Exposenews.id – Akhirnya, masa depan bomber haus gol Dusan Vlahovic di Juventus mulai menemukan titik terang! Kabar terbaru menyebutkan bahwa sang striker membuka pintu lebar-lebar untuk menambah masa baktinya di Turin setidaknya dua musim ke depan.
Godaan Milan dan Bayern Gagal Goyahkan Hati Vlahovic
Pernahkah Anda membayangkan Vlahovic berseragam merah-hitam AC Milan? Tenang, skenario itu sepertinya hanya akan tetap menjadi mimpi bagi Rossoneri. Faktanya, ketertarikan dari AC Milan dan raksasa Jerman, Bayern Muenchen, sama sekali tidak menggoyahkan niat Vlahovic untuk tetap setia mengenakan seragam hitam-putih Bianconeri. Tentu saja, kabar ini menjadi angin segar yang luar biasa bagi publik Turin. Mengapa? Karena peran vital sang striker di lini depan tim dalam kompetisi Serie A memang tidak bisa diremehkan begitu saja.
Negosiasi Dilanjutkan Pekan Depan!
Menurut laporan yang dirangkum dari La Gazzetta dello Sport, manajemen klub dan pihak pemain akan kembali melanjutkan negosiasi kontrak baru dalam beberapa pekan mendatang. Perlu diingat, kontrak lama Vlahovic sendiri sebenarnya baru akan berakhir pada Juni 2026. Namun, Juventus tidak ingin mengambil risiko kehilangan aset berharganya secara gratis atau dengan harga murah.
Emosi dan Loyalitas di Atas Segalanya
Meskipun musim ini sempat terganggu oleh cedera yang memaksanya absen selama empat bulan, Vlahovic ternyata memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan Turin. Kabar panas mengenai ketertarikan AC Milan sempat membuat suasana transfer memanas. Akan tetapi, sang penyerang dengan tegas menolak untuk menyeberang ke rival sekota sekaligus sesama kontestan Serie A tersebut. Dengan kata lain, ia lebih memilih menjaga loyalitasnya kepada Bianconeri daripada sekadar mencari tantangan baru di tempat lain.
Di sisi lain, Bayern Muenchen yang jelas-jelas memiliki daya tarik finansial lebih besar masih terus memantau situasi. Meskipun begitu, pembicaraan antara Vlahovic dan raksasa Jerman itu belum mencapai tahap lanjut. Stabilitas karier menjadi pertimbangan utama bagi mantan pemain Fiorentina ini. Ia lebih mengutamakan proyek olahraga yang matang dibandingkan sekadar mengejar gaji selangit di Jerman seperti yang saat ini dinikmati Harry Kane.
Saran Pedas dari Legenda: Jangan Cuma Andalkan Vlahovic!
Namun, jangan buru-buru senang dulu! Meskipun ada sinyal positif dari rencana perpanjangan kontrak sang bintang, mantan penyerang legendaris Fabrizio Ravanelli memberikan peringatan keras. Menurutnya, Juventus tetap harus mencari sosok penyerang baru yang lebih klinis di depan gawang. Mengapa demikian? Karena saat ini produktivitas tim masih terlalu ditopang oleh nama-nama seperti Kenan Yildiz dan Weston McKennie. Itu artinya, lini depan masih butuh suntikan tenaga baru.
“Seorang penyerang ulung sangat kami butuhkan. Saya percaya di situlah letak kesulitan utama Juventus saat ini,” kata Ravanelli ketika dikutip dari Football Italia pada Rabu (29/4/2026). Ia pun menambahkan, “Mereka sudah lama bermain tanpa Vlahovic, dan dia sendiri juga sempat mengalami masalah cedera. Namun, saya yakin jika dia dalam kondisi fit sepenuhnya, Juventus pasti akan meraih lebih banyak poin di klasemen.”
Tolak Lewandowski, Gebrak Meja untuk Gabriel Jesus!
Yang menarik, Ravanelli secara blak-blakan menolak ide mendatangkan penyerang veteran Robert Lewandowski yang akan berstatus bebas transfer dari Barcelona. Menurut pandangannya, merekrut pemain yang sudah menginjak usia 38 tahun hanya akan memberikan sinyal yang salah bagi proyek masa depan klub. Proyek pemuda sedang digalakkan, jadi mengapa harus mundur ke belakang dengan mengambil pemain sepuh? Itulah logika sederhana yang ia gunakan.
Oleh karena itu, ia justru dengan lantang menyarankan manajemen Juventus untuk segera melirik Gabriel Jesus dari Arsenal sebagai opsi yang jauh lebih menjanjikan. “Saya rasa tidak setuju dengan opsi Lewandowski, karena itu akan memberikan kesan yang buruk bagi para penggemar dan program-program jangka panjang Juventus,” tegas Fabrizio Ravanelli dengan nada penuh keyakinan. Ia menambahkan, “Juventus selalu memiliki sejarah panjang dengan penyerang hebat, dan selalu ada persaingan sehat untuk menjadi starter di lini depan. Hanya mengandalkan Vlahovic, jika dia tetap bertahan sekalipun, itu tidak akan cukup untuk bersaing di semua kompetisi,” pungkasnya.
Dengan kata lain, perpanjangan kontrak Vlahovic memang sebuah langkah bagus. Namun, persaingan ketat di Liga Champions dan Serie A menuntut skuad yang lebih dalam. Apakah direksi Juventus akan mendengarkan saran sang legenda? Kita tunggu saja gebrakan mereka di bursa transfer mendatang.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
