Exposenews.id – Pertandingan perdana Piala Thomas 2026 baru saja menyajikan aksi yang bikin ngos-ngosan! Jonatan Christie sukses melumat tunggal putra Aljazair, Abdel Hamek, dalam dua gim langsung yang telak: 21-8 dan 21-6. Wiih, serem abis, ya?
Siapa sih yang nggak kenal sama Jojo? Pebulu tangkis andalan Indonesia ini langsung tancap gas sejak awal. Ia menghadapi Adel Hamek di laga pembuka Grup Piala Thomas 2026 yang digelar di Forum Horsens, Denmark, pada hari Jumat (24/4/2026). Semua mata tertuju padanya, dan Jojo nggak mengecewakan!
Status Jojo Bikin Merinding, Tapi Aksi Jojo Bikin Gebrakan
Jonatan Christie saat ini berstatus sebagai peringkat lima dunia versi BWF. Wah, gengsinya udah kayak bintang film, kan? Ia langsung menggebrak di gim pertama. Meski sempat diimbangi lawan di awal, Jojo dengan cepat menunjukan taringnya. Ia mengamankan gim pertama atas Adel Hamek dengan skor meyakinkan 21-8.
Di gim kedua, Jojo malah makin asyik. Ia lebih mencoba meladeni permainan lawan, tapi jangan salah—ia tetap sukses memenangkan laga dengan skor 21-6. Bayangin, cuma ngasih 6 poin doang ke lawan! Bener-bener kayak lagi latihan, bukan bertanding. Hahaha!
Selepas kemenangan gemilang Jonatan Christie, pertandingan kedua akan segera bergulir. Pertandingan itu akan mempertemukan tunggal putra, Alwi Farhan dengan Mohamed Abderrahime Bellarbi. Duh, makin penasaran! Apakah Alwi akan mengikuti jejak Jojo? Kita tunggu aksi serunya!
DRAMA SKOR 3-3, LALU JOJO NYALAKAN MODUS PEMBANTAIAN!
Nah, ini dia detail panasnya, gengs! Gim pertama sempat bikin deg-degan. Jonatan Christie yang berstatus sebagai peringkat lima dunia untuk atlet putra bulu tangkis, tiba-tiba berhasil diimbangi oleh Adel Hamek. Kedudukan sempat memaksa skor menjadi 3-3. Astaga, ada apa ini? Apakah Jojo lagi pemanasan atau gimana?
Namun, jangan salah! Jojo bukanlah juara lima dunia tanpa alasan. Ia langsung sadar dan segera memperbaiki permainan. Dengan gerakan cepat dan pukuhan akurat, Jojo kemudian mampu unggul dalam kedudukan 8-5 dari Adel Hamek. Mulai panas, nih!
Interval gim pertama jadi milik Jojo. Dengan dropshot tipis yang bikin lawan kehilangan keseimbangan, Jojo mampu menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-6 atas Adel Hamek. Adel yang menjadi tunggal pertama Aljazair di penyisihan grup Piala Thomas 2026 ini mulai kelimpungan.
Selepas interval, drama belum selesai. Jojo kemudian mengandalkan dropshot tipis dan penempatan bola yang menyulitkan Adel Hamek. Bola-bola kecilnya bikin Adel kayak orang kejepit. Pemain Aljazair tersebut kemudian sulit mengembangkan permainan. Ia semakin tertinggal dalam kedudukan 6-14 dari Jonatan Christie. Kasihan, deh!
Jojo makin di atas angin. Ketika mampu unggul 10 poin dalam kedudukan 17-7 atas Adel Hamek, penonton mulai yakin bahwa laga ini sudah selesai. Jojo yang beberapa kali mencoba melakukan variasi dengan permainan net kemudian mampu mengunci match point di angka 20-8. Ia menutup gim pertama dengan skor 21-8 atas Adel Hamek. Gim pertama dibungkus dengan total!
JOJO BUKAN MAIN, DROP SHOT DAN SMASH MEMATIKAN!
Setelah mengenali betul gaya permainan lawan, Jojo langsung tancap gas di gim kedua. Ia mengawali gim kedua dengan kembali melancarkan drop shot yang tak mampu diantisipasi oleh Adel Hamek. Skor langsung 2-0. Wuih, cepet banget!
Selain itu, penampilan Jonatan Christie di Piala Thomas 2026 kali ini sungguh dewasa. Ia nampak sabar menunggu reaksi lawan, lalu ganti melakukan tekanan kepada Adel Hamek di saat yang tepat. Strategi ini jitu banget! Ia kemudian mampu unggul jauh pada kedudukan 10-3. Sebelum interval, Jojo mengunci interval gim kedua dengan skor 11-3. Dah, beres deh!
Selepas interval gim kedua, giliran Jojo memperagakan aksi-aksi brutal. Drop shot dan smash keras Jonatan Christie lagi-lagi menjadi masalah besar bagi Adel Hamek. Sekali lagi, lawan gagal mengembangkan permainan. Jojo pun mampu kembali unggul 10 angka atas Adel Hamek di gim kedua dalam kedudukan 13-3. Bener-bener kayak robot penghancur!
Meskipun tertinggal jauh, semangat Adel Hamek patut diacungi jempol. Ia beberapa kali mencoba melancarkan serangan balasan. Namun, apa daya? Jonatan Christie punya pertahanan kuat bagai benteng baja. Beberapa kali, Jojo dengan santai meladeni perubahan tempo pemain tunggal Aljazair tersebut. Semua serangan berhasil dipatahkan.
Pertunjukan semakin lengkap! Backhand dan netting juga coba diperlihatkan Jonatan Christie dalam permainannya kali ini. Hasilnya? Tidak dapat diladeni oleh Adel Hamek. Jarak poin pun makin jauh pada kedudukan 18-6. Ini udah kayak orang dewasa main sama anak TK, sumpah!
Akhirnya, pertandingan ditutup dengan manis. Dua kali kesalahan Adel Hamek kemudian membuat Jonatan Christie mampu mengakhiri gim kedua dengan skor 21-6. Poin terakhir diraih tanpa perlawanan berarti. Pertandingan pun usai, Indonesia unggul 1-0! Selanjutnya, semua mata tertuju pada Alwi Farhan!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
