Ekspor Langsung ke Jepang Dibuka, Eksportir Menghemat Pengeluaran Hingga 50%

banner 120x600

 

Oleh: Ronald Ginting


Exposenews.id, Manado – Sulawesi Utara akhirnya bisa mengekspor langsung produk perikanannya ke Jepang. Upaya ini tak lain berkat prakarsa kerjasama kementerian dan lembaga terkait, salah satunya Kementerian Keuangan melalui Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara).

Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Cerah Bangun, menuturkan dengan adanya ekspor langsung ini bisa menghemat pengeluaran dari eksportir hingga 50%. Apalagi selama ini cost logistic Indonesia hampir 26% dari PDB.

“Selain itu waktu tempuh pun lebih efektif. Selama ini bila transit Jakarta, bisa menempuh waktu 24-30 jam, nah saat ini hanya 5,5 jam saja,” sebut pria lulusan Lemhanas ini.

Lanjut Cerah, dengan waktu tempuh lebih pendek maka berdampak positif bagi kesegaran ikan. “Semakin segar ikannya semakin mahal harganya. Sekarang tinggal nelayan atau eksportir memenuhi demand, sambil berharap jangan hanya komoditi perikanan saja yang diekspor,” jelasnya.

Kata dia, ekspor ini tidak dikenakan biaya keluar. Pihaknya juga dapat memfasilitasi nelayan atau pengusaha ikan dengan memberikan modal pinjaman dari Kemenkeu. 

“Totally pelayanan kita mendukung ekspor. Sekiranya bisa juga diekspor olahan ikan. Imbas positif lainnya pastinya akan lebih banyak menyerap tenaga kerja, terlebih asal Sulawesi Utara,” tukasnya. (RTG)