Oleh: Ronald Ginting
Exposenews.id, Jakarta – Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyebut angka kematian dokter tertinggi akibat virus Corona di Indonesia terjadi selama bulan Juli, Agustus, dan September 2020.
“Tenaga kesehatan kita para dokter sejauh ini yang kami terima dari kawan-kawan IDI telah mencapai lebih dari 140 orang yang wafat,” ucap Doni dalam Seminar Nasional XII PERSI dan Seminar Tahunan XIV Patient Safety, Jumat (30/10/2020).
Doni menjelaskan, salah satu penyebab tingginya angka kematian dokter pada periode Juli-September adalah banyaknya pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit. Terlebih kasus Corona di Indonesia terus mengalami penambahan setiap harinya.
“Kita harapkan kasus positif bisa berkurang, kemudian yang dirawat di rumah sakit tidak terlalu banyak, sehingga dokter punya kesempatan untuk relaksasi,” harapnya.
Berikut sebaran 141 dokter yang meninggal karena Corona di Indonesia per 25 Oktober 2020.
Jawa Timur: 35 dokter
Sumatera Utara: 23 dokter
DKI Jakarta: 20 dokter
Jawa Barat: 11 dokter
Jawa Tengah: 10 dokter
Sulawesi Selatan: 6 dokter
Bali: 5 dokter
Sumatera Selatan: 4 dokter
Kalimantan Selatan: 4 dokter
Aceh: 4 dokter
Riau: 4 dokter
Kalimantan Timur: 3 dokter
Banten: 3 dokter
Kepulauan Riau: 2 dokter
DI Yogyakarta: 2 dokter
Nusa Tenggara Barat: 2 dokter
Sulawesi Utara: 2 dokter
Papua Barat: 1 dokter.
(RTG)