Exposenews.id – Eksplorasi pariwisata Jogja makin gokil! Bahkan, proyek megah pembangunan fisik Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23—jalur ikonik yang membelah keindahan perbukitan antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)—sebentar lagi resmi merampungkan seluruh proses pengerjaannya.
Melihat perkembangan pesat ini, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan bahwa pengoperasian Kelok 23 bakal secara langsung mengurai kemacetan parah yang selama ini sering menghantui alur perjalanan para wisatawan dari arah Bantul menuju wilayah Gunungkidul.
Selain itu, rute pemandangan spektakuler tersebut akan semakin memanjakan para pelancong yang ingin menjelajahi deretan pantai eksotis di sepanjang kawasan pesisir selatan Gunungkidul tanpa perlu terjebak antrean panjang kendaraan.
“Akhirnya, target pengerjaan konstruksi sudah rampung total, padahal tim ahli memulainya secara intensif sejak bulan Agustus tahun 2023 lalu,” tegas Endah saat memberikan keterangan resmi pada Kamis (28/8/2026).
Kelok 23 Menghubungkan Bantul dan Gunungkidul dengan Pesona Menakjubkan
Secara rinci, jalur megah Kelok 23 membentang kokoh sebagai bagian vital jaringan JJLS yang menyambungkan wilayah Kalurahan Girijati di Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, langsung ke wilayah strategis Kapanewon Kretek di Kabupaten Bantul.
Bahkan, jalan raya sepanjang kurang lebih lima kilometer tersebut berdiri megah dengan melintasi batas geografis nan indah dari kedua kawasan kabupaten ternama ini.
Dari total bentangan jalan yang sangat memukau mata tersebut, wilayah Kabupaten Gunungkidul sendiri menampung rute sepanjang sekitar 1,9 kilometer (km).
Di sisi lain, Endah sangat menaruh harapan besar agar lintasan baru ini sanggup memanjakan para pengemudi sebagai rute alternatif terbaik dari Bantul menuju Gunungkidul, terutama ketika arus lalu lintas wisata sedang memuncak.
“Bahkan, langkah strategis ini bakal makin memudahkan para wisatawan, khususnya pengunjung Pantai Selatan, untuk mendapatkan akses jalanan yang jauh lebih nyaman, lebih kilat, dan jauh lebih aman,” ungkap beliau penuh optimisme.
Alhasil, kehadiran akses aspal mulus ini diprediksi membuat pergerakan para pelancong menuju jajaran pantai indah di selatan Gunungkidul mengalir sangat lancar tanpa kendala berarti.
Spot Foto Mewah! Ada Gardu Pandang Spektakuler dan Rest Area Mewah
Selanjutnya, Endah bersama jajaran pejabat berwenang Pemerintah Kabupaten Gunungkidul turun langsung meninjau keindahan infrastruktur kawasan Kelok 23 pada hari Jumat yang cerah.
Dalam inspeksi lapangan tersebut, jajaran pemerintah daerah berhasil mengidentifikasi sejumlah titik potensial yang siap disulap menjadi destinasi hits, termasuk fasilitas gardu pandang super ciamik.
“Ternyata ada tiga titik lokasi (gardu pandang) yang sangat potensial; dua lokasi di antaranya masih masuk area milik Pemerintah Kabupaten Bantul, sedangkan satu lokasi gardu pandang plus rest area berdiri tepat di wilayah perbatasan dua kabupaten, yakni Bantul dan Gunungkidul,” jelas Endah merincikan hasil pengamatannya.
Oleh karena itu, keberadaan gardu pandang berpanorama megah tersebut diyakini mampu menyihir perhatian para pengendara yang melintasi Kelok 23 untuk berhenti sejenak.
Sementara itu, penyediaan kawasan rest area modern tersebut diyakini bakal dimanfaatkan secara maksimal guna menggerakkan roda perekonomian warga lokal.
Surga Kuliner dan Kerajinan! Rest Area Jadi Lapak Emas UMKM Gunungkidul
Tak mau menyia-nyiakan peluang emas, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul langsung menyiapkan strategi matang untuk mengubah rest area Kelok 23 menjadi pusat sentra gerai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebab, langkah pengimbangan potensi wisata ini disyaratkan melalui koordinasi erat bersama Pemerintah Kabupaten Bantul mengingat kepemilikan lahan tersebut melibatkan kewenangan dua wilayah administratif.
“Nantinya, insya Allah lokasi rest area tersebut disiapkan secara khusus untuk menampung gerai-gerai terbaik produk UMKM lokal,” lanjut beliau membeberkan rencana besarnya.
Dengan demikian, infrastruktur Kelok 23 tidak cuma berfungsi sebagai sarana perlintasan kendaraan antardaerah semata, melainkan juga mendatangkan hujan rezeki bagi ekonomi masyarakat sekitar.
Siap-Siap Dibanjiri Investasi! Peluang Emas Investor di Jalur Kelok 23
Bahkan, Endah menaruh harapan tinggi agar penataan kawasan Kelok 23 sanggup memikat perhatian para investor kakap dari berbagai penjuru.
Menurut beliau, pembangunan jalan modern semacam ini wajib diimbangi aksi nyata pengembangan potensi ekonomi daerah agar aset mewah yang terbangun tidak sia-sia begitu saja.
“Jangan sampai ada aset negara bernilai tinggi yang terbengkalai tanpa memberi multiplier effect bagi perekonomian, maka dari itu lokasi ini dimasukkan ke dalam land banking daerah yang diharapkan mampu menggaet investor potensial,” ucapnya penuh keyakinan.
Oleh sebab itu, pihak Pemerintah Kabupaten Gunungkidul membuka pintu seluas-luasnya bagi investasi sektor pariwisata demi memicu lompatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Catat Tanggalnya! Kelok 23 Siap Dibuka Resmi pada September 2026
Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto membeberkan laporan resmi Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Kementerian Pekerjaan Umum bahwa proyek fisik Kelok 23 telah menyentuh angka progres fantastis 99,6 persen.
“Sehingga, rencananya pada bulan September 2026 mendatang rute megah ini sudah diresmikan dan dapat langsung dilewati kendaraan umum,” tutur beliau membagikan kabar gembira tersebut.
Alhasil, apabila jalur tersebut dibuka tepat waktu, masyarakat luas dan para wisatawan bisa menikmati jalur alternatif super bebas hambatan menuju surga pantai selatan Gunungkidul dari arah Bantul.
Akhirnya, kehadiran jalur ikonik ini diyakini bakal melenyapkan kemacetan horor sekaligus menyajikan pengalaman perjalanan wisata yang jauh lebih praktis, cepat, dan aman bagi siapa saja.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com





