Berita  

Ben White Dituding Tidak Hormati Atletico Usai Injak Lambang, Diego Simeone Turun Tangan

Exposenews.id – Sebuah drama panas mewarnai akhir laga panas antara Atletico Madrid dan Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions. Bukan cuma skor imbang 1-1 yang bikin penasaran, tetapi insiden sengit di pinggir lapangan melibatkan bek Arsenal, Ben White, dan pelatih kepala Diego Simeone benar-benar membuat suasana seperti kobaran api!

Laga seru yang berlangsung Kamis (30/4/2026) dini hari WIB itu ternyata menyisakan cerita yang tak kalah menarik dari jalannya pertandingan. Tepat setelah peluit panjang dibunyikan, keributan besar pecah di tepi lapangan Stadion Metropolitano. Semua mata langsung tertuju pada satu titik panas yang nyaris berubah menjadi baku hantam!

Begini Kronologi Awal Mula Semua Berantakan, Siapa yang Salah?

Menurut laporan yang kami himpun dari talkSPORT, masalah bermula saat para pemain dari kedua kubu mulai berjalan meninggalkan lapangan hijau. Biasanya, ada tradisi tidak tertulis bahwa pemain yang bermarkas di kandang, yakni Atletico, sangat menghormati lambang klub mereka yang terpampang di tengah lapangan. Sebagian besar pemain dengan sadar dan hati-hati menghindari untuk menginjak logo kebanggaan “Los Colchoneros” tersebut.

Namun, tiba-tiba Ben White melenggang dengan santai. Tanpa rasa sungkan atau mungkin tanpa sadar, ia benar-benar melintas dan menginjak lambang Atletico Madrid! Wah, bisa dibilang ini seperti menginjak ekor macan!

Aksi nekad White itu sontak membuat Giuliano Simeone, pemain Atletico sekaligus putra kandung sang pelatih, naik pitam. Giuliano langsung bereaksi cepat dan spontan mendatangi White. Situasi di sekitar mereka langsung berubah tegang seperti dawai gitar yang siap putus.

Diego Simeone Naik Darah: Dari Menepuk Punggung hingga Hampir Adu Mulut

Nah, disinilah klimaksnya terjadi. Melihat anak buahnya mulai geram dan terjadi cekcok, Diego Simeone—yang terkenal dengan gaya kepelatihannya yang garang dan penuh gairah—langsung melesat mendekati kerumunan. Awalnya, ia sempat memberi isyarat kepada para pemainnya untuk sedikit mundur dan menjauh. Bahkan, ia sempat menepuk-nepuk punggung Ben White, mungkin sebagai isyarat agar semuanya tenang.

Tapi jangan salah! Begitu pandangan mereka bertemu, ketegangan antara El Cholo dan White malah meningkat drastis. Mereka berdua terlihat adu pandang tajam, saling beradu argumen dengan ekspresi yang tak kalah sengit. Suasana di pinggir lapangan pun berubah menjadi sangat mencekam, hingga para petugas keamanan dan stewards pun terpaksa berlari tergopoh-gopoh untuk melerai mereka.

Setelah ketegangan mencapai puncaknya, kedua tokoh utama itu akhirnya ditarik masuk ke dalam terowongan stadion. Mereka menghilang bersama beberapa pemain Arsenal dan Atletico yang ikut berusaha menenangkan situasi. Sungguh akhir laga yang tak terduga!

Sebelum Ribut, Wasit Juga Bikin Heboh dengan Kontroversi Penalti!

Insiden panas Ben White dan Diego Simeone ini tentu saja menjadi topping atraksi yang sudah panas dari awal. Sebab, sebelumnya laga itu sendiri sudah diwarnai oleh kontroversi keputusan wasit Danny Makkelie yang membuat para suporter jantungan.

Kejadian krusial terjadi ketika Ben White—ironisnya lagi-lagi nama yang sama—melakukan handsball di kotak terlarang. Bola hasil sepakan Marcos Llorente dengan jelas mengenai lengan White. Namun, wasit asal Belanda itu awalnya tidak menganggap itu sebagai pelanggaran. Ia membiarkan permainan terus berjalan.

Tapi kemudian, VAR (Video Assistant Referee) memanggilnya. Setelah menonton tayangan ulang berulang kali, Makkelie akhirnya berubah pikiran. Ia berlari ke pinggir lapangan, menunjuk titik putih, dan memberikan penalti kepada Atletico Madrid! Keputusan yang berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Julian Alvarez untuk mencetak gol penyeimbang menjadi 1-1.

Arteta Geram, Penalti Kedua Arsenal Dibatalkan Seenaknya

Belum usai kontroversi, Arsenal juga merasakan getaran ketidakadilan. The Gunners sempat mendapat hadiah penalti kedua ketika Eberechi Eze dijatuhkan di kotak 16 besar. Dengan penuh percaya diri, wasit Makkelie langsung menunjuk titik putih lagi. Sorak sorai kecil sudah terdengar dari kubu Arsenal.

Namun, drama VAR kembali berputar. Setelah memeriksa monitor pinggir lapangan, Makkelie justru membatalkan keputusan penaltinya sendiri! Ia menyatakan bahwa tidak terjadi pelangaran. Keputusan ini memicu kritik pedas dari berbagai pihak, tak terkecuali pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Dalam wawancara usai pertandingan, Arteta meluapkan kekesalannya. Ia menyebut situasi yang terjadi sangat tidak bisa diterima. “Ini gila, keputusan seperti ini merusak jalannya pertandingan,” kata Arteta dengan nada geram.

Dengan hasil imbang 1-1 yang sarat dengan drama dan kontroversi ini, kedua tim masih memiliki peluang yang sama besarnya untuk melangkah ke babak final Liga Champions. Segalanya akan ditentukan di leg kedua nanti. Siapa yang lolos? Akankah Ben White kembali berani menginjak logo? Atau justru Simeone yang akan membalas dengan strategi mematikan? Satu yang pasti, kita semua tidak sabar menanti kelanjutan kisah sengit ini!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com