Anthony Gordon Sah Berseragam Barcelona, Pemain Inggris Jadi Rekrutan Perdana Hansi Flick

Exposenews.id – Gebrakan besar akhirnya datang dari kubu Barcelona! Raksasa LaLiga tersebut secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka membajak tanda tangan Anthony Gordon, bahkan sebelum pintu bursa transfer musim panas resmi dibuka. Benar sekali, langkah agresif ini sekaligus menyudahi spekulasi panjang yang selama ini mengaitkan sang pemain dengan raksasa Eropa lainnya.

Dengan penuh percaya diri, Barcelona menjadikan Anthony Gordon sebagai rekrutan perdana mereka setelah berhasil mencapai kesepakatan dengan Newcastle United yang nilainya benar-benar fantastis. Keputusan mendadak ini lantas memupus habis harapan Liverpool dan Bayern Munich, dua klub raksasa yang sebelumnya sama-sama bernafsu mendatangkan penyerang sayap andalan The Magpies tersebut. Sungguh pukulan telak bagi kedua raksasa Eropa itu.

Perjalanan Panjang Gordon di Newcastle yang Berakhir Manis di Barcelona

Sebelum akhirnya merampungkan kepindahannya demi merasakan kerasnya persaingan LaLiga, perlu diketahui bahwa Gordon baru saja menyelesaikan musim ketiganya bersama Newcastle. Ia resmi diperkenalkan sebagai pemain The Magpies pada tahun 2023 setelah ditebus dari Everton dengan harga 45,6 juta euro. Selama tiga tahun masa baktinya di Inggris, pemain berusia 25 tahun tersebut berhasil mengoleksi total 152 penampilan, di mana ia turut menyumbangkan 39 gol dan 28 assist. Luar biasa, bukan?

Namun yang lebih mengejutkan, musim ini menjadi panggung pembuktian sesungguhnya bagi ketajaman Gordon. Ia berhasil membukukan 17 gol dan 5 assist dari 46 laga, dengan catatan fantastis di mana 10 gol di antaranya ia ciptakan hanya dalam 12 penampilan di pentas Liga Champions. Spekulasi pun langsung menguat, dan Barcelona bergerak cepat tanpa membuang waktu.

Nilai Transfer Selangit dan Proses Negosiasi Intens

Lantas berapa nilai yang harus dikeluarkan Barcelona untuk memboyong bintang asal Inggris ini? Menurut laporan yang beredar, nilai transfer sang pemain dilaporkan mencapai sekitar 80 juta euro (setara dengan Rp 1,6 triliun), dan perlu dicatat bahwa jumlah tersebut belum termasuk sejumlah bonus variabel yang telah disepakati kedua belah pihak.

Proses kepindahan sang pemain pun berjalan cukup intens dan dramatis. Setelah tiba di ibu kota Catalunya pada Kamis untuk menjalani serangkaian tes medis, Gordon sempat meluangkan waktu untuk makan malam bersama sang agen. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Olahraga Barcelona, Deco, serta Kepala Pemandu Bakat, Joao Amaral. Suasana hangat namun penuh perhitungan terlihat jelas dalam pertemuan strategis itu.

Penandatanganan kontrak berdurasi hingga tahun 2031 akhirnya rampung pada hari Jumat. Namun tahukah Anda? Prosesi yang seharusnya berjalan mulus itu sempat diwarnai penundaan selama sembilan jam akibat kendala birokrasi yang rumit terkait kontraknya. Fans sempat dibuat cemas, tetapi pada akhirnya semuanya beres dengan baik.

Ambisi Besar Gordon: Ingin Persembahkan Liga Champions Keenam untuk Barcelona

Begitu resmi diperkenalkan kepada media, Gordon langsung menggebrak dengan pernyataan ambisiusnya. Ia tidak ingin sekadar menjadi pemain pelengkap, melainkan ingin memenangkan segalanya bersama skuad asuhan Hansi Flick. “Saya ingin memenangkan setiap trofi, tetapi Liga Champions itu istimewa,” ujar Anthony Gordon dengan penuh keyakinan dalam wawancaranya yang dikutip dari Football Espana, Sabtu (30/5/2026). “Memenangkan yang keenam akan sangat istimewa. Jika itu terjadi di musim pertama saya, itu akan luar biasa,” tegasnya mantap.

Mimpi Masa Kecil yang Akhirnya Menjadi Kenyataan

Lebih lanjut, Gordon mengakui bahwa bergabung dengan salah satu klub tersukses di dunia merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang sangat besar baginya. Ia mengaku tidak berpikir dua kali ketika mengetahui bahwa ketertarikan dari Blaugrana merupakan sebuah pilihan yang serius di akhir periode diskusi kepindahannya. “Bermain untuk Barca adalah hal terhebat, terhebat di planet ini. Semua ini datang dengan banyak tanggung jawab, tetapi saya sungguh siap,” tambah Gordon dengan lugas.

“Para pemain yang pernah mengenakan seragam ini memikul beban yang sangat berat. Anda tidak bergabung dengan klub seperti ini setiap hari,” jelasnya penuh penghormatan. “Ketika saya mengetahui bahwa ini adalah pilihan yang serius, saya tidak ragu-ragu sedikit pun. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk berada di tim terbaik di dunia.”

Menariknya, dalam sesi konferensi pers yang digelar, Gordon sempat menjawab beberapa pertanyaan menggunakan bahasa Spanyol yang cukup fasih. Ia kemudian mengungkapkan bahwa dirinya sudah cukup lama melatih kemampuan bahasanya karena keyakinan masa kecil serta bantuan dari staf medis di klub sebelumnya. “Saya ingin berbicara bahasa Spanyol karena saya pikir saya akan bermain untuk Barça sejak saya berusia tiga tahun, percaya atau tidak,” tegas Anthony Gordon dengan nada serius namun santai. “Selain itu, di Newcastle saya memiliki seorang fisioterapis yang setiap hari kami ajak bicara menggunakan bahasa Spanyol. Itu sebabnya kemampuan saya bisa seperti sekarang,” pungkasnya tersenyum.

Kesesuaian Gaya Bermain dan Pujian Manis untuk Hansi Flick

Ketika para wartawan menanyakan mengenai kemiripan karakteristik bermainnya dengan pilar lini serang Barcelona saat ini, Gordon dengan percaya diri mengaku lebih condong ke arah Raphinha. Mengapa demikian? Karena faktor intensitas dan determinasi tinggi yang ia tunjukkan di atas lapangan dinilai sangat mirip dengan pemain asal Brasil tersebut. “Jika saya harus memilih gaya bermain, saya akan memilih gaya Raphinha, karena intensitas, kecepatan, dan tekniknya yang luar biasa,” ungkap pemain kelahiran Liverpool itu. “Saya ingin membantu tim dengan mencetak gol dan memberikan assist, karena itulah yang pada akhirnya memenangkan pertandingan.”

Selain itu, Gordon juga memuji kualitas para pemain muda Barcelona saat ini tanpa reserve. Dirinya sempat mengenang bagaimana lini tengah lawan sempat menyulitkan timnya ketika mereka saling berhadapan di kompetisi sebelumnya. “Bermain bersama Lamine dan yang lainnya pastinya akan sangat menyenangkan. Mereka pemain top, yang terbaik di dunia,” tegas Anthony Gordon dengan mata berbinar. “Saya melihatnya langsung saat kami bermain melawan mereka. Suasana di St. James’ Park sangat intens, tetapi Frenkie dan Pedri benar-benar merusak rencana kami,” kenangnya.

Terakhir, gelandang sayap berusia 25 tahun itu juga menyampaikan kata-kata pujian yang tulus untuk manajernya, Hansi Flick. Ia mengaku telah berbicara dengannya secara singkat namun berkesan. “Dia tampak seperti orang yang sangat baik sekaligus pelatih hebat, seorang manajer yang luar biasa,” puji Gordon. “Apa yang telah dia lakukan di Barcelona dalam waktu yang singkat sungguh luar biasa. Saya berharap kita bisa memenangkan banyak gelar bersama ke depannya,” pungkasnya penuh optimisme.

Dengan resmi berseragam Barcelona, akankah Anthony Gordon langsung menjadi langganan starter di bawah asuhan Hansi Flick? Satu yang pasti, persaingan di lini serang Blaugrana musim depan dipastikan akan semakin sengit dan menarik untuk disaksikan.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com