Exposenews.id – Nah, petaka benar-benar menimpa Napoli di pekan ke-33 Liga Italia. Alih-alih memangkas jarak, sang juara bertahan justru tumbang di kandang sendiri. Mereka gagal menambah tiga poin penting.
Hasil Memalukan: Lazio Membungkam Napoli 0-2
Laga yang berlangsung pada Sabtu (19/4/2026) waktu setempat alias Minggu dini hari WIB itu berakhir menyakitkan bagi Partenopei. Lazio berhasil membawa pulang kemenangan 2-0 tanpa balas.
Dua Pukulan Mematikan dari Lazio
Pertama, Lazio langsung mengejutkan tuan rumah. Matteo Cancellieri membuka keperkasaan Napoli pada menit ke-6. Gol cepat ini benar-benar membuat stadion terdiam.
Kemudian, Tomas Basic menggandakan keunggulan Lazio di menit ke-57. Dua gol ini cukup untuk membungkam seluruh publik.
Klasemen Mencekam: Napoli Terjebak di Posisi Kedua
Dengan hasil buruk ini, Napoli kini tertahan di angka 66 poin. Mereka masih duduk di peringkat kedua klasemen Serie A. Namun, jarak dengan Inter Milan di puncak semakin menjauh, yakni 12 poin. Inter sebelumnya sudah lebih dulu meraih kemenangan.
Lebih parah lagi, posisi kini terancam bahaya. AC Milan mengintai dari belakang dan siap menggusur mereka dari peringkat ketiga kapan saja. Tekanan pun mulai membayangi Antonio Conte.
JALANNYA LAGA: Lazio Lebih Tajam dari Napoli
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Lazio langsung tampil ngotot. Mereka tidak memberi kesempatan mengatur napas.
Begitu laga baru berjalan 6 menit, Lazio langsung menyentak tuan rumah. Matteo Cancellieri dengan cekatan membobol gawang Napoli. Penyerang Lazio itu dengan tenang mengonversi umpan matang dari Kenneth Taylor di depan mulut gawang. Taylor melakukan gerakan cut inside yang cantik dari sisi kiri, lalu mengirim bola matang yang langsung dituntaskan Cancellieri menjadi gol. Gawat!
Tertinggal satu gol, Mereka segera berusaha bangkit. Scott McTominay mulai menunjukkan ancaman. Dia melepaskan sundulan keras, namun sayangnya bola masih meleset tipis dari sasaran. Peluang emas pun lenyap begitu saja.
Memasuki menit ke-31, Lazio nyaris menggandakan keunggulan. Wasit dengan tegas menunjuk titik putih setelah Stanislav Lobotka melakukan pelanggaran terhadap Tijjani Noslin di kotak terlarang. Penalti!
Mattia Zaccagni maju sebagai eksekutor. Dia menendang dengan keras. Namun, kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, bisa membaca arah bola dengan sempurna. Savic terbang dan menggagalkan gol penalti tersebut. Luar biasa! Skor 0-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.
Babak Kedua: Lazio Makin Menggila, Napoli Makin Terpuruk
Memasuki babak kedua, Lazio tidak mengendurkan serangan. Mereka terus menekan pertahanan yang mulai rapuh.
Akhirnya, pada menit ke-57, gawang Napoli kembali bergetar. Nuno Tavares melakukan aksi individu yang luar biasa. Dia dengan lincah melewati sekitar tiga pemain lawan sebelum mengirim umpan terukur ke arah Toma Basic. Basic tidak membuang kesempatan. Dengan tenang, dia menceploskan bola ke dalam gawang Napoli. Lazio unggul 2-0. Pesta gol pun dimulai.
Mereka sempat mencoba merespons. Tijjani Noslin mendapat umpan silang, lalu langsung mengontrol bola dan melepaskan tembakan. Namun, tendangannya masih melenceng dari sasaran. Nasib sial terus menghantui tim tuan rumah.
Sayangnya, babak kedua sama sekali tidak berpihak pada Napoli. Serangan demi serangan yang mereka bangun kerap mentah di pertahanan Lazio yang disiplin. Lini belakang Lazio bermain rapat dan sulit ditembus.
Wasit pun memberikan tambahan waktu lima menit. Namun, tambahan waktu itu tidak cukup berarti bagi Napoli. Mereka tetap tidak mampu mencetak gol hiburan sekalipun. Lazio pun dengan percaya diri mengamankan tiga poin penuh dari markas juara bertahan. Sungguh hasil yang memalukan!
SUSUNAN PEMAIN: Conte vs Sarri
Napoli (3-4-2-1): Vanja Milinkovic-Savic; Mathias Olivera, Alessandro Buongiorno, Sam Beukema; Leonardo Spinazzola, Stanislav Lobotka, Frank Anguissa, Matteo Politano; Scott McTominay, Kevin De Bruyne; Rasmus Hojlund.
Pelatih: Antonio Conte
Lazio (4-3-3): Edoardo Motta; Nuno Tavares, Mario Gila, Alessio Romagnoli, Manuel Lazzari; Kenneth Taylor, Danilo Cataldi, Toma Basic; Mattia Zaccagni, Tijjani Noslin, Matteo Cancellieri.
Pelatih: Maurizio Sarri
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
