Berita  

DPRD Kota Solo Ungkap Tunggakan Sewa Stadion Manahan oleh Persis Solo Capai Rp 2 M

SOLO, Exposenews.id – Baru-baru ini, DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, membuka tabir memalukan di dunia sepak bola tanah air. Ternyata, klub kebanggaan warga Solo, Persis Solo, disebut-sebut menunggak pembayaran sewa Stadion Manahan untuk periode 2024-2025. Parahnya lagi, nilai tunggakan itu diperkirakan tembus hingga Rp 2 miliar! Wah, gede banget, kan?

Baca Juga: Bek Kapten Timnas U17 Indonesia Cetak Dua Gol, Kemenangan 4-0 atas Timor Leste

Informasi panas ini langsung mencuat ke publik setelah Komisi II DPRD Kota Solo menggelar rapat kerja yang cukup alot. Dalam rapat itu, mereka memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang menangani pendapatan daerah dan juga sektor olahraga. Tujuannya jelas: mengusut tuntas utang yang membengkak ini.

Nah, Ketua Komisi II DPRD Kota Solo dari Fraksi Partai Gerindra, Agung Harsakti Pancasila, dengan terus terang membeberkan fakta mengejutkan. Menurutnya, dari total tunggakan yang mencapai miliaran rupiah itu, manajemen Persis Solo baru merogoh kocek dalam jumlah yang sangat kecil. Bayangkan, hanya Rp 40 juta! Jauh banget dari kewajiban mereka.

Baca Juga: Manchester United Tumbang 1-2 dari Leeds, Lisandro Martinez Diganjar Kartu Merah

“Baru dicicil Rp 40 juta,” ungkap Agung dengan nada sedikit kecewa saat dihubungi wartawan pada Senin (13/4/2026). Artinya, masih tersisa lebih dari Rp 1,96 miliar yang belum juga mereka setorkan ke kas daerah.

DPRD Kota Solo Desak Penagihan Segera, Jangan Biarkan Lama-lama!

Agung mengaku benar-benar terkejut saat mengetahui besarnya nilai tunggakan itu. Fakta baru terungkap ketika mereka menggelar rapat kerja bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora). Ia pun langsung gercep mendorong dinas terkait agar segera mengambil langkah tegas. Jangan sampai operasional stadion yang megah itu terganggu gara-gara urusan pembayaran ini.

“Mengingatkan kepala dinas untuk segera menagih. Monggo pakai cara apa pun yang penting uang masuk,” tegas Agung dengan gaya bicaranya yang lugas. Ia tak mau berlama-lama membiarkan masalah ini menggantung.

Baca Juga: Usai Cederai Gelandang NAC Breda, Justin Hubner Sampaikan Permintaan Maaf 

Selanjutnya, pihaknya berencana menggelar rapat lanjutan untuk membahas penyelesaian masalah ini secara lebih mendalam. Pasalnya, Stadion Manahan bukan sekadar lapangan biasa. Tempat ini butuh biaya pemeliharaan yang tidak sedikit. Rumputnya harus dipotong, lampu stadion harus menyala, dan fasilitas lainnya juga butuh perawatan rutin. Semua butuh duit!

Alasan Kondisi Keuangan Klub Jadi Biang Kerok?

Lantas, apa penyebab Persis Solo sampai menunggak sewa sebesar itu? Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepala dinas terkait, manajemen Persis Solo kabarnya sedang terpuruk secara finansial. Mereka tengah menghadapi situasi keuangan yang sulit. Penurunan jumlah penonton di stadion disinyalir menjadi salah satu faktor utama yang menggerus pendapatan klub. Penonton yang datang ke stadion semakin sedikit, otomatis pemasukan dari tiket pun ikut merosot drastis.

“Cuma mungkin karena penurunan penonton juga disampaikan kepala dinas, keuangan Persis Solo lagi tidak baik-baik saja,” kata Agung menirukan penjelasan dari dinas terkait. Meski demikian, DPRD tetap meminta dengan hormat agar kewajiban pembayaran sewa tetap diprioritaskan. Jangan sampai prestasi di lapangan bagus, tapi urusan administrasi malah berantakan.

Di sisi lain, Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengaku belum mengetahui secara mendetail mengenai masalah tunggakan tersebut. Ia menyatakan akan melakukan pengecekan internal terlebih dahulu sebelum berkomentar lebih jauh. Sebagai pemimpin, ia tak mau terburu-buru menarik kesimpulan.

“Apa iya? Tak cek dulu,” ujarnya singkat menanggapi kabar tersebut. Kalimat simpel ini menunjukkan bahwa pihak eksekutif masih perlu verifikasi data dari lapangan.

Sementara itu, suasana semakin panas karena Direktur Utama Persis, Ginda Ferachtriawan, enggan berkomentar sedikit pun terkait tunggakan pembayaran sewa di Stadion Manahan tersebut. Pesan singkat maupun telepon yang dilayangkan wartawan hingga Selasa (14/6/2026) tidak berbalas sama sekali. Sikap bungkam ini malah memicu berbagai spekulasi di kalangan suporter. Apakah mereka sedang menyusun strategi pembayaran? Atau justru sedang mencari investor baru?

Yang jelas, publik kini menanti langkah nyata dari manajemen Persis Solo. Jangan sampai kebanggaan kota berubah jadi beban daerah. Semoga masalah ini segera menemukan titik terang!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com