Exposenews.id, MANADO – Sulawesi Utara pada Februari 2025 mengalami deflasi atau penurunan harga sebesar 0,53%. Capaian itu lebih baik dari Januari 2025 yang deflasinya mencapai 1,10%.
“Kalau inflasi tahun kalender mencapai deflasi 1,62%. Sementara secara year on year mengalami deflasi 0,15%,” papar Kepala Badan Pusat Statistik Sulut Aidil Adha saat Berita Resmi Statistik, Senin (3/3/2025).
Dijelaskan Aidil bahwa diskon tarif listrik sebanyak 50% pada Januari hingga Februari 2025 berpengaruh pada capaian deflasi Sulut Februari 2025. Diskon tersebut berkontribusi sebesar 0,54% dalam menahan inflasi Sulut.
“Turunnya harga daging babi juga cukup menahan inflasi Februari. Kontribusinya mencapai 0,16%,” jelasnya.
Komoditi lainnya yang cukup berdampak yakni tarif angkutan udara mencapai 0,09%.
Sementara komoditi pendorong inflasi yaitu tomat, cabai rawit, beras, emas perhiasan, dan mobil. Inflasi disebabkan adanya kenaikan harga cukup signifikan.
“Kontribusi tomat terhadap inflasi mencapai 0,50%,” pungkasnya.
(RTG)
