Bojan Hodak Dukung Penuh Wacana PSSI Hidupkan Kembali Piala Indonesia

Exposenews.id – Nah, ini dia kabar gembira yang dinanti-nantikan para pecinta sepak bola Tanah Air! Pada Rabu (15/4/2026) kemarin, Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI bersama I.League akhirnya melahirkan sebuah keputusan besar. Mereka secara resmi merencanakan sebuah turnamen pendamping yang bakal menemani keseruan Super League musim depan. Wah, penasaran dong kompetisi apa ini?

Ternyata, semua mata langsung tertuju pada rencana kebangkitan Piala Indonesia untuk musim 2026-2027. Setelah sekian lama vakum, turnamen legendaris ini seolah mendapat napas baru. Siapa yang tidak rindu dengan atmosfer piala yang penuh kejutan?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dengan tegas menyatakan bahwa Indonesia harus segera menambah frekuensi kompetisi domestik. Mengapa demikian? Karena klub-klub Tanah Air saat ini masih kekurangan jumlah pertandingan jika dibandingkan standar rata-rata laga di kawasan Asia Tenggara. Jumlah laga yang minim tentu berpengaruh pada kualitas dan ketahanan fisik pemain.

“Nanti biar (operator) liga yang mengumumkan secara resmi. Namun yang jelas, PSSI sedang menghitung secara matang jika nanti ada tambahan turnamen,” ujar Erick Thohir dengan penuh optimisme. Ia tidak ingin terburu-buru, tetapi keinginan untuk memajukan sepak bola Indonesia sangat terlihat.

“Dari liga sendiri kemarin, jika ada tambahan turnamen, total pertandingan klub bisa melonjak hingga lebih dari 40 laga, mungkin 43 atau berapa pun nanti. Silahkan tanya langsung ke operator liga untuk detailnya,” tambahnya. Pernyataan ini tentu membuat para pelatih dan pemain bergidik senang.

“PSSI sendiri ingin terus mendongkrak jumlah pertandingan. Targetnya sederhana: meraih angka rata-rata kompetisi seperti negara-negara Asia Tenggara atau bahkan Asia. Ini bukan sekadar keinginan, ini kebutuhan mendesak,” urai pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut. Sebuah langkah progresif yang patut diacungi jempol!

Bojan Hodak Langsung Sambut Positif: Itu Hal Normal di Seluruh Dunia!

Siapa yang paling bahagia dengan wacana ini? Salah satunya adalah arsitek Persib Bandung, Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia ini tidak butuh waktu lama untuk memberikan respons. Ia menyambut hangat rencana kolaborasi PSSI dan I.League tersebut. Baginya, sebuah negara harus memiliki dua kompetisi berbeda dalam satu musim.

“Piala Indonesia? Ya, saya rasa di mana pun di seluruh dunia, Anda selalu memiliki liga dan piala domestik. Jadi, itu sebenarnya hal yang sangat normal dan mendasar,” ujar Bojan Hodak dengan nada percaya diri. Pelatih yang dua musim beruntun dinobatkan sebagai pelatih terbaik Liga Indonesia ini paham betul pentingnya turnamen knockout.

Bojan Hodak bukanlah orang baru dalam urusan piala. Dialah sosok berprestasi tinggi di Piala FA Malaysia saat masih menangani Kuala Lumpur City FC. Buktinya? Ia berhasil membawa tim ibu kota Malaysia tersebut menjadi juara Malaysia Cup pada musim 2020-2021. Luar biasa, kan? Tapi prestasinya tidak berhenti di situ.

Sebelum sukses bersama Kuala Lumpur, Hodak juga sudah dua kali merasakan manisnya juara Piala FA. Bersama Kelantan FA, ia mengangkat trofi pada musim 2011-2012 dan kemudian mengulanginya lagi pada 2012-2013. Pengalaman segudang inilah yang membuat opininya tentang Piala Indonesia sangat layak didengar.

Beckham Putra Dulu Debut di Piala Indonesia, Siapa Lagi yang Akan Bersinar Nanti?

Coba kita lihat ke luar negeri. Liga Thailand memiliki Thai League One, Piala FA Thailand, dan Thai Cup. Tiga kompetisi dalam satu musim! Sementara Liga Malaysia juga kaya dengan Malaysia Super League, Piala Malaysia, dan Piala FA. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Sebenarnya, Indonesia sudah punya format serupa, yaitu liga regular plus Piala Indonesia. Sayangnya, turnamen ini terakhir kali digelar pada musim 2018-2019. Saat itu, PSM Makassar keluar sebagai juara terakhir. Sudah enam tahun berlalu, dan rindunya para suporter untuk menyaksikan kembali drama adu penalti dan kejutan dari tim-tim underdog.

Yang menarik, Piala Indonesia selama ini kerap menjadi panggung emas bagi para pemain yang minim menit bermain. Di sinilah mereka bisa tampil reguler, membuktikan kualitas, dan merebut hati pelatih. Kompetisi ini layaknya ladang subur untuk menemukan bintang-bintang baru.

Bahkan, bintang sekelas Beckham Putra pun memulai debut manisnya di Persib pada salah satu laga babak awal Piala Indonesia 2018-2019. Saat itu, siapa yang menyangka? Sebuah momen bersejarah yang tidak akan terlupakan oleh Bobotoh.

Kala itu, Persib yang masih ditangani Mario Gomez sukses mengalahkan PSKC Cimahi dengan skor 2-1. Laga seru tersebut berlangsung di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, tepat pada 15 Agustus 2018. Beckham yang masih belia tampil tanpa beban dan langsung menunjukkan kualitasnya. Jadi, siapa lagi kira-kira yang bakal menjelma menjadi bintang jika Piala Indonesia kembali bergulir? Kita tunggu saja kejutan selanjutnya!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com