Beranda / Berita / DPRD Soroti Kolam Retensi Rp 42 Miliar di Medan yang Tak Mampu Atasi Banjir

DPRD Soroti Kolam Retensi Rp 42 Miliar di Medan yang Tak Mampu Atasi Banjir

MEDAN, Exposenews.id – DPRD Medan akhirnya angkat bicara dan menyoroti keras kegagalan kolam retensi senilai lebih dari Rp 42 miliar yang sama sekali tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai penangkal banjir. Padahal, pemerintah daerah membangunnya dengan menggelontorkan dana fantastis dari APBD, namun kini hasilnya justru terlihat sangat sia-sia. Akibatnya, lembaga legislatif ini dengan tegas telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada Senin (20/10/2025) mendatang untuk meminta pertanggungjawaban.

Investasi Besar Hasilnya Nol Besar

Kolam retensi yang menghabiskan anggaran rakyat lebih dari Rp 42 miliar itu, pemerintah membangunnya di beberapa lokasi strategis, seperti di kawasan kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Martubung, dan Selayang. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, kawasan-kawasan ini tetap menjadi langganan banjir. “Kami sangat menyayangkan sekali, kolam retensi yang ada di USU ternyata sama sekali tidak berfungsi,” ujar Datuk Iskandar, anggota Komisi 4 DPRD Medan, dengan nada kesal saat wartawan menghubunginya pada Sabtu (18/10/2025) malam.

Selanjutnya, Datuk Iskandar juga mengungkapkan bahwa ia telah mengusulkan dengan segera agar tim terkait melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kolam retensi di Jalan Dr. Mansyur tersebut. Ia pun membeberkan fakta ironis, “Bayangkan, pemerintah membangun kolam retensi dengan uang miliaran rupiah, tetapi kenyataannya di daerah itu genangan air justru lebih tinggi dari biasanya.” Alhasil, setiap kali hujan datang, warga harus berhadapan dengan genangan air yang tinggi dan kemacetan lalu lintas yang sangat panjang.

DPRD Soroti Kolam Retensi Rp 42 Miliar di Medan yang Tak Mampu Atasi Banjir

DPRD Medan Gerak Cepat Panggil OPD Terkait

Tidak berhenti di situ, DPRD Kota Medan pun secara resmi akan memanggil Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDAMBK) pada Senin (20/10/2025) mendatang. Tujuannya jelas, mereka ingin mendapatkan penjelasan yang detail dan transparan tentang konsep dan pelaksanaan kolam retensi ini. “Kami ingin tahu, kenapa kok kawasan sekitar USU masih bisa banjir juga? Ini jelas-jelas menandakan kolam tersebut tidak berfungsi,” tegas Datuk dengan nada tinggi. “Padahal, pemerintah telah menggelontorkan dana yang sangat besar untuk pembangunannya, termasuk juga untuk kolam retensi di Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Di sana pun, banjir masih rutin terjadi setiap kali hujan turun,” tambahnya, semakin mempertegas kekecewaannya.

Kemudian, Datuk Iskandar juga tidak lupa mempertanyakan secara detail tentang perkembangan program-program penguatan penanganan banjir lainnya, seperti pekerjaan perbaikan hingga pembangunan drainase baru. Dengan tegas ia menyatakan, “Uang rakyat telah digelontorkan hingga miliaran rupiah, tetapi Kota Medan tetap saja banjir. Karena itulah, kami secara resmi meminta agar semua proyek yang sudah dibangun ini dievaluasi total. Kami butuh jawaban, kenapa banjir masih terjadi dan di mana letak masalah sebenarnya.”

Sorotan Meluas ke IMB dan Edukasi Warga

Lebih lanjut, Datuk juga secara khusus mengingatkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) agar tidak boleh lagi sembarangan dalam mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menurutnya, pemerintah harus melakukan pengawasan yang sangat ketat, termasuk dengan memastikan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) benar-benar dilaksanakan dengan baik dan tidak hanya sebagai formalitas.

Terakhir, Datuk Iskandar dengan tegas menyoroti lemahnya pengawasan dari seluruh level pemerintah, mulai dari tingkat Kelurahan hingga Kecamatan, dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. Ia menekankan, “Di samping faktor intensitas hujan yang terus tinggi, faktor manusia juga perlu kita berikan pemahaman yang mendalam.” Kemudian, ia pun mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam, “Sampah masih menjadi masalah yang sangat serius dan terlihat di mana-mana. Pemerintah harus segera membuat penanganan khusus untuk ini, karena prediksi BMKG menyebutkan 3 bulan ke depan hujan akan terus terjadi. Faktor kesadaran masyarakat juga merupakan salah satu akar masalah. Ini jelas membutuhkan kerja ekstra dan sinergi dari semua pihak.”

Data BPBD Buktikan Dampak yang Terus Berulang

Sebagai informasi pendukung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Sumatera Utara, sebelumnya telah mencatat sebuah data yang sangat memprihatinkan. Tercatat sedikitnya 3.181 rumah terendam banjir yang melanda tujuh kecamatan sejak Minggu (12/10/2025). Bencana besar ini turut berdampak langsung pada lebih dari 10 ribu jiwa dan bahkan memaksa ratusan warga untuk mengungsi meninggalkan rumah mereka.

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, dalam laporannya menjelaskan bahwa wilayah-wilayah yang terdampak banjir tersebut mencakup Kecamatan Medan Labuhan, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Baru, Medan Petisah, Medan Polonia, dan Medan Selayang. Berdasarkan data resmi BPBD yang dirilis, sedikitnya 10.391 jiwa yang berasal dari 3.599 kepala keluarga (KK) menjadi korban dan terdampak langsung oleh banjir ini. Dari jumlah yang begitu besar tersebut, tim evakuasi terpaksa harus mengevakuasi 69 orang karena mereka termasuk dalam kelompok rentan, seperti balita, lansia, ibu hamil, dan juga penyandang disabilitas. Data ini semakin mengukuhkan bahwa masalah banjir di Medan adalah darurat yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tag:
slot88 slot777 slotgacor slot gacor slot gacor slot online slot88 slot gacor slot online RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Eksplorasi Algoritma Interaktif Wild West Gold Kajian Statistik Mahjong Ways 2 dari PG Transformasi Teknologi Sweet Bonanza dari Pragmatic Play Studi Probabilistik Gates of Olympus Menguraikan Karakteristik Pengembangan Sistem Interaktif Starlight Princess dari Pragmatic Analisis Distribusi Simbol Lucky Neko dari PG Fenomena Digital Wild Bounty Showdown Memperlihatkan Perubahan Pemodelan Data Mahjong Wins 3 Membantu Menggambarkan Evaluasi Mekanisme Sugar Rush 1000 dari Pragmatic Inovasi Visual dan Mekanisme Interaktif Fortune Mouse Pendekatan Bayesian pada Permainan Baccarat Online Membuka Kajian Markov pada Mahjong Ways Menggambarkan Perubahan Model Monte Carlo untuk Sweet Bonanza x1000 Arsitektur Data Adaptif pada Starlight Princess Mengungkap Studi Volatilitas Gates of Olympus Menjelaskan Hubungan Machine Learning pada Ekosistem PG Soft Mendorong Perkembangan Teknologi Permainan Digital Mengubah Pengalaman Analisis Temporal Lucky Neko Menunjukkan Bagaimana Data Eksperimen Statistik Mahjong Ways 2 Menghadirkan Kerangka Integrasi Artificial Intelligence dan Analitik Data pada Perkembangan Kasino Online Mengubah Lanskap Platform Hiburan Interaktif Global Melalui Teknologi Modern Cyber Risk Analytics Membantu Platform Game Digital Memetakan Risiko Siber dan Gangguan Teknologi Inovasi Neural Computing Membuka Potensi Baru Game Modern Melalui Pemrosesan Informasi Cerdas Identitas Visual Mahjong Emas Memberi Nuansa Segar dalam Tren Hiburan Digital Indonesia Transformasi Ekosistem Digital Mendorong Kasino Online Melaju ke Era Platform Inovatif Modern Platform Digital Adaptif Mendukung Perencanaan Jangka Panjang Melalui Analisis Berbasis Data Akurat Eksperimen Kecerdasan Komputasional Mahjong Wins Membangun Interpretasi Edukatif Melalui Validasi Analitik Prediksi dan Observasi Berkelanjutan Mengukur Efisiensi Sistem Mahjong Wins Secara Presisi Analisis Scatter PG Soft dan Arus Dana Asing Tidak Membentuk Pola Tetap Kasino Online Memicu Transformasi Komunitas Digital Dalam Interaksi Hiburan Modern Masa Kini Kajian Perilaku Pemain pada Wild West Gold Analisis Ritme Permainan Mahjong Ways 2 Eksplorasi Fitur Multiplier pada Sweet Bonanza Studi Statistik Wild Bounty Showdown Transformasi Pengalaman Bermain Lucky Neko Evaluasi Mekanisme Permainan Gates of Olympus Perkembangan Mahjong Wins 3 dari PG Kajian Interaksi Pemain pada Starlight Princess Analisis Fitur Bonus pada Fortune Mouse Dinamika Permainan Sugar Rush dari Pragmatic daya tarik wild bandito mekanik multiplier wild bandito infrastruktur game digital wild bandito estetika dia de los muertos wild bandito algoritma rng wild bandito grafis real time wild bandito analisis rtp wild bandito inovasi cloud server game fitur freespin wild bandito optimalisasi game mobile wild bandito Wild West Gold dari Pragmatic Play Jadi Sorotan Mahjong Ways 2 Hadirkan Nuansa Puzzle Reel Bertema Asia Sweet Bonanza dari Pragmatic Play Perlihatkan Evolusi Game Reel Starlight Princess Menawarkan Pengalaman Game Reel Fantasi Gates of Olympus Menggabungkan Game Reel Bertema Mitologi Yunani Mahjong Wins 3 dari PG Soft Membawa Game Reel Lucky Neko Tampilkan Game Reel Bertema Kucing Keberuntungan Sugar Rush 1000 Mengembangkan Game Reel Bertema Permen Wild Bounty Showdown Hadir sebagai Game Reel Bertema Barat Baccarat Online Makin Populer sebagai Game Kartu Digital Blackjack Online Menjadi Pilihan Game Kartu Digital bagi Pengguna Mahjong Ways dari PG Soft Memperkuat Tren Game Reel Dragon Hatch dari PG Soft Menghadirkan Game Reel Bertema Naga Fortune Tiger Memperkenalkan Game Reel Bertema Keberuntungan Asia Treasures of Aztec Mengusung Game Reel Bertema Peradaban Aztec The Dog House dari Pragmatic Play Menawarkan Game Reel Big Bass Splash Membawa Game Reel Bertema Memancing Rise of Apollo Menghadirkan Game Reel Bertema Dewa Yunani Koi Kingdom dari PG Soft Memadukan Game Reel Bertema Ikan Koi Transformasi Game Reel Digital 2026 Terlihat dari Mahjong Ways Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft