Rodri Akui Sulit Tolak Real Madrid, Kontrak di City Tersisa Satu Tahun

Exposenews.id – Gelombang kejutan menghantam jagat sepak bola! Rodri dengan berani membuka pintu selebar-lebarnya untuk hengkang dari Manchester City. Ia secara terang-terangan mengisyaratkan ketertarikannya jika suatu saat nanti Real Madrid menyodorkan tawaran kepadanya. Situasi ini langsung memicu spekulasi liar di kalangan penggemar sepak bola, terutama menjelang jendela transfer musim panas 2026 yang kian dekat.

Belakangan ini, isu kepergian Rodri dari Etihad Stadium terus bergulir kencang. Banyak pihak menghubungkan gelandang andalan The Citizens tersebut dengan raksasa Spanyol, Real Madrid. Santer dikabarkan, kedua klub raksasa ini sedang mematangkan strategi untuk merebut tanda tangannya di bursa transfer mendatang.

Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Manchester City pada tahun 2019, Rodri telah menjelma menjadi pilar utama. Ia mempersembahkan 11 trofi bergengsi bagi klub. Namun, perjalanannya bukannya tanpa duri. Pada September 2024, ia sempat mengalami cedera ACL yang memaksanya absen cukup panjang. Meski begitu, setelah memasuki tahun 2026, performa pria asal Spanyol ini mulai menemukan ritme terbaiknya. Ia kembali tampil konsisten dan menunjukkan kelas dunia.

Puncaknya terjadi pada Minggu (22/3/2026) lalu. Rodri menjadi aktor kunci yang membawa Manchester City mengangkat trofi Piala Liga Inggris. Mereka secara dramatis menumbangkan pemuncak klasemen Premier League, Arsenal. Kemenangan ini seolah menjadi penegas bahwa sang gelandang masih memiliki api besar di dadanya.

Kerinduan yang Tak Terbendung: Rodri Rindu Tanah Air

Kini, kabar tentang kepulangannya ke Liga Spanyol semakin santer terdengar. Publik sepak bola ramai membicarakan betapa Rodri merindukan atmosfer kompetisi negeri matador, yang telah ia tinggalkan sejak tahun 2019.

Sebelum memutuskan berkarier di Inggris, Rodri telah menimba ilmu di LaLiga. Ia menghabiskan tiga musim bersama Villarreal (2015-2018) dan kemudian merasakan satu musim penuh bersama Atletico Madrid (2018-2019). Bersama tim ibu kota, Rodri berhasil meraih satu gelar juara Piala Super Eropa 2018. Pengalaman ini seolah meninggalkan rasa rindu yang mendalam untuk kembali berkompetisi di tanah kelahirannya.

Terkait masa depannya, Rodri tidak sungkan mengungkapkan kesiapannya untuk kembali ke Spanyol. Ia bahkan secara gamblang menyatakan peluang untuk meninggalkan Manchester City dan kerasnya persaingan Liga Inggris.

“Saya sudah berada di sana (Manchester) selama tujuh tahun sekarang. Saya merasakan bagaimana waktu terus berlalu. Namun, untuk saat ini, saya sangat bahagia di sana,” ungkap Rodri dengan jujur, seperti dilansir dari Metro.

Ia kemudian melanjutkan dengan nada yang lebih serius. “Bukan sekadar masalah kontrak, itu akan datang nanti. Yang terpenting, Piala Dunia akan segera hadir. Momen itu sangat krusial bagi saya untuk mencapai level performa puncak.”

“Saat ini saya bebas. Yah, jelas saya masih memiliki sisa kontrak satu tahun. Namun, pasti akan tiba saatnya kita harus duduk bersama, berbicara, dan berdiskusi,” imbuh Rodri, semakin membuka ruang spekulasi.

Klaim Berani: Tak Ada yang Bisa Menolak Keajaiban Bernabeu

Saat ditanya lebih lanjut tentang klub impian yang akan ia tuju jika kembali ke Spanyol, Dia memberikan pernyataan yang mengguncang publik. Ia secara blak-blakan membahas kemungkinan mengenakan seragam Real Madrid.

“Anda tidak bisa menolak klub-klub terbaik di dunia,” ujar Rodri dengan tegas. Ia seolah memberikan kode bahwa Real Madrid berada di puncak daftar klub yang mustahil untuk ditolak.

Ia pun memuji suporter dan keagungan stadion milik Real Madrid. “Mereka (Real Madrid) memiliki basis penggemar yang benar-benar mendukung mereka sepenuhnya. Bagi saya, Bernabeu selalu menjadi tempat yang luar biasa, stadion yang sangat megah,” puji Rodri, membuat hati para Madridista berdebar kencang.

Meskipun Rodri telah membuka peluang selebar mungkin, kabar yang beredar di internal Real Madrid menyebutkan hal berbeda. Los Blancos kabarnya belum memasukkan nama Rodri ke dalam daftar prioritas utama untuk bursa transfer musim panas 2026.

Sumber terpercaya menyebutkan, strategi Real Madrid justru lebih sabar. Mereka lebih memilih untuk mencoba mendatangkan secara gratis. Artinya, mereka bersedia menunggu hingga kontrak sang pemain di Manchester City benar-benar habis pada musim panas 2027. Langkah ini tentu akan menjadi strategi jitu untuk menghemat biaya transfer besar-besaran. Satu hal yang pasti, situasi ini masih akan terus menghangat dan menjadi salah satu saga transfer paling menarik untuk disimak.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com