Exposenews.id – Malam itu jadi saksi bisu bagaimana Lionel Messi kembali menuliskan sejarah. Saat timnya tertinggal dan tekanan membubung tinggi, siapa lagi yang diandalkan kalau bukan dia? Sebuah tendangan bebas maut yang ia lepaskan dalam laga sengit melawan New York City FC di Major League Soccer (MLS) secara dramatis tidak hanya membalikkan keadaan, tetapi sekaligus merobohkan rekor legenda abadi Brasil, Pele.
Dramatis di Yankee Stadium: Tertinggal Dulu, Lalu Messi Bicara
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Yankee pada Minggu (22/3/2026) waktu setempat atau Senin (23/3/2026) dini hari WIB itu, Inter Miami benar-benar dipaksa tampil heroik. Mereka akhirnya sukses membungkam New York City FC dengan skor akhir 3-2, namun jalannya pertandingan terasa seperti rollercoaster yang menegangkan.
Ketika laga memasuki fase kritis dan skor menunjukkan Inter Miami tertinggal 1-2, publik sepak bola seolah menahan napas. Di menit ke-61, Lionel Messi mengambil alih panggung. Dengan tenang ia berdiri di belakang bola, lalu melepaskan eksekusi freekick yang melengkung sempurna. Bola mulus bersarang di gawang lawan, mengubah alur pertandingan secara total dan membuat para pendukung The Heros melompat kegirangan.
Sejak menit pertama, Messi memang sudah tampil sebagai motor penggerak. Ia turun sejak awal dan langsung menjadi tulang punggung tim. Pergerakannya yang lincah dan umpan-umpan presisi dari lini tengah membuat lini pertahanan New York City FC kerepotan berkali-kali. Meskipun kiper Timnas Amerika Serikat, Matt Freese, beberapa kali sigap menghalau peluang yang ia ciptakan, kehadiran La Pulga tetap menjadi mimpi buruk yang tak terbendung bagi lawan.
Momen Krusial: Dua Menit yang Mengubah Segalanya
Jalannya pertandingan sendiri sempat berbalik sengit. Inter Miami sebenarnya lebih dulu unggul lewat aksi Gonzalo Lujan di menit ke-4. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Nicolas Fernandez berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-17. Memasuki babak kedua, tekanan justru datang dari kubu lawan. Agustin Ojeda sukses membuat New York City FC berbalik unggul pada menit ke-59, membuat suasana di kubu Inter Miami sempat mencekam.
Tapi itulah Messi. Di saat tim paling membutuhkan penyelamat, ia langsung bergerak cepat. Hanya berselang dua menit setelah timnya kebobolan, Messi langsung merespons dengan gol freekick spektakuler di menit ke-61 yang menyamakan kedudukan. Gol itu tidak hanya menyelamatkan tim dari tekanan, tetapi juga menjadi titik balik kebangkitan. Selepas gol tersebut, permainan Inter Miami perlahan-lahan menemukan ritme terbaiknya. Mereka mulai bermain lebih dominan hingga akhirnya berbalik unggul melalui aksi Micael di menit ke-74, yang memanfaatkan umpan matang dari bek kiri, Noah Allen.
Sorotan pun langsung tertuju pada sang mega bintang usai pertandingan. Javier Mascherano, pelatih Inter Miami yang juga pernah menjadi rekannya di Timnas Argentina, memberikan pujian setinggi langit. “Jelas, dia adalah pemain vital bagi kami jika kami ingin mencapai tujuan kami,” ujar pelatih asal Argentina tersebut dengan nada penuh keyakinan. “Sejujurnya, tanpa dia, mustahil bagi kami untuk mencapai tujuan yang telah kami tetapkan,” imbuh Mascherano, menegaskan betapa besar ketergantungan tim pada sang kapten.
Rekor Baru di Usia 38: Target Juninho Mulai Terlihat
Namun, lebih dari sekadar kemenangan tim, malam itu juga mencatatkan sejarah baru bagi Messi secara individu. Dilansir dari laporan SI, sebuah pencapaian monumental berhasil ia raih di usia yang kini menginjak 38 tahun. Lionel Messi secara resmi melampaui rekor legenda Brasil, Pele. Kini, total 71 gol telah ia ukir melalui eksekusi tendangan bebas sepanjang kariernya. Dengan torehan tersebut, nama Messi melesak meninggalkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh O’Rei.
Rekor baru ini tentu menjadi angin segar bagi La Pulga. Meski demikian, ia masih memiliki target besar lain yang menggiurkan di depan mata. Rekor sebagai pencetak gol tendangan bebas terbanyak sepanjang masa masih kokoh dipegang oleh eks pemain Timnas Brasil dan Olympique Lyon, Juninho Pernambucano. Sang spesialis freekick legendaris itu tercatat mengoleksi 77 gol lewat situasi bola mati.
Artinya, bagi Messi, jarak menuju puncak itu kini sangat dekat. Dengan koleksi 71 gol, ia hanya membutuhkan enam gol freekick tambahan untuk menyamai catatan Juninho Pernambucano, atau tujuh gol untuk melampauinya sekaligus menjadi raja baru sepak bola dalam kategori mematikan ini.
Peluang untuk mewujudkan itu semua jelas terbuka lebar. Lionel Messi sendiri masih terikat kontrak dua tahun ke depan bersama Inter Miami di MLS. Jika kondisi fisiknya tetap prima dan ia mampu menjaga konsistensi seperti saat ini, bukan hal mustahil bagi publik sepak bola untuk menyaksikan rekor bersejarah lainnya jatuh ke tangan Messi. Para penggemar pun kini menanti-nanti, mampukah pria asal Argentina itu menaklukkan rekor terakhir yang tersisa di usia senjanya?
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com












