TANGERANG, Exposenews.id —Kamu masih ingat fasilitas penyeberangan yang sempat viral gara-gara kondisinya menyeramkan dan terbengkalai parah? Nah, kabar super mengejutkan akhirnya datang dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berdiri persis di Jalan Daan Mogot, tepatnya di depan gerbang SMPN 5 Kota Tangerang. Fasilitas publik yang tadinya mirip bangunan terlupakan ini mendadak selesai diperbaiki dan siap menampung lalu lalang warga. Alhasil, para siswa sekolah serta pejalan kaki yang mau menyeberang jalan raya super sibuk tersebut sekarang bisa bernapas lega dan langsung menggunakannya lagi dengan senyum lebar.

Berdasarkan hasil pantauan langsung tim di lokasi pada Senin (19/10/2026) siang bolong, perubahan drastis memang terpancar nyata banget di tiap sudut struktur jembatan. Lantaran dulunya banyak komponen besi yang raib dicuri oknum nakal, kini seluruh railing pembatas pada tangga udah terpasang rapi kembali dan dipoles cat warna-warni yang segar, yaitu kombinasi warna biru cerah dan kuning mencolok. Selain itu, tembok penyangga utama yang dulunya kusam juga mendapat balutan cat biru yang kelihatan kinclong. Tak hanya sampai di situ, seng-seng pembatas yang sebelumnya menutup rapat akses tangga pas proses perbaikan pun kini udah disingkirkan total oleh petugas di lapangan.
Jika dicermati lebih dekat, fasilitas penyeberangan jalan ini mengusung ukuran fisik yang lumayan lapang dengan lebar lintasan sekitar 2 meter dan membentang sepanjang 25 meter melintasi jalan raya. Maka dari itu, lorong jembatan ini sanggup dilewati dua sampai tiga orang pejalan kaki sekaligus secara bersamaan tanpa perlu bersenggolan bahu. Bahkan, kapasitas lintasan yang terbilang lumayan luas ini memberikan ruang gerak yang sangat leluasa bagi anak-anak sekolah yang kerap melintas secara bergerombol pas jam pulang sekolah.
Bagi kamu yang mau sekalian menguji ketahanan fisik dengan melintasi fasilitas ini, kamu harus siap-siap menghitung deretan anak tangga yang berdiri kokoh di kedua sisinya. Pasalnya, terdapat sekitar 28 anak tangga di setiap sisi tangga naik maupun tangga turun. Oleh sebab itu, setiap penyeberang jalan otomatis wajib menapaki dan menuruni total 56 anak tangga secara keseluruhan demi bisa berpindah ke seberang jalan dengan aman dan selamat.
Sebelum tim Pemkot Tangerang turun tangan membenahinya, pemandangan fasilitas penyeberangan jalan ini memang sangat memprihatinkan gara-gara bertahun-tahun terbengkalai tanpa perawatan sama sekali. Bahkan, banyak bagian tembok yang retak-retak menganga, lapisan cat lama yang mengelupas parah, sampai-sampai hampir seluruh railing besi pengaman dari tangga hingga area atas jembatan hilang tak berbekas. Akibatnya, kondisi yang amat membahayakan keselamatan jiwa tersebut sempat bikin warga maupun murid-murid sekolah merasa waswas dan enggak berani melintas.
Namun demikian, proyek perbaikan yang udah lama didambakan publik akhirnya benar-benar terwujud usai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil membereskan benang ruwet terkait kejelasan kepemilikan aset JPO tersebut. Setelah urusan birokrasi dan legalitas kepemilikan aset rampung sepenuhnya, jajaran dinas terkait langsung bergerak cepat mengucurkan anggaran perbaikan demi mengembalikan fungsi fasilitas penyeberangan bagi pejalan kaki.
Gak Pake Lama, JPO Ternyata Udah Beroperasi Sejak Hari Minggu!
Mengonfirmasi kabar bahagia tersebut, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Maulana Arimatiar Damanik, menegaskan bahwa fasilitas penyeberangan vital ini sejatinya udah mulai beroperasi penuh sejak akhir pekan lalu. “Sudah (bisa digunakan). Dari Minggu kemarin,” tegas Maulana saat memberikan keterangan resminya kepada para wartawan pada Senin (19/10/2026).
Lebih lanjut lagi, Maulana menjelaskan bahwa jajaran Pemkot Tangerang untuk saat ini memang memfokuskan pengerjaan pada pemulihan fungsi-fungsi dasar jembatan terlebih dahulu. Langkah cepat ini sengaja diambil supaya aspek keselamatan warga dan anak-anak sekolah saat melintas bisa terjamin sesegera mungkin tanpa harus menunggu waktu renovasi total yang memakan waktu terlalu lama.
“Belum, kita sementara fokus dulu untuk JPO bisa berfungsi dan dilalui. Memang untuk saat ini perbaikannya hanya itu (railing besi tangga),” papar Maulana secara gamblang sembari menegaskan bahwa perbaikan bagian yang rusak dan hilang menjadi prioritas paling mendesak demi kenyamanan masyarakat.
Bikin Melongo! Loh, Kok Sengaja Dibikin Tanpa Atap?
Kendati demikian, ada satu detail unik yang langsung nyedot perhatian publik pas melihat tampilan baru jembatan ini, yaitu ketiadaan atap atau kanopi di sepanjang pelintasannya. Desain terbuka tanpa atap ini tentu memicu rasa penasaran khalayak ramai lantaran pejalan kaki bakal langsung terpapar panas terik maupun gempuran hujan pas melintas.
Menjawab rasa penasaran warga, Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, membongkar alasan mengejutkan di balik keputusan sengaja menghilangkan atap fasilitas tersebut. Menurut Suhaely, desain tanpa atap justru sengaja diterapkan demi mencegah penyalahgunaan fasilitas umum sebagai tempat nongkrong tunawisma maupun potensi perbuatan mesum yang meresahkan. “Kami juga meniadakan atap dengan pertimbangan aspek fungsional, jadi mulai sekarang sudah bisa dimanfaatkan dengan aman dan nyaman, tidak perlu takut karena adanya kerusakan maupun gangguan dari tunawisma yang sering menyalahgunakan JPO tidak sesuai dengan peruntukannya,” ungkap Suhaely secara mendalam dalam keterangan resminya pada Senin (19/10/2026).
Akhirnya Rampung Sesuai Target Manis Pemerintah Kota!
Pada akhirnya, keberhasilan perbaikan fasilitas penyeberangan ini terbukti sukses memenuhi target pengerjaan yang udah dirancang secara matang oleh Dishub Kota Tangerang sejak jauh-jauh hari. Hal ini membuktikan komitmen serius pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur publik yang aman dan nyaman buat warga.
Sebelumnya, Maulana sendiri memang sempat mematok target bahwa sarana penyeberangan jalan yang sangat vital bagi warga dan pelajar ini bakal beroperasi penuh sebelum akhir bulan Oktober 2026. “Insya Allah di bulan ini kita rencanakan sudah bisa digunakan,” kenang Maulana mengulang kembali pernyataan optimistis yang sempat ia lontarkan pada Jumat (9/10/2026) lalu.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com





