Berita  

3 Penumpang Tewas di Kapal Pesiar, WHO Duga Ada Transmisi Virus Hanta dari Hewan Pengerat

Exposenews.id – Coba bayangkan liburan impianmu di kapal pesiar mewah tiba-tiba berubah menjadi mimpi buruk yang paling mengerikan! Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengeluarkan laporan yang bikin merinding. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia di sebuah kapal pesiar yang sedang berlayar dari Argentina menuju Afrika. Yang lebih mencekik, dugaan sementara menyebutkan bahwa virus mematikan dari hewan pengeratlah biang keladinya!

Begini kronologinya, WHO dengan tegas mengungkapkan bahwa tiga dari enam penumpang yang jatuh sakit diduga kuat terinfeksi virus hanta. Para ahli meyakini virus langka ini menyebar melalui kontak dengan hewan pengerat yang sudah mati. Keadaan menjadi semakin genting karena satu orang lainnya saat ini masih berjuang melawan maut di ruang perawatan intensif!

Kapal pesiar mewah MV Hondius sendiri memulai pelayarannya dari Ushuaia, Argentina, dan seharusnya berlabuh di Tanjung Verde, Afrika. Namun, petaka justru menghampiri lebih dulu sebelum mereka mencapai tujuan!

Yang tak kalah mengkhawatirkan, sebelumnya Afrika sempat diguncang wabah penyakit pernapasan akut parah yang menewaskan dua orang. Apakah ini pola baru penyebaran virus? Para peneliti masih terus mengusutnya!

WHO Terjun Langsung! Investigasi Besar-besaran Dimulai

Sekarang, otoritas kesehatan sedang melakukan penyelidikan intensif terhadap wabah misterius di kapal MV Hondius. Kapal ini ternyata dioperasikan oleh perusahaan wisata terkenal, Oceanwide Expeditions.

Berdasarkan jadwal perjalanan resmi di situs web perusahaan, MV Hondius bertolak dari Ushuaia, Argentina selatan, pada tanggal 20 Maret 2026. Perjalanan epik ini dijadwalkan berakhir pada 4 Mei 2026 di Tanjung Verde. Tapi siapa sangka, tragedi justru mencoreng petualangan tersebut!

Kapal ini terbilang cukup tangguh karena didesain khusus untuk pelayaran kutub. Dengan panjang mencapai 107,6 meter, kapal ini mampu menampung 170 penumpang yang tersebar di 80 kabin mewah. Tak lupa, ada juga 57 awak kapal yang sigap, 13 pemandu wisata berpengalaman, dan satu dokter yang selalu siaga.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Afrika Selatan, Foster Mohale, memberikan keterangan mengejutkan. Menurutnya, sekitar 150 wisatawan dari berbagai negara sedang berada di atas kapal nahas tersebut. Bisa dibayangkan betapa paniknya suasana di sana!

Dalam pernyataan resmi pada Minggu (3/5/2026), WHO mengonfirmasi bahwa satu kasus sudah dipastikan positif. Namun yang lebih mengkhawatirkan, setidaknya lima penumpang lainnya diduga kuat terinfeksi virus yang sama!

“Dari enam orang yang terdampak, tiga orang sudah meninggal dunia. Satu orang lainnya saat ini kritis dan dirawat intensif di rumah sakit Afrika Selatan,” demikian bunyi pernyataan WHO yang bikin bulu kuduk berdiri.

WHO pun tak tinggal diam. Badan kesehatan dunia ini langsung bergerak cepat! “Investigasi mendetail tengah berlangsung saat ini. Kami melakukan pengujian laboratorium lebih lanjut dan penyelidikan epidemiologi secara menyeluruh. Perawatan serta dukungan medis pun terus kami salurkan kepada para penumpang dan awak kapal. Pengurutan virus untuk mengetahui karakteristiknya juga sedang berjalan,” lanjut pernyataan tersebut.

Yang menarik, WHO juga memfasilitasi koordinasi antarnegara untuk mengevakuasi dua penumpang lain yang mulai menunjukkan gejala infeksi. Kerja sama lintas batas benar-benar diuji dalam situasi darurat ini!

Waspada! Hantavirus, Si Maut dari Hewan Pengerat

Masyarakat perlu tahu, hantavirus bukanlah penyakit sembarangan. Virus langka ini menular ke manusia melalui kotoran atau urine hewan pengerat yang terinfeksi. Jika sudah terpapar, akibatnya bisa fatal!

Yang bikin ngeri, dalam kasus yang parah, penyakit ini bahkan bisa menyebabkan demam berdarah dengan tingkat keparahan yang mengancam nyawa. Makanya WHO sampai turun gunung menangani wabah ini!

Afrika Tengah Juga Diguncang Wabah Hantavirus

Bukan cuma kapal pesiar yang jadi pusat perhatian! Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (3/5/2026), Departemen Kesehatan Nasional Afrika Selatan sebelumnya sudah mengumumkan kabar mengejutkan. Ternyata, wabah penyakit pernapasan akut parah juga melanda wilayah tersebut, dengan korban tewas sedikitnya dua orang! Satu orang lainnya bahkan dirawat intensif di Johannesburg.

Foster Mohale pun membenarkan kabar mengerikan ini. Pasien yang dirawat di Johannesburg itu dinyatakan positif terinfeksi hantavirus!

Simak kronologi lengkapnya, yang pertama kali menunjukkan gejala adalah seorang pria berusia 70 tahun. Ia adalah korban pertama yang meninggal di atas kapal. Jenazahnya kini disemayamkan di pulau Saint Helena, wilayah Inggris di Atlantik Selatan.

Nasib tragis juga menimpa istrinya yang berusia 69 tahun. Sang istri ikut jatuh sakit dan segera dievakuasi ke Afrika Selatan. Namun takdir berkata lain, wanita malang itu akhirnya meninggal di sebuah rumah sakit di Johannesburg.

Petugas kesehatan menceritakan, pria tersebut tiba-tiba jatuh sakit dengan gejala mengerikan. Demam tinggi menyerang, sakit kepala hebat terasa, perut mulas tak tertahankan, dan diare pun tak kunjung berhenti. Parahnya lagi, ia meninggal tepat saat kapal tiba di pulau St Helena.

Mohale mengatakan kepada AFP bahwa pihak berwenang belum bisa mengonfirmasi kewarganegaraan para korban jiwa. Identitas mereka masih diselidiki lebih lanjut.

Namun, kabar dari AFP menyebutkan bahwa orang yang saat ini dirawat intensif adalah warga negara Inggris berusia 69 tahun. Pria malang itu masih berjuang antara hidup dan mati!

Dilansir dari BBC, Senin (4/5/2026), Kementerian Luar Negeri Inggris akhirnya buka suara. Mereka mengaku terus memantau laporan perkembangan kasus ini dan siap mendukung sepenuhnya warga negara Inggris yang terdampak.

Satu hal lagi yang perlu dicatat, kapal pesiar tersebut dilaporkan akan melanjutkan perjalanan ke Kepulauan Canary di Spanyol. Pertanyaannya sekarang, apakah virus ikut terbawa? Apakah akan ada korban baru? Semua mata kini tertuju pada WHO dan tim medis yang bekerja tanpa kenal lelah. Doa terbaik untuk para korban semoga diberikan ketabahan, dan bagi yang sakit semoga segera pulih! Satu hal yang pasti, ini jadi pengingat bahwa ancaman virus bisa datang dari mana saja, bahkan dari hewan pengerat mati yang tak pernah kita duga!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com