Berita  

Usai Kesuksesan Piala Dunia 2026, Trump Minta FIFA Kembali Percayakan AS sebagai Tuan Rumah

Exposenews.id – Heboh! Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan menyatakan hasrat besarnya agar Negeri Paman Sam kembali dipercaya menyelenggarakan pesta sepak bola terakbar dunia, Piala Dunia, di masa yang akan datang. Keinginan kuat ini disampaikan Trump secara gamblang saat berbincang santai dengan FOX Sports, tepat di momen puncak final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan raksasa Spanyol dan Argentina, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat.

Sepanjang turnamen bergulir, publik pasti sering menyaksikan momen akrab antara Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang terlihat beberapa kali berbagi obrolan hangat di tribun VIP. Dari percakapan itulah, Trump lantas melontarkan sebuah usulan jenius yang menurutnya bakal merevolusi cara FIFA menentukan tuan rumah di masa depan. Ia menyarankan agar FIFA berani mengambil langkah progresif dengan mengumumkan beberapa negara penyelenggara untuk edisi-edisi berikutnya secara simultan atau bersamaan.

Trump meyakini bahwa terobosan ini akan menjadi solusi cerdas untuk meredam gejolak dan kekecewaan dari negara-negara lain yang biasanya muncul setiap kali proses penunjukan tuan rumah diumumkan secara sepihak. Dengan pengumuman serentak, menurutnya, semua pihak akan merasa dilibatkan dan tidak ada lagi yang merasa “dikejutkan” oleh keputusan FIFA.

Usul Brilian: FIFA Diminta Umumkan Banyak Tuan Rumah Sekaligus!

Trump tak bisa menutupi kekagumannya terhadap sukses gemilang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Ia menilai event ini menjadi bukti nyata bahwa gairah masyarakat Amerika terhadap sepak bola sedang berada di puncak tertingginya. Bahkan, ia mengaku sangat terkesima dengan antusiasme luar biasa yang terlihat dari padatnya kursi stadion sepanjang turnamen berlangsung.

“Bayangkan, Anda tahu kan, bisa saja kita menyaksikan banyak stadion yang sepi dan kosong melompong. Tapi nyatanya tidak terjadi seperti itu! Saya pribadi melihat tingkat okupansi mencapai 99,9 persen, dan mungkin perhitungan saya keliru karena sebenarnya stadion-stadion itu penuh sesak oleh penggemar yang luar biasa,” ujar Trump dengan nada antusias, dikutip dari Diario AS.

Setelah membeberkan kesuksesan tersebut, Trump kemudian membocorkan ide cemerlang yang sudah ia sampaikan langsung kepada Gianni Infantino. “Saya punya konsep hebat untuk Johnny (sapaan akrab Trump untuk Infantino). Saya katakan padanya, ‘Kamu harus memilih dua negara sekaligus. Umumkan Amerika Serikat lagi untuk edisi berikutnya. Lalu setelah itu, umumkan juga negara lain untuk edisi selanjutnya.’ Dengan cara ini, kita bisa meredakan sebagian besar kemarahan, kecemburuan, dan rasa terkejut dari negara-negara yang tidak terpilih,” ungkap Trump dengan penuh keyakinan.

Ia sangat berharap agar Amerika Serikat segera diberi kesempatan emas kedua untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia. Trump menilai bahwa sistem pengumuman berganda ini akan menciptakan proses pemilihan yang lebih transparan, adil, dan terbuka bagi semua pihak. Dengan demikian, tidak ada lagi negara yang merasa dirugikan atau dikorbankan oleh keputusan politik FIFA.

“Sekarang, saya pikir ini adalah ide yang sangat brilian dan patut dipertimbangkan. Melihat capaian angka-angka fantastis selama Piala Dunia 2026, saya yakin kita layak mendapatkannya lagi. Kami akan segera mengajukan permintaan resmi untuk itu,” tegas Trump.

“Untuk menghilangkan unsur kejutan yang sering memicu polemik, Anda bisa mengumumkan Amerika Serikat sebagai tuan rumah, kemudian sekaligus umumkan negara berikutnya, dan bahkan negara lainnya lagi. Dengan begitu, semua orang sudah tahu rencana jangka panjang FIFA. Tapi yang pasti, Amerika harus menggelarnya lagi. Dan ini harus terjadi selagi saya masih menjabat sebagai Presiden!” tambahnya dengan nada bersemangat.

Fakta Tak Terbantahkan: Tuan Rumah Piala Dunia Sudah Kunci Hingga 2034!

Meskipun Trump melontarkan gagasan segar ini, publik perlu mencermati fakta bahwa FIFA ternyata sudah lebih dulu menetapkan daftar tuan rumah untuk dua edisi mendatang. Keputusan ini telah matang dan tidak bisa diganggu gugat. Untuk Piala Dunia 2030, penyelenggaraan utama akan jatuh ke tangan tiga negara sekaligus, yaitu Spanyol, Portugal, dan Maroko yang bertindak sebagai tuan rumah bersama.

Selain itu, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah seratus tahun Piala Dunia pertama yang digelar pada 1930, FIFA juga memberikan hak istimewa kepada Uruguay, Argentina, dan Paraguay untuk masing-masing menjadi tuan rumah satu pertandingan spesial di edisi 2030 tersebut. Langkah simbolis ini jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta sepak bola sejati.

Sementara itu, untuk Piala Dunia 2034, FIFA sudah secara resmi menunjuk Arab Saudi sebagai penyelenggara tunggal. Keputusan ini diambil setelah melalui proses bidding yang cukup alot dan akhirnya dimenangkan oleh Kerajaan Arab Saudi. Dengan penetapan ini, maka jadwal dan agenda turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia ini sudah tertata rapi dan terkonfirmasi hingga satu dekade ke depan, tepatnya sampai edisi 2034.

Namun, wacana yang dilontarkan Trump tentu saja membuka peluang menarik untuk diskusi lebih lanjut. Akankah FIFA mempertimbangkan usulan presiden AS ini untuk edisi 2038 atau seterusnya? Ataukah ide ini hanya akan menjadi serangkaian janji politik belaka? Yang jelas, keinginan Trump agar AS kembali menjadi tuan rumah Piala Dunia dan usulannya yang terbilang revolusioner ini sudah mencuri perhatian dunia. Banyak pihak kini penasaran menanti respons resmi dari FIFA dan negara-negara lain terhadap gagasan yang dianggap “berani” ini. Satu hal yang pasti, kancah sepak bola global kembali diramaikan oleh pernyataan mengejutkan dari Donald Trump!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com