Exposenews.id – Wah, pecinta balap motor Tanah Air pasti bangga banget! Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi keenam yang gemilang dalam gelaran Moto3 Spanyol 2026, yang berlangsung pada hari Minggu (26/4/2026). Hebohnya lagi, raihan ini dia raih setelah melalui pertarungan sengit dari posisi start yang sangat tidak menguntungkan.
Di seri keempat Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, Veda Ega Pratama memulai balapan dari posisi ke-17 yang cukup menantang. Namun begitu lampu merah padam, semuanya berubah drastis. Start yang mulus langsung dia buktikan dengan melesat naik ke posisi ke-14. Secara perlahan tapi pasti, Veda terus memperbaiki posisinya. Bahkan dalam enam putaran pertama, dia sudah berhasil menembus jajaran delapan besar, persis di posisi kedelapan.
Makin panas! Di putaran ke-15, Veda Ega Pratama sempat menempati posisi kelima yang sangat prestisius. Dia bersaing ketat dengan Alvaro Carpe, saling dorong dan saling mempertahankan garis balap. Sayangnya, menjelang garis finish, posisi kelima itu berhasil direbut kembali oleh Alvaro Carpe. Alhasil, pebalap andalan Indonesia ini harus puas finis di urutan keenam Moto3 Spanyol 2026. Tetap keren, kan?
Sementara itu, di garis depan, Maximo Quiles keluar sebagai pemenang. Dia diikuti oleh Adrian Fernandez di posisi kedua, dan David Munoz melengkapi podium di posisi ketiga.
Start dan Langsung Tembus Posisi Kedelapan
Start yang sangat luar biasa langsung ditunjukkan Veda Ega Pratama. Meskipun memulai Moto3 Spanyol dari posisi 17, dia sama sekali tidak panik. Begitu balapan dimulai, dia langsung melesat dan naik tiga posisi sekaligus ke urutan 14. Gila, kan?
Namun, drama langsung terjadi di tikungan pertama. Petaka menimpa Matteo Bertelle yang terjatuh. Di saat yang sama, pebalap tuan rumah, Maximo Quiles, langsung memimpin balapan. Dia diikuti ketat oleh Joel Esteban dan David Munoz. Tapi jangan lupakan Veda! Dia tetap fokus.
Memasuki putaran kedua, posisi Veda semakin membaik. Tanpa ampun, dia berhasil mendahului tiga pebalap sekaligus dan langsung menembus jajaran 10 besar Moto3 Spanyol. Saat itu, dia tepat berada di belakang pebalap asal Malaysia, Hakim Danish. Sorak-sorai penggemar mulai terdengar.
Tapi balapan memang dinamis. Jelang putaran keempat, Veda sempat didahului oleh Mateo Morelli. Akibatnya, posisinya sempat tergeser ke urutan ke-11. Namun, jangan salah! Nasib berbalik dengan cepat. Justru pebalap Malaysia, Hakim Danish, malah merosot ke posisi ke-11. Kesempatan emas ini tidak disia-siakan Veda. Dia pun kembali merebut urutan ke-10.
Pebalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, ini kemudian menunjukkan taringnya. Di putaran kelima, dia kembali memperbaiki posisinya dengan gemilang. Dengan manuver berani, dia berhasil mendahului Joel Esteban—yang awalnya sempat berada di posisi kedua—dan langsung melesat ke peringkat kedelapan. Keren abis!
Untuk diketahui, pada putaran keenam, posisi terdepan masih kokoh diisi oleh Maximo Quiles. Ia diikuti oleh Adrian Fernandez, dan David Munoz. Namun perhatian semua mata mulai tertuju pada Veda yang terus menekan.
Tetap Stabil di 10 Besar, hingga Merebut Posisi Keenam
Pertarungan memasuki fase krusial. Memasuki putaran ke-10, Veda Ega Pratama tampil luar biasa stabil. Semua tekanan dari belakang mampu dia tahan. Dia terus mempertahankan posisinya di jajaran 10 besar Moto3 Spanyol 2026 tanpa goyah. Santai tapi terukur, khas pembalap profesional.
Sementara itu, komposisi tiga besar di depan mulai berubah. Adrian Fernandez berhasil mengambil alih pimpinan balapan. Ia diikuti oleh David Munoz di urutan kedua, dan Maximo Quiles yang harus rela turun ke posisi ketiga. Persaingan keras terjadi di semua lini.
Di putaran ke-11, giliran Veda yang bergerak. Dengan sekali gerakan, dia berhasil masuk ke posisi keenam. Mantap! Dia kemudian diikuti oleh Jesus Rios dan Joel Esteban. Roda demi roda terus dia jaga dengan sempurna.
Puncak aksi terjadi di putaran ke-14. Veda Ega Pratama berhasil melakukan overtaking kunci terhadap Alvaro Carpe. Akibatnya, dia melesat ke posisi kelima! Posisi super cepat yang membuat semua penggemar di Indonesia berteriak kegirangan. Sungguh perjuangan luar biasa dari start paling belakang.
Namun, drama masih berlanjut. Lima putaran jelang balapan usai, Veda tetap stabil di posisi kelima. Sayangnya, Alvaro Carpe yang gigih akhirnya berhasil membalas. Jelang garis finish, posisi kelima itu digeser oleh Alvaro Carpe (kalimat pasif). Meski demikian, Veda Ega Pratama tetap menunjukkan kelasnya. Posisi keenam pun berhasil dia amankan, sebuah hasil yang sangat membanggakan mengingat dia memulai balapan dari posisi ke-17 yang sangat tidak ideal.
Akhirnya, gelaran seri keempat Moto3 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol ini secara resmi dimenangkan oleh Maximo Quiles. Posisi kedua menjadi milik Adrian Fernandez, sementara David Munoz melengkapi podium di posisi ketiga. Hasil ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk seri-seri berikutnya. Tetap semangat, Veda! Seluruh Indonesia mendukungmu!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
