LOMBOK UTARA, Exposenews.id – Warga Gili Trawangan mendadak dihebohkan! Seorang nelayan yang sedang mencari rezeki di laut justru menemukan benda yang bikin bulu kuduk merinding. Pasalnya, benda asing menyerupai torpedo tiba-tiba tersangkut di jaringnya. Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita, tepatnya di perairan eksotis Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Awal Mula Penemuan: Jaring Ikan Justru Menjaring “Benda Berbahaya”
Kisah mencekam ini bermula ketika seorang nelayan bernama Arianto sedang asyik menjaring ikan di lokasi sekitar 16 kilometer sebelah utara Gili Trawangan. Namun, alih-alih mendapatkan hasil tangkapan melimpah, Arianto justru merasakan sesuatu yang berat dan tidak biasa menyangkut di jaringnya.
Karena perasaan curiga dan rasa penasaran yang membuncah, Arianto pun memberanikan diri menarik benda misterius itu ke pinggir pantai. Betapa terkejutnya dia ketika melihat bentuk benda tersebut—persis seperti torpedo! Tanpa membuang waktu, nelayan tersebut segera melaporkan temuannya kepada aparat kepolisian setempat.
Polisi Bertindak Cepat: Tim Gegana Langsung Dikerahkan!
Mendapat laporan tersebut, Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, langsung bergerak cepat. Beliau segera memimpin langsung sejumlah anggotanya menuju lokasi penemuan. “Kita dalami terkait asal usul dan fungsi benda tersebut. Yang langsung kita lakukan adalah mengamankan TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama Tim Gegana,” tegas Agus kepada awak media, Senin.
Polisi tidak mau ambil risiko. Mengingat bentuknya yang menyerupai torpedo, mereka harus memastikan apakah benda itu mengandung bahan peledak atau zat radioaktif berbahaya.
Proses Deteksi: Alat Canggih Dipakai, Hasilnya…
Tim Gegana Sat Brimob Polda NTB bersama Sat Reskrim Polres Lombok Utara segera melakukan olah TKP pada pukul 13.00 Wita. Mereka mengerahkan dua alat deteksi tercanggih: detektor bahan peledak Kerber T dan detektor radioaktif RIDEye X.
Hasilnya? Lega luar biasa! Tim tidak menemukan indikasi ancaman langsung dari benda tersebut. AKBP Agus Purwanta pun memastikan bahwa berdasarkan hasil deteksi awal, benda hitam misterius itu dinyatakan steril—baik dari bahan peledak maupun unsur radioaktif. Bisa bernapas lega warga sekitar!
Spesifikasi Mencengangkan: Sebesar Apa Benda Itu?
Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas mengungkap spesifikasi benda yang cukup mengejutkan. Benda berwarna hitam pekat itu memiliki panjang mencapai 3,7 meter dengan diameter 70 sentimeter. Bentuknya silinder ramping, persis seperti torpedo pada umumnya.
Namun, jangan buru-buru panik! Kapolres Agus justru mengidentifikasi ciri-ciri khas yang lazim ditemukan pada perangkat observasi atau alat survei bawah laut, bukan senjata mematikan. “Ciri yang lazim ada pada perangkat observasi atau alat survei bawah laut,” ujar Agus meyakinkan publik.
Petunjuk Mengarah ke China! Ada Tulisan CSIC dan Aksara Mandarin
Bukan cuma bentuknya yang menarik perhatian, petugas juga menemukan label mencolok bertuliskan “CSIC” di bagian badan torpedo misterius tersebut. Lebih membuat penasaran lagi, di bagian bawah benda itu terdapat tulisan beraksara China yang semakin memperkuat dugaan awal.
Setelah penelusuran mendalam, pihak kepolisian menemukan fakta bahwa CSIC adalah singkatan dari China Shipbuilding Industry Corporation —sebuah lembaga penelitian ternama di negeri Tirai Bambu. Wah, mulai terkuak tabirnya!
Dugaan Kuat: Bagian dari Kapal Selam atau Drone Laut China
Berdasarkan bentuk dan identifikasi tersebut, AKBP Agus Purwanta menyampaikan analisisnya—benda ini diduga kuat merupakan bagian dari kapal selam atau kendaraan bawah air otonom milik lembaga penelitian Tiongkok atau China. Artinya, ini bukan alat mata-mata atau senjata, melainkan perangkat teknologi kelautan untuk riset.
Langkah Tegas: Polisi Serahkan ke TNI AL Mataram
Setelah memastikan keamanannya, pihak kepolisian segera mengambil langkah-langkah tegas. Mereka mengamankan benda tersebut dan kemudian menyerahkannya ke Lanal TNI Angkatan Laut Mataram untuk penanganan lebih lanjut.
TNI AL akan melakukan identifikasi teknis secara mendalam guna memastikan asal-usul dan fungsi persis dari alat observasi laut tersebut.
Jaminan Keamanan: Polisi Libatkan Banyak Instansi
Kapolres Agus pun menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara terukur dan profesional. “Penanganan kita lakukan secara terukur dengan melibatkan lintas instansi, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk aspek keamanan dan kedaulatan wilayah,” kata Agus dengan tegas.
Tidak main-main, aparat kepolisian bahkan telah memasang garis pengamanan di lokasi penemuan. Selain itu, mereka terus melakukan koordinasi intensif dengan semua pemangku kepentingan terkait—dari pemerintah daerah hingga unsur TNI.
Himbauan Kapolres untuk Warga: Jangan Spekulasi, Tetap Tenang!
Di akhir pernyataannya, AKBP Agus Purwanta mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak panik dan tidak berspekulasi liar terkait penemuan ini. “Kami minta masyarakat tetap tenang, tidak berspekulasi dan segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan,” pungkasnya.
Yang jelas, torpedo misterius itu kini sudah diamankan dan tengah diteliti lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
