Exposenews.id – Siapa sangka, pesta gol empat angka tanpa balas yang dirayakan skuad Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam lalu, ternyata membawa dampak yang luar biasa besar bagi posisi Indonesia di panggung sepak bola dunia. Kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 itu langsung mengubah peta kekuatan, setidaknya di kertas ranking. Hasil maksimal ini secara instan mendongkrak perolehan poin Indonesia, membuat mereka kini bercokol dengan percaya diri di peringkat ke-120 dunia. Koleksi angka Skuad Garuda pun ikut meroket menjadi 1148,70 poin, sebuah kabar manis yang langsung menjadi bahan perbincangan hangat para pendukung Timnas.
Peningkatan ini bukan sekadar angka, melainkan sebuah sinyal kuat bahwa kerja keras tim perlahan membuahkan hasil. Lebih dari itu, lonjakan peringkat ini secara otomatis juga memperlebar jarak dengan rival abadi di kawasan, Malaysia. Peta persaingan kedua negara yang selalu berdekatan kini mulai menunjukkan perbedaan signifikan. Perubahan posisi ini terjadi dalam waktu yang berdekatan setelah berbagai hasil pertandingan dan juga keputusan dari federasi dunia dan Asia diperbarui. Alhasil, peta kekuatan di Asia Tenggara pun ikut berubah, dengan Indonesia kini berada di posisi yang jauh lebih nyaman.
Indonesia Melesat, Malaysia Justru Terjun Bebas!
Sementara Indonesia menikmati kenaikan kelas, situasi sebaliknya justru dialami oleh Malaysia. Harimau Malaya harus menerima kenyataan pahit karena posisi mereka di ranking FIFA anjlok drastis. Tim tetangga itu ambrol hingga 14 peringkat, tergelincir dari urusan 121 ke posisi yang jauh lebih rendah. Bayangkan, penurunan sekaligus sebesar itu benar-benar membuat mereka terpuruk di kawasan.
Penyebab utama keruntuhan ini bukan hanya karena hasil pertandingan di lapangan, melainkan juga karena sanksi berat yang dijatuhkan oleh FIFA dan AFC. Badan sepak bola dunia dan Asia menjatuhkan hukuman setelah kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi Malaysia terungkap. Dampaknya sangat terasa: FIFA membatalkan tiga hasil uji coba Malaysia yang berlangsung pada Agustus hingga September 2025 lalu. Parahnya lagi, AFC juga ikut menghapus dua kemenangan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 saat mereka bertemu Nepal dan Vietnam. Bayangkan, poin-poin berharga yang sudah diperjuangkan di lapangan harus hilang begitu saja karena masalah administrasi.
Situasi ini tentu membuat posisi Malaysia semakin tertinggal jauh. Setelah mengalami pukulan telak dari segi administrasi, posisi mereka di ranking pun sulit untuk bangkit. Kini, jarak antara Indonesia dan Malaysia sudah mencapai selisih 15 peringkat dalam daftar ranking FIFA terbaru. Sebuah jarak yang cukup lebar dan akan sulit dikejar dalam waktu dekat, mengingat Indonesia justru sedang dalam tren positif.
Peta Kekuatan Asia Tenggara Mulai Berubah
Beralih ke peta kekuatan di kawasan Asia Tenggara, Thailand masih kokoh memimpin di puncak. Tim berjuluk Gajah Perang itu duduk manis di peringkat ke-96 dunia dengan koleksi 1243,27 poin. Di belakangnya, Vietnam menempati urutan ke-103 dengan raihan 1216 poin. Menariknya, Vietnam juga turut diuntungkan dari keputusan AFC yang menghapus kemenangan Malaysia. Salah satu laga yang dianulir itu adalah pertemuan antara Vietnam dan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027. Dengan hilangnya kekalahan tersebut, posisi Vietnam otomatis terdongkrak naik lima peringkat.
Perubahan posisi di ranking FIFA ini masih berpotensi terus bergerak. Pasalnya, masih ada beberapa pertandingan internasional yang akan berlangsung. Malaysia bahkan masih terancam bisa kembali turun peringkat. Kondisi ini akan terjadi jika Filipina meraih hasil positif saat menghadapi Tajikistan pada laga terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027. Jika Filipina menang, maka posisi Malaysia di ranking bisa semakin terdesak. Semua mata kini tertuju pada dinamika akhir kualifikasi yang membuat persaingan peringkat di Asia Tenggara tetap bergerak dinamis, dipengaruhi oleh hasil pertandingan lapangan maupun keputusan federasi yang berdampak besar.
Ranking FIFA Tim ASEAN per Sabtu (28/3/2026):
- 96. Thailand, 1243,27 poin
- 103. Vietnam, 1216 poin (Naik 5 peringkat)
- 120. Indonesia, 1148,7 poin (Naik 1 peringkat)
- 135. Malaysia, 1095,90 poin (Turun 14 peringkat)
- 136. Filipina, 1090,95 poin
- 148. Singapura, 1050,35 poin
- 159. Myanmar, 1003,32 poin (Naik 4 peringkat)
- 179. Kamboja, 911,54 poin (Naik 1 peringkat)
- 188. Brunei Darussalam, 875,78 poin
- 191. Laos, 871,16 poin (Turun 1 peringkat)
- 199. Timor Leste, 835,55 poin (Turun 1 peringkat)
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
