BULELENG, Exposenews.id – Wah, pecah kabar nih dari utara Bali! Kabupaten Buleleng sedang panik setengah mati. Pasalnya, sejumlah venue olahraga di sana perlu direhabilitasi besar-besaran menyambut gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027. Bayangkan, bukan cuma satu atau dua lokasi, tapi banyak venue yang kondisinya kini memprihatinkan.
Terakhir Diurus Zaman 2015, Kini Venue Porprov Buleleng Memprihatinkan
Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Anita Putra, dengan terus terang mengungkapkan fakta mengejutkan. Ternyata, sebagian besar fasilitas olahraga di daerah tersebut terakhir kali mendapat sentuhan rehabilitasi pada tahun 2015. Artinya, sudah lebih dari satu dekade venue-venue ini tidak pernah diutak-atik secara serius!
Baca Juga: Kado Lolos ke Playoff, Pemain Persipura Terima Bonus dari Manajemen dan Gubernur
Pada waktu itu, Buleleng memang sempat menjadi salah satu tuan rumah Porprov Bali. Namun, setelah ajang tersebut usai, perawatan fasilitas seolah mandek. Kini, sejumlah venue tersebut dianggap sudah menurun drastis kualitasnya karena tidak pernah dibenahi selama lebih dari sepuluh tahun.
“Wah, sudah lebih dari satu dekade lho venue-venue ini belum pernah direhab total,” keluh Anita dengan nada sedikit frustrasi saat ditemui pada Rabu (6/5/2026). “Apalagi sekarang Buleleng ditunjuk sebagai tuan rumah tunggal Porprov 2027. Tentu saja perbaikan fasilitas bukan lagi sekadar rencana, melainkan kebutuhan yang super mendesak,” tegasnya lagi sambil menghela napas.
Hasil Inspeksi Dadakan: GOR Bhuana Patra Jauh dari Kata Layak
Sementara itu, dari sisi pengawasan, Anggota Komisi IV DPRD Bali yang membidangi pemuda dan olahraga, Putu Mangku Merta Yasa, langsung gerak cepat. Ia meminta pemerintah provinsi agar memastikan kesiapan Buleleng sebagai tuan rumah tunggal Porprov. Jangan sampai nanti malu-maluin, pikirnya.
Baca Juga: Bakar Ban hingga Tempel Stiker, Aremania Desak Manajemen Arema FC Segera Evaluasi Skuad
Dengan sigap, Merta Yasa mengaku sudah melakukan inspeksi dadakan ke sejumlah fasilitas olahraga. Salah satu yang ia datangi adalah GOR Bhuana Patra Singaraja yang cukup legendaris. Matanya langsung menyorot setiap sudut, dari lantai yang mulai rapuh hingga atap yang bocor di sana-sini.
Menurut pengamatannya yang teliti, kondisi venue tersebut belum sepenuhnya layak untuk menggelar ajang olahraga skala provinsi. Bukan tanpa alasan, karena banyak kekurangan teknis yang masih perlu dibenahi. “Kalau kami lihat dan perhatikan dengan seksama kelayakan venuenya untuk menyelenggarakan event olahraga se-provinsi, ini masih jauh banget,” ujar Merta Yasa dengan ekspresi serius.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil pengecekan tersebut akan segera dibahas bersama pihak-pihak terkait. Mereka akan duduk semeja dengan KONI Bali, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), serta Bappeda Bali. Tujuan utamanya? Merumuskan kebutuhan anggaran yang realistis dan tepat sasaran.
Rincian Bocor: Rp 20 Miliar Wajib, Rp 6 Miliar Masih Bisa Diplorotin
Nah, ini dia bagian yang paling bikin geleng-geleng kepala. Berdasarkan penghitungan awal, Merta Yasa menyebutkan bahwa kebutuhan anggaran untuk perbaikan fasilitas tersebut diperkirakan mencapai angka fantastis, yaitu Rp 26 miliar. Duh, duit segedhe gaban!
Baca Juga: Erick Thohir Dorong Transformasi SEA Games, Para Menpora Asia Tenggara Dukung Penuh
“Paling tidak dari RAB sebesar Rp 26 miliar yang telah disampaikan oleh KONI Buleleng, dana sebesar Rp 20 miliar itu bersifat wajib dan harus segera direalisasikan. Sedangkan sisanya yang Rp 6 miliar ini masih bersifat tentatif, artinya masih bisa kita lakukan penyesuaian lebih lanjut sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Merta Yasa dengan logis.
Di sisi lain, Komisi IV DPRD Bali juga menaruh harapan besar kepada Gubernur Bali, I Wayan Koster. Mereka berharap bapak gubernur dapat segera merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Dengan begitu, proses rehabilitasi venue tidak perlu molor dan bisa dimulai lebih awal, yakni pada tahun 2026.
Singkatnya, Porprov Bali 2027 sudah di depan mata. Namun tanpa aksi nyata dan turunnya dana segar, venue-venue di Buleleng ini hanya akan menjadi saksi bisu ambisi besar yang gagal terwujud. Semua mata kini tertuju pada keputusan cepat dari pemerintah provinsi!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
