Berita  

Common Ground Fight Vol 1 Sukses Digelar, Edisi Kedua Segera Hadir di Agustus Mendatang

Exposenews.id – Wah, pecinta olahraga keras dan anak muda kreatif pasti bakal heboh nih! Setelah sukses menyedot perhatian banyak pihak, gelaran Common Ground Fight Vol. 1 City Class baru saja tuntas digelar di Jakarta pada Minggu (3/5/2026). Bukan cuma adu jotos biasa, acara ini berani mengkombinasikan unsur musik, seni visual, hingga budaya komunitas. Hasilnya? Konsep unik dan tidak biasa itu berhasil mencuri perhatian banyak penonton, mulai dari kolektor vespa hingga penggemar seni jalanan.

Pada gelaran perdana yang spektakuler tersebut, panitia mencatat bahwa sebanyak 60 petinju amatir turut ambil bagian. Menariknya, seluruh peserta ini masih hijau di dunia combat sport—mereka adalah wajah-wajah baru yang baru memulai karier. Jadi, jangan heran kalau semangat mereka di atas ring membara seperti petinju profesional.

Founder Common Ground Fight, Valdi, menegaskan bahwa konsep yang mereka bangun memang sengaja berbeda dari kebanyakan event combat sport lainnya. Dengan nada optimis, ia menjelaskan bahwa Common Ground Fight dirancang untuk memberikan pengalaman baru yang menyatukan berbagai skena anak muda. Makanya, begitu banyak komunitas yang akhirnya berbondong-bondong hadir.

Event ini lahir dari kolaborasi tiga entitas kreatif terkenal, yakni Gasskiw, Hantam Keras, dan Rumah Bergerak. Meskipun masing-masing punya pendekatan berbeda, ketiganya disatukan oleh visi yang sama. Visi itu adalah menciptakan ruang aman untuk berekspresi tanpa kehilangan esensi pertarungan yang jujur.

Sunmori Vespa Sebelum Gebuk Lawan? Bisa Banget!

“Di main event ini, yang seperti Common Ground Fight itu, tidak hanya boxing, tapi juga art, dan musik. Kemudian juga melibatkan vespa itu juga karena buat experience baru, jadi ada Sunmori vespa juga,” ujar Valdi dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026). Bayangkan, sebelum beradu pukulan, para peserta dan penonton diajak kebut-kebutan santai dengan vespa. Keren, kan?

Tak berhenti di situ. Dengan penuh semangat, Valdi mengungkapkan bahwa ke depan timnya akan membuka ruang lebih luas bagi berbagai komunitas untuk terlibat langsung. Bahkan, ia memberikan kesempatan bagi perwakilan komunitas untuk naik ke atas ring. Jadi, bukan tidak mungkin di edisi berikutnya kita bakal melihat komunitas vespa atau seniman graffiti ikut bertanding?

Pihak penyelenggara pun dengan percaya diri memastikan bahwa Common Ground Fight Vol. 2 tengah disiapkan. Rencananya, event kedua ini dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Kabar ini sontak membuat para peserta dan penggemar antusias membayangkan keseruan yang lebih besar lagi.

Menurut Valdi, tidak ada persyaratan khusus yang rumit untuk menjadi peserta. Yang penting, kondisi fisik calon petinju dalam keadaan sehat. Namun, ia menekankan bahwa kesiapan fisik dan stamina tetaplah modal utama. “Persyaratan tidak ada, yang penting kesehatan terjaga dari cedera apa pun. Intinya dari sisi jasmaninya sehat, itu bisa ikut,” kata Valdi dengan lugas. “Yang harus disiapkan pasti fisik dan stamina. Mau mentalnya kuat, tapi kalau fisiknya tidak kuat ya tidak bisa,” tegasnya lagi. Jadi buat kalian yang berminat, mulai sekarang jangan malas olahraga ya!

Dari Pelajar Jalanan Naik Ring, Targetnya Profesional di Seri Keempat

Menariknya, dia menuturkan bahwa Common Ground Fight hadir sebagai wadah yang lebih aman dan terstruktur. Event ini khusus menyasar kalangan pelajar, mengingat tingginya minat generasi muda terhadap combat sport akhir-akhir ini. “Peminat combat sport saat ini begitu banyak. Kami menyediakan wadah bagi anak-anak muda yang ingin fight; khususnya para pelajar. Daripada mereka bertarung di jalanan. Jadi lebih baik kami sediakan tempatnya,” tutur Valdi. Dengan pendekatan seperti ini, anak muda bisa menyalurkan energi mereka secara positif.

Sementara itu, Promotor Common Ground Fight, Reza Burhan, menjelaskan bahwa edisi pertama ini dijadikan fondasi awal untuk membangun ekosistem yang lebih besar ke depan. “Ini namanya Common Ground Fight Vol 1 City Class. Kita nanti akan ada Vol 2 sekitar Agustus. Isinya bukan cuma tentang martial arts. Ada musik dan ada art juga komunitas,” ujar Reza dengan antusias. Menurutnya, keberagaman inilah yang membuat event ini begitu istimewa.

Ke depannya, Common Ground Fight akan menghadirkan variasi aturan dan konsep pertandingan yang lebih beragam. Bukan sekadar tinju biasa, panitia sedang merancang aturan-aturan baru yang lebih menantang. Bahkan, rencana menuju level profesional telah disiapkan secara bertahap oleh tim promotor. “Ini hanya boxing. Di series kedua akan ada macam-macam rules. Soal jenjang karier (boxing), kami buat mereka berpengalaman dulu. Untuk profesionalnya di series keempat nanti,” ungkap Reza penuh keyakinan.

Dengan segala persiapan yang matang, tidak heran jika Common Ground Fight menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta olahraga dan anak muda kreatif. Satu hal yang pasti: ajang ini bukan sekadar tempat berkelahi, melainkan ruang ekspresi yang memadukan adrenalin, seni, dan persahabatan. Jadi, siapkah kamu menyaksikan gebrakan berikutnya? Karena Vol. 2 jelas bakal lebih dahsyat!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com