Exposenews.id – Gempita sorak sorai pecah! Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro berhasil memastikan diri melangkah ke babak grand final Proliga 2026 dengan cara yang sungguh meyakinkan.
Nah, kepastian bersejarah ini langsung mereka raih setelah pada laga seru Semarang babak Final Four di GOR Jatidiri, Sabtu (18/4/2026), Jakarta Pertamina Enduro menggulung habis Jakarta Popsivo Polwan dengan skor telak 3-0 (25-16, 25-14, 25-16). Bayangkan, lawan hanya mampu mengemas total 46 poin sepanjang tiga set!
Maka, tidak heran jika keberhasilan luar biasa ini langsung disambut dengan rasa puas yang mendalam oleh jajaran manajemen tim. Semua pihak mengakui bahwa performa impresif sepanjang pertandingan menjadi bukti nyata kesiapan skuad dalam menghadapi fase krusial di akhir musim kompetisi tahun ini.
CdM JPE: “Ini Level Permainan yang Kami Harapkan!”
Lalu, apa kata Chef de Mission (CdM) JPE, Werry Prayogi? Pria ini langsung melontarkan apresiasi setinggi langit atas disiplin yang ditunjukkan oleh para pemainnya. Menurut pandangannya, kemenangan ini bukan terjadi kebetulan, melainkan hasil manis dari tren peningkatan performa yang terus mereka jaga sejak awal turnamen.
Dengan nada penuh keyakinan, Werry Prayogi menjelaskan, “Tim menunjukkan level permainan yang kami harapkan di Final Four.” Ia pun merinci lebih jauh, “Eksekusi berjalan disiplin, terutama dalam menjaga tekanan sejak awal dan mengontrol jalannya pertandingan. Dengan ini, target kami untuk lolos ke grand final tercapai,” tegas Werry saat dikutip dari BolaSport.
Memang, jika kita mencermati jalannya laga, dominasi JPE di lapangan begitu terlihat jelas. Contohnya, tekanan servis yang konsisten berhasil membuat pola serangan lawan sulit berkembang. Bahkan, lawan tampak kelabakan menghadapi ritme permainan yang terus ditingkatkan oleh skuad JPE.
Selain itu, lini serang yang dimotori oleh Irina Voronkova pun tampil sangat tajam. Dukungan datang dari mana-mana: organisasi blok yang rapat ikut berperan besar, sementara pertahanan yang solid berhasil meredam setiap perlawanan yang coba dibangun lawan. Jadi, tidak mengherankan jika kemenangan telak ini akhirnya tercipta.
Pelatih Bulent: “Jangan Puas Dulu, Masih Banyak Detail!”
Namun, menariknya, meskipun menang dengan skor yang begitu meyakinkan, pelatih Bulent Karslioglu tetap meminta timnya untuk tidak cepat berpuas diri. Ia justru menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh setelah pertandingan. Bahkan, ia berharap timnya tetap waspada terhadap detail-detail kecil yang masih perlu dibenahi dalam permainan.
Dengan intonasi serius, Bulent Karslioglu mengungkapkan, “Kami bermain dengan intensitas yang baik dan cukup dominan, tetapi masih ada detail yang perlu diperbaiki.” Ia juga tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi. “Kondisi pertandingan juga cukup menantang dan memengaruhi ritme permainan,” akunya.
Lebih lanjut, pelatih asal Turki ini pun memberi arahan jelas untuk laga puncak nanti. “Kami harus bisa beradaptasi lebih baik, karena di fase final, kondisi seperti ini tidak bisa dijadikan alasan. Kami akan fokus memastikan tim berada dalam kondisi terbaik untuk grand final,” tegas Bulent. Pesan ini jelas menunjukkan bahwa JPE tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.
Kapten Tisya: “Pekerjaan Kami Belum Selesai, Fans!”
Sependapat dengan sang pelatih, kapten tim Tisya Amallya Putri juga ikut angkat bicara. Ia pun menekankan pentingnya menjaga mentalitas juara dan kerja sama tim demi mempertahankan konsistensi permainan di lapangan. Bagi Tisya, kemenangan ini baru awal dari perjuangan yang lebih berat.
Dengan semangat membara, Tisya Amallya Putri menyampaikan, “Kami senang bisa mengamankan tiket grand final.” Ia lalu menambahkan, “Sebagai tim, kami sudah menunjukkan bahwa kami bisa bermain solid dan saling support di situasi sulit.” Namun, ia langsung mengingatkan seluruh rekan setimnya.
“Tetapi, pekerjaan kami belum selesai! Kami fokus menjaga energi dan kepercayaan diri ini, serta tetap disiplin dengan sistem yang sudah kami bangun,” ungkap Tisya dengan lantang. Pernyataan kapten ini menjadi alarm bagi seluruh tim untuk tidak lengah sedikit pun.
Masih Ada Satu Laga di Semarang, JPE Belum Turun Gas!
Perlu diketahui, perjalanan Jakarta Pertamina Enduro di kota Semarang ternyata masih menyisakan satu pertandingan panas lagi. Mereka akan segera berhadapan dengan Gresik Petrokimia Phonska Plus Pupuk Indonesia pada Minggu, 19 April 2026. Jadi, meskipun tiket grand final sudah aman, tim tidak bisa sekadar bermain santai di laga terakhir Final Four ini.
Dengan kata lain, momentum kemenangan telak atas Popsivo harus terus dipertahankan oleh anak asuh Bulent Karslioglu. Mereka dituntut untuk tetap fokus dan menutup seri Semarang dengan hasil maksimal. Pasalnya, konsistensi adalah kunci utama untuk datang ke grand final dengan mental baja.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
