Kontroversi Hasil Seleksi KIP Sulut, Frans Freddy: Jangan Rusak Nama Baik Gubernur

Exposenews.id, Manado – DPRD Sulawesi Utara telah mengumumkan lima nama anggota Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulut hasil seleksi. Namun, Poros Muda Indonesia yang melihat hasil tersebut terlalu dipaksakan.

Ketua Poros Muda Indonesia, Frans Freddy SH menilai lima nama anggota Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulut terpilih yang dibacakan dalam rapat paripurna DPRD Sulut dapat merusak nama baik Gubernur Olly Dondokambey, baik di Sulut maupun tingkat nasional.

“Jangan rusaki nama baik gubernur dengan memaksakan lima nama anggota KIP yang tidak sesuai proses seleksi yang objektif,” ujar Frans kepada Exposenews.id, hari ini.

Jika dipaksakan, kata Frans, selain nama baik gubernur rusak, imbasnya bisa ke PDIP karena Ketua DPRD Sulut dari PDIP. “Ingat, ini tahun-tahun politik jangan sampai menggelinding dan berimbas luas,” jelas Frans

Mengganti tiba-tiba nama-nama yang sudah disepakati awal sesuai hasil rapat berdasarkan perangkingan perolehan nilai peserta seleksi menurutnya adalah suatu masalah besar. “Masalah penggantian tiba-tiba nama-nama adalah skandal, jangan dianggap hal biasa,” kata dia.

Ia menambahkan masalah ini bisa diangkat ke tingkat nasional lewat jaringan penggiat demokrasi jika tetap dipaksakan. “Bisa merusak nama daerah, apalagi ada jargon kepemimpinan adalah teladan,” katanya mengingatkan.

Gubernur, katanya masih dapat mengkaji kembali usulan DPRD terhadap nama-nama yang disampaikan lewat rapat paripurna itu. “Kalau memang ada kejanggalan bisa dilakukan seleksi kembali secara terbuka agar kelihatan objekfitasnya, sehingga nantinya tidak ada yang menuduh. Apalagi sampai menyalahkan gubernur,” jelasnya.

(RTG)