AFC Jatuhkan Sanksi Finansial ke Vietnam Pasca Pertandingan Kontra Malaysia

Exposenews.id Baru-baru ini, badai sanksi menghantam Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) setelah laga panas melawan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027. Secara mengejutkan, Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC secara resmi menjatuhkan hukuman disiplin kepada VFF. Menariknya, keputusan pahit ini diumumkan langsung oleh AFC pada 13 Mei 2026, berdasarkan laporan yang dirilis oleh Voice of Vietnam.

Denda dari AFC

Akhirnya, AFC memutuskan untuk membebani VFF dengan total denda sebesar 11.250 dolar AS atau setara dengan sekitar Rp196 juta. Mengapa bisa sebesar itu? Ternyata, sanksi ini dipicu oleh pelanggaran serius terkait keamanan stadion dan lemahnya pengaturan barisan penonton. Lebih spesifik lagi, pihak AFC mendapati bahwa pelanggaran utama berasal dari ulah suporter yang dengan sengaja menyalakan suar di tribun stadion saat pertandingan sedang berlangsung sengit.

Tindakan nekat para pendukung itu langsung berbuntut panjang. AFC secara tegas menilai bahwa aksi menyalakan suar tersebut jelas-jelas melanggar aturan keselamatan standar pertandingan internasional. Oleh karena itu, berdasarkan Pasal 65.1 Kode Disiplin dan Etika AFC, VFF pun langsung dikenai denda tambahan sebesar 6.250 dolar AS. Kesalahan mereka? Membiarkan suar-suar tersebut menyala begitu saja di area stadion tanpa ada pencegahan berarti.

Pengamanan Stadion Disorot Tajam

Tak berhenti di situ, AFC juga secara blak-blakan menyoroti betapa buruknya pengawasan keamanan sepanjang laga digelar. Investigasi AFC mengungkap bahwa penyelenggara pertandingan di Vietnam gagal menjalankan prosedur pengamanan secara maksimal, baik sebelum kick-off maupun ketika laga sudah berjalan. Akibat lemahnya pengawasan ini, situasi pun menjadi kacau dan para suporter tetap bisa dengan leluasa menyalakan suar tepat di tengah kerumunan tribun.

Karena kelalaian sistemik itulah, AFC akhirnya tidak tinggal diam dan memberikan hukuman tambahan yang lebih berat kepada VFF. Federasi Vietnam kembali dipaksa menerima denda sebesar 5.000 dolar AS berdasarkan Pasal 64.1 Kode Disiplin dan Etika AFC. Selain itu, sebuah peringatan keras juga dilayangkan oleh AFC agar VFF segera melunasi seluruh pembayaran denda paling lambat 30 hari setelah pemberitahuan resmi mereka terima.

Kasus memalukan ini dengan cepat menjadi perhatian publik dan memberikan efek jera tersendiri bagi sepak bola Vietnam. Semua pihak kini mulai bertanya-tanya soal pengelolaan pertandingan internasional di sana, terutama kontrol ketat terhadap perilaku penonton yang kerap over acting di stadion. Dengan kata lain, sanksi ini menjadi pelajaran berharga agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Vietnam Tetap Perkasa di Lapangan

Namun di tengah hukuman finansial tersebut, kabar menggembirakan justru datang dari lapangan hijau. Timnas Vietnam tetap berhasil meraih hasil positif dan tidak terganggu oleh tekanan sanksi. Buktinya, Golden Star Warriors sukses membantai Malaysia dengan skor telak 3-1 pada laga terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027. Seluruh pendukung pun bersorak gembira menyambut kemenangan vital ini.

Dalam laga seru tersebut, nama Nguyen Xuan Son menjelma menjadi pahlawan kunci yang membawa Vietnam terbang tinggi. Dialah yang berhasil mencetak dua gol penting yang sekaligus mengubur mimpi Malaysia untuk melangkah lebih jauh. Performa apik Xuan Son di laga krusial itu pun mendapat pujian luas dari para penggemar dan analis sepak bola.

Berkat kemenangan meyakinkan itu, Vietnam secara gemilang finis di puncak klasemen Grup F dengan catatan 100% sempurna. Tim besutan Kim Sang-sik ini benar-benar garang karena berhasil meraih enam kemenangan dari total enam pertandingan. Hasil ini sekaligus membungkam semua kritikus yang meragukan konsistensi mereka di ajang kualifikasi.

Nasib Malaysia dan Kabar Garuda

Jika dilihat dari statistik, lini serang Vietnam tampil sangat tajam dan produktif. Mereka secara kolektif telah mencetak 17 gol dan hanya kebobolan dua kali sepanjang babak kualifikasi berlangsung. Catatan impresif ini tentu menjadi modal utama bagi mereka untuk melangkah percaya diri ke putaran final. Hasil akhirnya, Vietnam pun secara resmi lolos ke putaran final Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi.

Sayangnya, nasib berbeda justru dialami oleh Malaysia yang gagal melaju ke putaran final. Mereka hanya mampu menduduki posisi runner-up grup tanpa tiket tersisa. Lebih parahnya lagi, kemenangan mereka atas Nepal dan Malaysia pada pertemuan sebelumnya juga harus dianulir oleh AFC akibat kasus naturalisasi pemain yang bermasalah.

Sementara itu di kubu lain, Timnas Indonesia sudah lebih dulu memastikan tiket ke Piala Asia 2027 tanpa perlu melalui drama denda. Garuda terbang lebih awal dengan meyakinkan lewat jalur Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jadi, meskipun Vietnam harus merogoh kocek ratusan juta rupiah akibat ulah suporternya, tiket mereka ke Arab Saudi tidak akan dicabut. Namun, satu hal yang pasti: pengawasan stadion di Vietnam harus segera dibenahi jika tidak ingin kena sanksi lagi di masa depan.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com