Demi Judol, Satpam di Ciamis Nekat Begal Ojol Difabel

CIAMIS, Exposenews.id – Seorang satpam di instansi pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, nekat membegal pengemudi ojek online (ojol) difabel! Pelaku, Imam Samudra (22), tega merampas motor dan uang korban, M Ramdani, dengan modus pura-pura jadi penumpang.

Modus Kejam: Pesan Ojol, Lalu Gasak Motor
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, membeberkan kronologi kejadian saat konferensi pers di Aula Pesat Gatra, Rabu (23/7/2025). “Pelaku memesan ojol lewat aplikasi, tapi begitu sampai lokasi sepi, dia malah menodongkan pisau dan merampas motor korban,” ujarnya.

Aksi brutal ini terjadi saat Ramdani menerima orderan dari Kertasari, Ciamis, menuju Rancah. Begitu tiba di Pasir Dahu, Rancah, Imam tiba-tiba menyuruh korban berhenti. Tanpa ba-bi-bu, dia langsung menghunus pisau dapur dan mengancam Ramdani.

Motor & Uang Rp800 Ribu Lenyaplah Sudah
Dengan cepat, Imam menggasak motor Yamaha Jupiter milik Ramdani beserta STNK dan uang Rp800 ribu yang tersimpan di bagasi. Setelah itu, dia kabur meninggalkan korban yang masih shock.

Yang bikin geram, Ramdani adalah penyandang disabilitas yang mengandalkan ojol sebagai mata pencaharian sampingan. “Korban ini difabel, kerja keras cari rezeki malah jadi korban begal,” kata Kapolres.

Polisi Buru Pelaku Pakai Data Aplikasi Ojol
Untungnya, polisi tak butuh waktu lama untuk menangkap Imam. Berkolaborasi dengan admin aplikasi ojol, Unit Resmob Satreskrim Polres Ciamis melacak identitas pelaku lewat data pemesanan. Ternyata, Imam adalah satpam di salah satu instansi pemerintah setempat!

Motifnya Bikin Geleng-Geleng: Kecanduan Judi Online!
Saat diperiksa, Imam mengaku nekat begal karena terdesak kebutuhan uang. “Uangnya habis dipakai judi online. Pelaku sudah kecanduan setahun terakhir,” jelas Hidayatullah.

Akibat ulahnya, Imam kini terancam hukuman 9 tahun penjara berdasarkan Pasal 365 KUHP.

Polisi Ganti SIM Korban & Beri Bantuan
Kapolres Ciamis tak hanya fokus menangkap pelaku. Mereka juga peduli pada korban. Pasalnya, Ramdani kehilangan SIM dan kartu identitas lain yang ikut terbawa pelaku.

Mendengar hal itu, Hidayatullah langsung memerintahkan anak buahnya untuk mengurus penggantian SIM C Ramdani. “Hari ini juga kita ganti SIM-nya,” tegasnya.

Tak cuma itu, polisi juga memberikan bantuan sembako dan alat bantu jalan (jangka) untuk meringankan beban Ramdani.

Pelaku Dibekuk, Korban Dapat Keadilan
Kasus ini jadi bukti bahwa kejahatan bakal berujung pada kehancuran pelaku sendiri. Sementara korban, meski sempat menderita, akhirnya mendapat keadilan dan perhatian dari aparat.

“Kami ingin masyarakat tenang, pelaku sudah diamankan. Kami juga akan terus mendampingi korban,” pungkas Kapolres.