Exposenews.id, Jakarta – Dalam kehidupan seksual sudah pasti setiap pasangan ingin mengalami sesi bercinta yang maksimal dan menggairahkan. Namun, kehidupan seks dan keharmonisan bersama pasangan bisa terganggu saat pria mengalami gangguan lemah syahwat.
Dijelaskan oleh pemerhati seks dan keharmonisan rumah tangga, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, istilah lemah syahwat merupakan pengertian umum dari gangguan fungsi seksual.
“Jadi itu gangguan fungsi seksual secara umum,” jelasnya, Kamis (11/8/2022). “Lemah syahwat itu istilah umum, bisa ejakulasi, bisa disfungsi ereksi, bisa keduanya,” sambungnya.
Menurut dr Boyke, seseorang yang tiba-tiba tidak mengalami rangsangan gairah ketika bersama pasangannya juga dapat disebut lemah syahwat.
“Itu harus ditekankan, ‘Dok saya lemah syahwat’. Lemah syahwatnya ceritain Bapak seperti apa?, ‘saya nggak tau Dok sama istri nggak bergairah’, nah berarti itu di situ. Tapi bisa ereksinya masih bagus, masih lumayan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, lemah syahwat dapat muncul dengan beberapa tanda. Bisa jadi seseorang mengalami penurunan gairah, ejakulasi dini, atau disfungsi ereksi.
“Jadi kita harus bedakan, lemah syahwat itu apa? kurang bergairah, ejakulasi dini, atau disfungsi ereksi,” jelas dr Boyke.
Kurang Bergairah
Dikutip dari WebMD, libido atau gairah seks yang turun bukan pertanda masalah kesehatan yang serius dan jika orang tersebut tidak merasa terganggu. Tetapi jika libido rendah menyebabkan kecemasan, depresi, atau stres hubungan, mungkin sudah waktunya untuk mencari bantuan medis.
Libido didukung sebagian oleh kesehatan fisik secara keseluruhan, termasuk gen dan hormon dalam tubuh seperti testosteron. Tapi tidak semuanya faktor biologis, faktor psikologis seperti stres dan kecemasan juga mempengaruhi minat terhadap seks.
Ejakulasi Dini
Gejala utama ejakulasi dini adalah tidak bisa menunda ejakulasi lebih dari tiga menit setelah penetrasi. Tapi itu mungkin juga terjadi dalam semua situasi seksual bahkan ketika masturbasi.
Dikutip dari Mayo Clinic, ejakulasi dini tidak perlu dikhawatirkan jika tidak sering terjadi. Seseorang bisa disebut mengalami ejakulasi dini jika ditemukan gejala di bawah ini:
– Selalu atau hampir selalu ejakulasi dalam 1 hingga 3 menit setelah penetrasi
– Tidak dapat menunda ejakulasi saat berhubungan seks semua atau hampir sepanjang waktu
– Merasa tertekan dan frustasi serta cenderung menghindari keintiman seksual sebagai akibatnya
Disfungsi Ereksi
Dikutip dari Mayo Clinic, disfungsi ereksi, juga dikenal sebagai impotensi, didefinisikan sebagai kesulitan mendapatkan dan mempertahankan ereksi bagi para pria.
Disfungsi ereksi dapat menjadi pertanda penyakit fisik atau psikologis. Disfungsi ereksi dapat menimbulkan stres, regangnya hubungan, dan menurunkan rasa percaya diri.
Gejala disfungsi ereksi mungkin termasuk:
Kesulitan ereksi
Kesulitan mempertahankan ereksi
Berkurangnya hasrat seksual
(RTG)