Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Prancis 2026 di Posisi 4, Hanya 2 Detik dari Podium

JAKARTA, Exposenews.id – Wah, pecinta balap Tanah Air pasti bangga bukan main! Di tengah guyuran hujan dan tikungan maut Le Mans, Veda Ega Pratama baru saja mencatatkan sejarah manis. Pembalap kebanggaan Indonesia itu tampil perkasa pada laga utama Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Circuit de la Sarthe, Minggu (9/5/2026). Meskipun belum menjejak podium, aksi balapannya layak dapat standing ovation!

Mulai melesat dari posisi ke-6, Veda sukses mengakhiri pertarungan sengit di posisi ke-4. Hebatnya, di tengah balapan, namanya sempat terlempar ke posisi 14! Lho, kok bisa? Tentu saja karena lintasan yang membasah membuat banyak pembalap jatuh berguguran seperti kartu domino. Namun, Veda menunjukkan mental baja. Alih-alih panik, ia justru bangkit dan memburu para rival di depannya.

Jaraknya dengan pembalap tercepat, Maximo Ouiles, memang sekitar 6 detik. Tapi coba tebak! Dari Matteo Bartelle yang finish di posisi ke-3, Veda hanya terpaut 2 detik saja. Ah, andai lintasan sedikit lebih kering atau ada satu lap tambahan, mungkin kita sudah mendengar lagu Indonesia Raya berkumandang di Perancis!

Jalannya Balapan: Dari Lampu Merah Hingga Jantung Berdebar di Tikungan Terakhir

Begitu lampu start padam, drama langsung tercipta. Adrian Fernandez yang start dari pole position langsung tancap gas menjadi pemimpin. Namun, peta kekuatan cepat berubah. Maximo Quiles dan Joel Kelso dengan berani merapat, membuat barisan depan seperti magnet yang saling tarik menarik.

Veda yang memulai dari baris kedua tidak mau ketinggalan kereta cepat. Dengan cerdik, ia berhasil menjaga posisinya di rombongan depan. Bahkan, pembalap Honda Team Asia itu sempat mencuri posisi tiga besar! Kapan tepatnya? Ia memanfaatkan momen duel sengit di tikungan tengah sektor kedua. Si jagoan kita memang lihai membaca peluang.

Memasuki pertengahan balapan, persaingan semakin terasa membakar adrenalin. Kelompok terdepan yang dihuni Quiles, Fernandez, Kelso, dan Veda seperti tidak kenal lelah. Mereka beberapa kali saling salip-menyalip, terutama di area pengereman akhir lintasan Le Mans yang terkenal menguji nyali. Setiap tikungan adalah ancaman, setiap lintasan lurus adalah medan perang.

Pada lima lap terakhir, Quiles mulai menunjukan taringnya. Ia tampil lebih konsisten dan perlahan membuka jarak tipis. Namun, jangan salah! Di belakangnya, perebutan posisi podium berlangsung begitu ketat. Fernandez, Kelso, dan Veda punya selisih waktu yang sangat rapat. Bisa dibayangkan, setiap sepersekian detik sangat berharga.

Dua lap terakhir menjadi klimaks yang mendebarkan. Veda terus menekan, ia terus membayangi perebutan podium seperti bayangan yang tak mau lepas. Hingga akhirnya … saat keluar dari tikungan terakhir, momentum itu sedikit hilang. Nasib berkata lain, Veda harus mengubur mimpi podiumnya kali ini dan puas finis di posisi keempat. Tapi percayalah, ini bukan akhir, melainkan awal dari sesuatu yang besar!

Sementara itu, Quiles berhasil mempertahankan mahkotanya hingga garis finis. Ia keluar sebagai pemenang di Moto3 Prancis 2026. Selamat untuk Quiles, tapi sorotan utama kita tetap pada putra terbaik bangsa!

Hasil Lengkap Moto3 GP Perancis 2026:

  1. Maximo Quiles (SPA/CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 24m 41.640s
    (Ya, dia yang membuat Veda harus gigit jari)
  2. Adrian Fernandez (SPA/Leopard Racing) – +1.888s
    (Hanya 2 detik di depan Veda, pedih!)
  3. Matteo Bertelle (ITA/LEVEL UP – MTA) – +4.227s
    (Inilah podium yang nyaris kita rebut)
  4. Veda Ega Pratama (INA/Honda Team Asia) – +7.659s
    (Hanya butuh sedikit lagi, Veda!)
  5. Joel Esteban (SPA/LEVEL UP – MTA) – +10.916s
  6. Guido Pini (ITA/Leopard Racing) – +17.707s
  7. Adrian Cruces (SPA/CIP Green Power) – +20.164s
  8. David Almansa (SPA/Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – +20.893s
  9. Eddie O’Shea (GBR/GRYD – MLav Racing) – +21.075s
  10. Hakim Danish (MAL/AEON Credit) – +21.847s
  11. Valentin Perrone (ARG/Red Bull KTM Tech3) – +26.119s
  12. Ryusei Yamanaka (JPN/AEON Credit) – +26.193s
  13. Marco Morelli (ARG/CFMOTO Gaviota Aspar Team) – +32.602s
  14. Leo Rammerstorfer (AUT/SIC58 Squadra Corse) – +33.641s
  15. Brian Uriarte (SPA/Red Bull KTM Ajo) – +34.968s
  16. Zen Mitani (JPN/Honda Team Asia) – +43.820s
  17. Ruche Moodley (RSA/CODE Motorsports) – +44.174s
  18. David Munoz (SPA/Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – +1m 35.800s
  19. Rico Salmela (FIN/Red Bull KTM Tech3) – DNF
  20. Scott Ogden (GBR/CIP Green Power) – DNF
  21. Jesus Rios (SPA/Rivacold Snipers Team) – DNF
  22. Joel Kelso (AUS/GRYD – MLav Racing) – DNF
  23. Alvaro Carpe (SPA/Red Bull KTM Ajo) – DNF
  24. Nicola Carraro (ITA/Rivacold Snipers Team) – DNF
  25. Casey O’Gorman (IRL/SIC58 Squadra Corse) – DNF
  26. Cormac Buchanan (NZL/CODE Motorsports) – DNF

Di tengah kondisi lintasan yang membuat banyak juru kunci jatuh (hampir 10 pembalap gagal finis!), Veda justru bangkit dari posisi 14 ke 4. Gagal podium memang sedikit menyakitkan. Tapi hasil ini adalah batu loncatan. Jika Veda bisa tampil sekonsisten ini di trek basah yang notabene bukan favorit pembalap Asia, bayangkan saat trek kering di Sirkuit Mandalika nanti atau di seri-seri berikutnya?

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com