Exposenews.id – Peringatan untuk Eropa! Gelandang andalan Jerman yang kini tengah bersinar, Florian Wirtz, akhirnya buka suara soal pertahanan timnya yang jebol tiga kali saat berhadapan dengan Swiss. Dalam laga uji coba FIFA Match Day yang bikin dag-dig-dug itu, sang playmaker papan atas justru memilih untuk tetap santai dan tenang, meski gawang timnya sempat bergetar berkali-kali. Bukan tanpa alasan, Florian Wirtz menegaskan bahwa skema permainan yang diracik langsung oleh pelatih Julian Nagelsmann masih berjalan mulus. Meskipun skor akhir terpaut tipis, ia sama sekali tidak menunjukkan rasa gusar. Justru, dirinya melihat ini sebagai bumbu pemanas jelang turnamen besar.
Drama Tujuh Gol di St. Jakob-Park
Pertandingan sengit yang berlangsung di markas St. Jakob-Park, Basel, pada Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB itu, benar-benar menyuguhkan drama tujuh gol. Di tengah panasnya laga, Florian Wirtz muncul sebagai bintang lapangan yang menyulap lini tengah Jerman bak orkestra. Para penggemar pun disuguhi aksi saling balas serangan yang bikin jantung berdebar kencang. Begitu laga baru berjalan 17 menit, kejutan langsung datang. Dan Ndoye dengan cekatan membongkar benteng pertahanan lawan, membuat Swiss unggul lebih dulu dan sontak membungkam para pendukung Jerman yang hadir di stadion. Suasana langsung memanas, dan tekanan mulai menghantui barisan belakang Die Mannschaft.
Namun, Jerman tak tinggal diam. Jonathan Tah langsung bangkit dan menyamakan kedudukan lewat sundulan kerasnya. Gol itu sempat membangkitkan semangat, tapi sayangnya kebobolan kembali terjadi. Breel Embolo dengan sigap memanfaatkan peluang, membuat tuan rumah kembali memimpin di menit ke-41. Stadion kembali bergemuruh, dan lini belakang Jerman mulai diuji. Tepat sebelum jeda, drama tak berhenti. Serge Gnabry dengan tenang menceploskan bola, memaksa skor imbang 2-2 saat babak pertama usai. Babak pertama saja sudah terasa seperti final, menunjukkan betapa sengitnya duel kedua tim.
Memasuki babak kedua, tensi permainan justru semakin meningkat. Florian Wirtz kemudian menunjukkan kelasnya dengan membawa Jerman berbalik unggul. Gol ini seolah menjadi penegas bahwa dirinya adalah motor utama tim. Namun, Swiss terbukti bukan lawan yang mudah menyerah. Aksi individu apik Joel Monteiro di menit ke-82 kembali menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Serangan demi serangan terus dilancarkan, membuat lini belakang Jerman harus bekerja ekstra keras. Untunglah bagi Jerman, keberuntungan masih berpihak. Gol penentu di menit-menit akhir akhirnya memastikan kemenangan tipis 4-3 atas tim tuan rumah. Meski menang, fakta bahwa gawang Jonathan Baumann kebobolan tiga gol tetap menjadi sorotan utama publik.
Florian Wirtz Buka Suara: “Saya Nggak Khawatir”
Meski gawang timnya dijebol tiga kali, gelandang yang kini berseragam Liverpool itu sama sekali tidak menunjukkan ekspresi khawatir. Ia dengan percaya diri menilai bahwa skema bertahan timnya tetap berada di jalur yang benar. Ia bahkan menganggap gol-gol yang bersarang itu hanya sebagai catatan kecil yang nanti akan diperbaiki bersama. “Saya nggak khawatir sama performa pertahanan kita, kok,” ujar Florian Wirtz dengan santai saat dikutip dari DW News, Sabtu. “Kita ini tim yang sangat baik dengan skema pertahanan yang juga baik. Jadi tenang aja.”
Menurutnya, yang terpenting dalam laga semalam adalah bagaimana tim bisa keluar sebagai pemenang. Ia menekankan bahwa kemenangan jauh lebih krusial daripada sekadar catatan kebobolan. Ia juga menyebut bahwa tiga gol yang diterima tersebut akan segera dijadikan bahan evaluasi serius untuk laga-laga selanjutnya. “Saya rasa ketiga gol itu sebenarnya sedikit bisa dicegah. Tapi ya begini, ini kan soal kemenangan,” ungkap Wirtz dengan nada rileks. “Kalau kita menang dengan selisih satu gol lebih banyak dari lawan, buat saya sih itu juga nggak apa-apa. Yang penting poinnya aman.”
Kemenangan Lebih Penting dari Kebobolan
Dengan pernyataan ini, Florian Wirtz menunjukkan kedewasaan di luar usianya. Ia tak mau larut dalam drama kebobolan, melainkan memilih fokus pada hasil akhir. Evaluasi akan dilakukan, namun keyakinan terhadap skema pelatih Julian Nagelsmann tidak luntur sedikit pun. Tim tetap solid, dan kepercayaan diri itu menjadi modal berharga menuju laga-laga krusial berikutnya.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
