Exposenews.id – Como 1907 baru saja menciptakan keajaiban! Tim promosi dua musim lalu ini berhasil memastikan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Fans Come menjalani malam yang tak terlupakan setelah tim kesayangan mereka meraih kemenangan dramatis atas Hellas Verona pada pekan ke-36 Liga Italia 2025-2026.
Pertandingan sengit antara Hellas Verona versus Como 1907 bergulir di Stadion Marcantonio Bentegodi pada Minggu (10/5/2026) malam WIB. Laga tersebut akhirnya dimenangkan Como dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayang ini disambut histeris oleh para pemain dan official yang hadir.
Striker andalan Como, Anastasios Douvikas, menjelma menjadi pahlawan kemenangan timnya. Ia berhasil membobol gawang Verona pada menit ke-71. Gol tersebut langsung mengubah suasana lapangan dan membuat seluruh bench Como ikut melompat kegirangan.
65 Poin Tak Terkejar! Atalanta Hanya Bisa Gigit Jari
Dengan tambahan tiga poin krusial ini, Como sekarang mengoleksi 65 poin dari 35 pertandingan yang sudah dimainkan. Tambahan poin ini langsung melambungkan mereka ke posisi keenam klasemen sementara Serie A. Posisi ini sungguh istimewa bagi klub sekelas Como.
Posisi keenam Como sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh Atalanta yang berada di peringkat ketujuh dengan 55 poin. Atalanta hanya bisa pasrah melihat Como terbang tinggi. Dengan tiga pertandingan tersisa, Como dipastikan akan finis minimal di enam besar. Sebuah pencapaian yang sulit dibayangkan sebelumnya.
Berkat hasil gemilang ini, Como secara otomatis memperoleh tiket untuk berlaga di Liga Konferensi Eropa musim depan. Namun, jangan salah! I Lariani masih memiliki peluang lebih besar. Mereka bisa mengamankan slot Liga Europa atau bahkan Liga Champions jika mampu memaksimalkan dua laga tersisa. Syaratnya, mereka harus finis di minimal lima besar.
Fabregas Meledak! “Hari Ini Kami Buat Sejarah”
Prestasi luar biasa ini menjadi momen bersejarah pertama kali dalam perjalanan panjang klub Como. Sepanjang sejarahnya, belum pernah sekalipun Como lolos ke kompetisi Eropa. Maka tak heran jika seluruh tim, mulai dari pemain, staf, hingga manajemen, larut dalam kebahagiaan.
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, tampak paling emosional. Eks bintang Arsenal dan Barcelona itu mengungkapkan kebanggaan tak terkira atas pencapaian anak asuhnya. Pelatih asal Spanyol itu tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.
“Sangat bahagia dan bangga,” ujar Fabregas dengan mata berbinar, dikutip dari Tutto Como. Kalimat singkatnya itu mewakili perjuangan panjang timnya selama ini. “Hari ini kami membuat sejarah,” tegasnya penuh bangga.
Kilas Balik: Dua Tahun Lalu Promosi, Kini Eropa!
Fabregas kemudian mengingat momen manis dua tahun silam. Saat itu, tepat pada tanggal yang sama, Como berhasil mencetak sejarah dengan promosi ke Serie A. Namun, perjalanan kejutan mereka belum berakhir. Tak butuh waktu lama bagi I Lariani untuk kembali mengukir prestasi besar.
“Dua tahun lalu, tepat pada tanggal yang sama, kami promosi ke Serie A, dan hari ini kami akan bermain di Eropa,” kenang Fabregas dengan nada haru. Ia menjelaskan bahwa semua ini adalah perjalanan panjang. “Ini adalah perjalanan yang dimulai dua setengah tahun lalu.”
Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama keberhasilan tim. “Kami tumbuh bersama. Dua puluh tahun lagi, kami pasti akan mengingat hari ini,” jelasnya penuh keyakinan. Fabregas seolah ingin mengabadikan momen ini sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.
Pesan Fabregas untuk Anak Muda: Jangan Terjebak Medsos!
Di balik euforia kemenangan, Cesc Fabregas sadar betul kondisi skuadnya saat ini. Como memang didominasi para pemain muda berbakat. Fabregas merasa wajar jika anak-anak asuhnya sering merasakan tekanan dan frustrasi. Tekanan itu sering datang dari komentar netizen di media sosial.
Maka, ia memberi pesan penting kepada seluruh pemainnya. Mantan gelandang timnas Spanyol itu meminta mereka untuk menikmati momen spesial ini. Yang terpenting, mereka harus selalu berupaya bekerja keras tanpa peduli omongan orang lain.
“Generasi Anda menjalani kehidupan yang berbeda,” ucap Fabregas bijak. Ia memahami tantangan zaman sekarang. “Saat ini, dengan media sosial, ada lebih banyak frustrasi.” Karena itu, ia mengingatkan, “Anda harus menikmati momen-momen ini.”
Fabregas menutup pesannya dengan kalimat penuh motivasi. “Anda harus bekerja keras untuk memiliki kenangan indah seperti ini,” tutup Fabregas. Pesan ini jelas ditujukan agar para pemain mudanya tidak larut dalam kritik negatif, melainkan fokus menciptakan prestasi.
Dua Laga Sisa: Mimpi Liga Champions Masih Terbuka Lebar!
Perjuangan Como belum berakhir. Di laga berikutnya, tim asuhan Fabregas akan menghadapi Parma pada 17 Mei. Setelah itu, mereka akan bertandang ke markas Cremonese pada 24 Mei mendatang. Kedua laga ini menjadi penentu mimpi terbesar mereka.
Jika Fabregas dan skuadnya ingin berkesempatan tampil di Liga Europa atau bahkan Liga Champions, syaratnya tegas. Skuad Fabregas wajib menyapu bersih dua laga tersebut dengan kemenangan. Tidak boleh ada satu poin pun yang terbuang.
Bayangkan, sebuah tim promosi dua musim lalu kini bermimpi menembus Liga Champions. Apakah itu mungkin? Bagi Como yang sedang on fire, semuanya tampak mungkin terjadi. Para fans kini berharap Douvikas dkk bisa kembali mencetak kejutan di dua laga pamungkas ini.
Satu hal yang pasti, Como 1907 sudah mengukir namanya dalam sejarah sepak bola Italia. Kini tinggal menunggu apakah mereka akan puas di Liga Konferensi, atau berhasil mendorong lebih jauh ke panggung elit Eropa. Kita nantikan bersama!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
