BANDUNG, Exposenews.id – Kabar gembira sekaligus lega akhirnya menyelimuti Bobotoh setia Persib Bandung. Spekulasi panjang dan perburuan sengit yang menyita perhatian publik sepak bola Indonesia sepanjang bursa transfer kini telah mencapai babak akhir yang bahagia. Klub kebanggaan Jawa Barat itu secara resmi mengumumkan kedatangan seorang mega bintang, Mariano Peralta, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League musim 2025-2026. Sang pemain pun resmi menjadi bagian dari skuad Maung Bandung demi menghadapi persaingan ketat kompetisi musim 2026-2027 yang sudah di depan mata.
Prosesi perkenalan yang digelar dengan apik dan penuh nuansa budaya itu berlangsung di Saung Angklung Udjo, Bandung, pada Minggu (19/7/2026). Suasana akrab dan hangat terasa saat manajemen Persib memperkenalkan Mariano Peralta sebagai rekrutan anyar mereka di hadapan para awak media dan perwakilan Bobotoh. Momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa Persib serius membangun kekuatan untuk musim depan. Sang pemain asal Argentina yang haus akan kemenangan itu langsung dikontrak Maung Bandung dengan durasi dua musim, sehingga ia akan berseragam kebanggaan Persib setidaknya hingga tahun 2028 mendatang.
Kepastian ini langsung direspons positif oleh manajemen. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, dengan penuh keyakinan mengungkapkan alasan mendasar mengapa klub akhirnya memutuskan untuk mendatangkan Peralta. Menurutnya, proses evaluasi tim pelatih Persib berjalan sangat mendalam dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka membutuhkan sosok pemain dengan karakter menyerang yang luar biasa. Mereka menginginkan seorang pemain yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki mobilitas tinggi serta kemampuan klinis dalam mencetak gol maupun menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Sosok Peralta dinilai sangat ideal untuk mengisi kebutuhan tersebut.
“Tim pelatih Persib secara spesifik membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan eksplosif, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif dan efisien,” ujar Adhitia dengan nada optimistis di hadapan wartawan. Ia melanjutkan penjelasannya bahwa berdasarkan hasil evaluasi yang komprehensif, pihaknya menilai Mariano Peralta memiliki seluruh kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim. Manajemen pun tidak ragu untuk memboyongnya ke Bandung.
Lebih lanjut, Adhitia menambahkan bahwa Persib memiliki visi besar untuk membangun skuad yang tangguh dan berkelas. Mereka tidak hanya ingin kuat dari sisi kualitas pemain inti, tetapi juga ingin memiliki kedalaman tim yang mumpuni. Hal ini penting untuk mengantisipasi padatnya jadwal pertandingan yang akan dihadapi sepanjang musim. Mereka sadar bahwa kompetisi yang panjang membutuhkan kekuatan kolektif yang merata. “Kami sangat optimistis Mariano dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan dan membantu kami meraih target tertinggi,” tutup Adhitia dengan penuh semangat.
Mengenal Lebih Dekat Sosok Mariano Peralta
Di atas kertas, profil Mariano Peralta memang tidak perlu diragukan lagi. Ia dikenal luas sebagai pemain menyerang yang memiliki kecepatan kilat, kelincahan tinggi, serta fleksibilitas dalam menjalankan berbagai peran di lini depan. Lahir di kota Buenos Aires, Argentina, pada tanggal 20 Februari 1998, pemain dengan tinggi badan 1,78 meter ini kini memasuki usia emasnya di 28 tahun. Posisi utamanya adalah sebagai penyerang sayap kanan yang haus akan gol, namun ia juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang brilian saat ditempatkan sebagai penyerang lubang atau second striker. Fleksibilitas inilah yang membuat pelatih lawan kerap kesulitan untuk mengantisipasi pergerakannya.
Perjalanan karier Peralta berawal dari akademi sepak bola milik salah satu klub raksasa Argentina, San Lorenzo. Di sana, ia mengasah kemampuan dasarnya hingga akhirnya berhasil menembus skuad utama San Lorenzo pada tahun 2020. Debutnya di kompetisi kasta tertinggi Argentina langsung menjadi perbincangan hangat. Para pengamat memuji keberaniannya dalam melakukan penetrasi dari sisi sayap serta kemampuannya yang matang dalam memberikan umpan-umpan berbahaya ke area penalti lawan. Bakat besarnya sudah terlihat sejak awal.
Namun, untuk mencari jam terbang dan pengalaman yang lebih banyak, Peralta memutuskan untuk menjalani masa peminjaman ke sejumlah klub lainnya di Argentina. Salah satu klub yang ia bela adalah Union de Santa Fe. Pengalaman berharga ini justru membentuk karakternya menjadi lebih tangguh dan dewasa. Ia belajar menghadapi karakter sepak bola Amerika Latin yang terkenal dengan intensitas tinggi, duel fisik yang keras, dan tempo permainan yang cepat. Semua pelajaran itu ia serap dengan baik.
Setelah sukses di Argentina, Peralta membawa petualangan kariernya ke Uruguay dengan bergabung bersama CA Cerro pada musim 2023-2024. Tidak butuh waktu lama baginya untuk beradaptasi. Ia lalu memutuskan untuk mencoba tantangan baru yang lebih besar di Asia. Langkah beraninya membawanya ke Indonesia, tepatnya bergabung bersama Borneo FC Samarinda pada musim 2024-2025. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik yang fantastis dalam kariernya.
Sinar Terang Peralta Bersama Borneo FC
Kedatangan Peralta ke Borneo FC pada awalnya mungkin masih dipertanyakan oleh banyak pihak, namun ia langsung membungkam semua keraguan itu dengan penampilan apiknya. Pada musim perdananya, pemain Argentina itu langsung mencatatkan statistik impresif yang sulit ditandingi. Dari 33 pertandingan yang ia lakoni, ia berhasil menyumbangkan 9 gol dan 13 assist yang sangat vital bagi tim. Ia menjadi motor serangan yang menyulitkan pertahanan lawan.
Namun, performa tersebut ternyata baru permulaan. Pada musim berikutnya, Peralta meledak dan tampil sebagai salah satu pemain paling dominan di seluruh kompetisi. Ia berhasil mencetak 20 gol dan 14 assist dalam 34 laga. Catatan gemilang ini bukan hanya membawa Borneo FC bersaing di papan atas, tetapi juga mengantarkan namanya meraih penghargaan individu paling prestisius sebagai pemain terbaik Super League musim 2025-2026. Ia benar-benar menjadi primadona baru di kancah sepak bola Indonesia saat itu.
Keistimewaan Penyerang Modern Bernama Peralta
Apa yang membuat Mariano Peralta begitu istimewa? Sebagai penyerang modern, ia memiliki kemampuan luar biasa dalam situasi satu lawan satu melawan bek lawan. Kecepatan dribelnya yang eksplosif, dipadukan dengan akselerasi cepat, menjadi senjata andalannya untuk membuka ruang dan memecah kebuntuan pertahanan lawan yang rapat. Ia tidak takut untuk mengambil risiko dan selalu memberikan ancaman konstan di sepanjang pertandingan.
Yang lebih menarik, produktivitas Peralta tidak hanya diukur dari jumlah gol semata. Ia juga dikenal sebagai kreator peluang ulung bagi rekan-rekan setimnya. Ia dapat bermain melebar untuk menarik keluar bek lawan, tetapi juga memiliki kecerdasan taktik untuk mencari ruang kosong di area berbahaya di kotak penalti. Kombinasi antara kemampuan mencetak gol dan menciptakan peluang ini membuatnya menjadi ancaman yang tidak pernah berhenti.
Menariknya, Peralta bukanlah pemain yang hanya fokus menyerang dan mengabaikan tugas bertahan. Ia memiliki etos kerja tinggi dan disiplin untuk membantu tim saat bertahan, terutama ketika menghadapi skema serangan balik cepat dari lawan. Kerja kerasnya untuk kembali ke posisi menutup ruang sangat diapresiasi oleh para pelatih yang pernah menanganinya.
Kini, di usianya yang ke-28 tahun pada tahun 2026, Peralta sedang berada dalam fase puncak terbaik dalam kariernya. Pengalaman berharga yang ia kumpulkan dari kompetisi di Argentina, Uruguay, dan Indonesia telah mematangkannya. Perpaduan keterampilan teknis, kecerdasan bermain, dan pengalaman yang kaya membuatnya dianggap sebagai salah satu pemain asing yang paling siap untuk memberikan dampak besar bagi Persib Bandung. Maung Bandung kini berharap besar bahwa kehadiran Mariano Peralta akan memperkuat lini serang mereka dan membantu tim meraih target besar pada musim Super League 2026-2027 yang penuh tantangan.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
