JAKARTA, Exposenews.id – Wah, pecinta MotoGP di Indonesia pasti bakal gempar! Liberty Media selaku pemegang hak komersial MotoGP ternyata tidak main-main. Mereka terus tancap gas memperluas pasar di Amerika Serikat. Kabar panasnya kini mulai tercium: Miami muncul sebagai kandidat terkuat yang siap menggelar seri kedua MotoGP di Negeri Paman Sam. Jadi, siap-siap ya!
AS Incar Pasar Raksasa, Liberty Gerak Cepat
Memang, Amerika Serikat sudah lama menjadi incaran utama sebagai pasar pertumbuhan bagi balap motor paling prestisius di dunia ini. Liberty sendiri bahkan sudah menggulirkan wacana menambah putaran di AS sebelum mereka resmi merampungkan akuisisi MotoGP tahun lalu. Artinya, mimpi ini sudah mereka rencanakan sejak jauh-jauh hari, lho!
Sebagai catatan penting buat kamu para penggemar balap, MotoGP dulu pernah menggelar tiga balapan sekaligus di AS pada musim 2013. Namun, selama lebih dari satu dekade terakhir, Circuit of the Americas (COTA) di Texas harus berjuang sendiri sebagai satu-satunya wakil Amerika dalam kalender balap. Nah, sekarang Liberty ingin mengubah situasi itu.
Meniru Sukses Formula 1
Berkaca dari kesuksesan besar Formula 1 (F1) yang melonjak drastis di bawah kepemimpinan Liberty, mereka kini mencoba menerapkan strategi serupa pada MotoGP. Jadi, jangan heran kalau kita bakal melihat banyak perubahan menarik ke depannya!
Meskipun belum ada keputusan final soal lokasi pasti, CEO Liberty, Derek Chang, dengan percaya diri mengakui bahwa Miami International Autodrome merupakan opsi yang sangat masuk akal. Sirkuit non-permanen yang mereka bangun di area Hard Rock Stadium tersebut dinilai menyimpan potensi komersial yang luar biasa besarnya.
Miami Masuk Radar Utama
“Kami sudah menyampaikan hal ini sebelumnya dan akan terus mengulanginya lagi bahwa AS merupakan pasar yang krusial bagi MotoGP. Oleh karena itu, kami sedang menjajaki semua peluang untuk mengembangkan bisnis kami di sini,” ujar Chang dengan antusias saat dikutip dari Motorsport.com, Jumat (8/5/2026).
Lebih lanjut, Chang menjelaskan bahwa proses ini memang membutuhkan waktu, sama persis seperti yang dulu terjadi dengan Formula 1. “Namun, kami melihat adanya minat yang tinggi dan yakin akan terbentuk pasar di sini. Kami memang tertarik untuk menambah balapan di AS,” tegas Chang.
Lalu, mengapa Miami begitu istimewa? Chang menguraikan alasannya dengan gamblang. Infrastruktur yang sudah tersedia di sana menjadi nilai jual utama, meskipun aspek keselamatan tetap mereka prioritaskan di atas segalanya.
Infrastruktur Jadi Kunci Utama
“Miami tampaknya menjadi lokasi yang paling logis karena sirkuitnya sudah berdiri di sana. Tentu masih banyak hal yang harus kami selesaikan, baik di Miami maupun di sirkuit calon lain, terkait apakah trek tersebut benar-benar cocok untuk MotoGP. Kami juga harus memperhatikan masalah keamanan dan persyaratan teknis yang ternyata berbeda dari Formula 1, serta mempertimbangkan pasar mana yang paling masuk akal dari sudut pandang komersial,” papar Chang.
“Namun, pembicaraan ini akan terus kami lakukan dengan pihak Miami, serta pihak-pihak lainnya, dalam upaya mencari tahu lokasi mana yang paling tepat untuk ekspansi MotoGP di AS,” tambah Chang.
MotoGP Makin Dekat dengan Pusat Kota
Visi besar Liberty ke depan adalah mendekatkan gelaran MotoGP ke pusat keramaian kota. Ini isyarat kuat bahwa kita bakal menyaksikan lebih banyak sirkuit jalan raya atau sirkuit berbasis kota di masa mendatang. Keren, kan?
Langkah berani ini sebenarnya sudah mereka mulai. Buktinya, mereka mengambil keputusan mengejutkan dengan menghapus Phillip Island dari kalender dan menggantinya dengan sirkuit jalan raya di Adelaide untuk musim depan. Jadi, pola ini jelas sudah terbaca!
Balapan di Tengah Kemudahan Akses
“Dalam menyusun kalender MotoGP, saya rasa tujuan utama kami adalah mendekatkan beberapa balapan ini ke kota-kota besar. Dengan begitu, kami bisa memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, baik itu bandara maupun transportasi jarak jauh. Ini menguntungkan bagi kami sendiri dan tentu saja bagi para penggemar yang datang dari luar negeri. Mereka juga bisa menikmati hotel, restoran, dan kemudahan akses lainnya,” ujar Chang bersemangat.
“Anda bisa melihat bukti nyata dari strategi ini pada balapan yang sudah kami umumkan untuk tahun depan, baik di Buenos Aires maupun Adelaide. Jadi, kami sudah mulai membuat kemajuan nyata dalam hal ini,” tegas Chang.
Tetap Jaga Identitas dan Warisan MotoGP
Meskipun agresif berekspansi, Liberty menegaskan bahwa mereka tidak akan melupakan akar sejarah MotoGP. Balapan di trek-trek legendaris pun tidak akan mereka tinggalkan begitu saja. Semua dilakukan demi menjaga identitas asli olahraga ini.
“Kami juga tidak ingin melakukan perubahan besar-besaran secara mendadak pada semua balapan. Kami memiliki warisan panjang di sini berupa balapan di banyak lokasi ikonik yang sangat menarik. Oleh karena itu, sangat masuk akal untuk mempertahankan lokasi-lokasi tersebut di kalender,” kata Chang dengan bijaksana.
“Lokasi-lokasi tersebut telah menjadi bagian tetap dan tak terpisahkan dalam kalender balap MotoGP. Mereka memberikan kontribusi luar biasa bagi perkembangan olahraga ini serta identitasnya yang unik,” pungkas Chang.
Kesimpulannya? Miami nyaris pasti menjadi seri kedua MotoGP di AS! Yang perlu kita lakukan sekarang hanyalah menunggu keputusan resmi sambil berharap semua aspek keselamatan terpenuhi. Siapa yang tidak sabar membayangkan para pembalap melesat di sirkuit non-permanen nan gemerlap di Miami? Pasti spektakuler!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com





