fantastis bagi Villa, apalagi setelah mereka juga sukses menjuarai Liga Europa. Watkins benar-benar pahlawan sejati.

Jangan lupakan juga Joao Pedro (Chelsea) dan Morgan Gibbs-White (Nottingham Forest) yang sama-sama mencatatkan 15 gol. Keduanya tampil sangat stabil sepanjang musim. Sementara Viktor Gyokeres (Arsenal) dan Dominic Calvert-Lewin (Leeds United) menutup daftar 10 besar dengan masing-masing 14 gol. Calvert-Lewin patut mendapat sorotan khusus karena membawa Leeds United yang notabene bukan klub raksasa tetap kompetitif di Premier League.

DAFTAR LENGKAP TOP SKOR PREMIER LEAGUE 2025/2026

Biar tidak penasaran, berikut kami sajikan daftar lengkap pencetak gol terbanyak untuk musim 2025/2026. Data ini dihimpun dari hasil akhir pertandingan seluruh 38 pekan:

  1. Erling Haaland (Manchester City) – 27 gol
  2. Igor Thiago (Brentford) – 22 gol
  3. Antoine Semenyo (Manchester City) – 17 gol
  4. Ollie Watkins (Aston Villa) – 16 gol
  5. Joao Pedro (Chelsea) – 15 gol
  6. Morgan Gibbs-White (Nottingham Forest) – 15 gol
  7. Viktor Gyokeres (Arsenal) – 14 gol
  8. Dominic Calvert-Lewin (Leeds United) – 14 gol

Dari daftar ini, kita bisa melihat betapa beragamnya klub yang diwakili. Tidak hanya tim-tim besar seperti City, Chelsea, atau Arsenal, tetapi juga Brentford, Nottingham Forest, dan Leeds United mampu melahirkan pencetak gol andal. Artinya, persaingan di Premier League memang paling seru sedunia!

Kini pertanyaan besarnya adalah: Bisakah Erling Haaland menyamai rekor empat gelar Sepatu Emas milik Thierry Henry dan Mohamed Salah pada musim depan? Jika melihat tren konsistensinya, jawabannya sangat mungkin. Haaland masih berusia 25 tahun, puncak kariernya masih panjang. Ditambah lagi, ia dikelilingi oleh pemain kreatif seperti Kevin De Bruyne, Phil Foden, dan kini Antoine Semenyo. Peluangnya terbuka lebar.

Satu hal yang pasti: Premier League akan terus menjadi panggung bagi Haaland untuk mengukir sejarah. Sepatu Emas ketiga ini bukanlah akhir, melainkan babak baru dari sebuah era dominasi. Selamat kepada Erling Haaland! Dan tentu saja, kita tidak sabar menanti aksinya musim depan. Akankah ia memecahkan rekor Henry-Salah? Atau justru ada kejutan dari Igor Thiago atau Antoine Semenyo? Kita nantikan bersama!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com