Selang November Hingga Desember 2020, Kasus Covid Bertambah 4.266 Orang

Oleh: Ronald Ginting

Exposenews.id, Manado – Lembaran baru tahun 2021 sudah dimulai sejak hari ini. Hingga hari ini, Provinsi Sulawesi Utara masih diperhadapkan dengan pandemi covid-19 yang berawal sejak Maret 2020.

Satgas Penanganan Covid-19 Sulut hendak flashback kembali terkait perkembangan kasus covid ini terjadi di Sulut. Di mana pandemi Covid 19 dimulai di Sulawesi Utara pada Maret 2020 dengan adanya dua kasus awal yang saling terkoneksi satu sama lainnya.

“Selang April 2020, jumlah kasus meningkat menjadi 43 kasus bulanan yang sebagian besar berasal dari pelaku perjalanan dan juga kontak erat dari kasus sebelumnya. Di bulan Mei, jumlah kasus meningkat drastis menjadi 294 kasus,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, hari ini.

Pada bulan Mei tersebut, mulai terdeteksi adanya transmisi lokal di Sulawesi Utara. Pembukaan dua laboratorium PCR Covid19 (BTKLPP dan BPOM) di Sulawesi Utara yang kemudian diikuti dengan tambahan dua lagi (Unsrat dan RSUP Prof Kandou), mendorong terjadinya perluasan kegiatan tracing dan testing di lapangan.

“Kasus meningkat secara bermakna di Juni sebanyak 770 kasus, dan Juli sebanyak 1471 kasus. Kegiatan testing dan tracing yang meluas ini, kelihatannya membawa dampak yang sangat signifikan pada pengendalian Covid 19 di Sulawesi Utara,” jelas Dandel.

Dua kegiatan itu mampu menekan jumlah pertambahan kasus bulanan menjadi 1268 di Agustus dan 639 di bulan September. Akan tetapi di awal bulan Oktober mulai terlihat  lagi adanya peningkatan kasus.

“Warning kita keluarkan kepada seluruh pelaku testing dan tracing di lapangan untuk melipat gandakan upaya testing dan tracing. Bulan Oktober terjadi peningkatan kasus sebanyak 50% dari bulan sebelumnya yakni 920 kasus. Akan tetapi pada bulan November penggandaan kasus meningkat makin tajam sampai dengan bulan Desember 2020,” tambahnya.

Selama dua bulan ini, pertambahan kasus  mencapai 4.266 kasus. Atau menyumbang 44% dari total kumulatif kasus sepanjang tahun 2020.

(RTG)