Ipswich Town Dinilai Akan Melepas Elkan Baggott di Musim Panas Mendatang

Exposenews.id – Ternyata, pemanggilan Elkan Baggott ke Timnas Indonesia baru-baru ini memancing sorotan tajam dari media asal Inggris, TWTD. Bukan tanpa alasan, sang bek jangkung langsung masuk dalam daftar 23 pemama yang disiapkan untuk FIFA Matchday Juni 2026. Bahkan, dua laga uji coba ini akan dihadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni mendatang.

Yang menarik, kedua pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pastinya, atmosfer GBK siap bergemuruh menyambut kepulangan Baggott ke skuad Garuda. Sayangnya, keputusan Elkan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia tidak lepas dari sorotan, karena ia sempat absen hampir dua tahun dari timnas.

Luar biasanya, sosok John Herdman berhasil membangun kembali kepercayaan Elkan sehingga ia bisa kembali ke Timnas Indonesia pada Maret lalu. Hasilnya, Baggott langsung menambah dua caps lagi untuk memperkuat lini belakang Garuda.

“Baggott meraih penampilan internasional ke-25 dan ke-26 pada bulan Maret, penampilan internasional pertamanya sejak Januari 2024,” tulis media asal Inggris tersebut dengan nada terkejut.

Dilema Hengkang Permanen atau Dipinjamkan? Inilah Faktanya!

Pertama-tama, Elkan Baggott masih mengikat kontrak yang cukup panjang dengan Ipswich Town hingga 2028 mendatang. Meskipun begitu, ia jarang mendapat menit bermain yang layak di tim utama. Namun yang mengejutkan, kepercayaan Ipswich Town kepada pemain kelahiran Bangkok tersebut tetap sangat besar.

Menurut pihak klub, Baggott dianggap sebagai aset berharga bagi klub yang bermarkas di Portman Road tersebut. Bahkan, TWTD mengungkapkan fakta mengejutkan:

“Baggott terikat kontrak dengan Town hingga musim panas 2028 setelah menandatangani kontrak baru Agustus lalu,” ungkap TWTD.

Akan tetapi, besar kemungkinan Ipswich Town akan melepas Elkan Baggott pada musim depan. Tujuannya jelas, demi memberi kesempatan bermain yang lebih layak kepadanya. Yang berbeda dari sebelumnya, Ipswich Town kini terbuka untuk melepas Elkan secara permanen. Meskipun begitu, opsi pinjaman tetap menjadi pilihan terbaik bagi semua pihak.

Bahkan, TWTD menegaskan prediksi mengejutkan:

“Kepindahannya dari Portman Road secara permanen atau pinjaman tampaknya hampir pasti menjelang musim baru,” sambung laporan tersebut.

Artinya, nasib Baggott akan ditentukan dalam waktu dekat. Apakah ia akan dilepas permanen? Atau hanya dipinjamkan? Jawabannya masih tergantung negosiasi kedua belah pihak.

Mimpi Debut Premier League Terancam Gagal Total!

Selanjutnya, Ipswich Town dipastikan akan tampil di Premier League 2026-2027. Luar biasanya, mereka berhasil memastikan promosi dari Championship 2025-2026. Namun sayangnya, kans Elkan untuk debut di Premier League terancam harus tertunda.

Mengapa demikian? Karena melihat kans dirinya akan dipinjamkan lagi oleh klub. Sejak bermain pada 2020 lalu, Elkan sangat sedikit mendapat kesempatan dari Ipswich Town, baik di League One atau Championship.

Faktanya lebih mengejutkan lagi, pada musim ini Elkan bahkan tidak mencatat satu penampilan pun di Championship. Lalu kemana ia dimainkan? Ia hanya dipercaya di tim cadangan yang tampil di Premier League 2 dengan 4 kali pertandingan. Sungguh jumlah yang sangat minim untuk pemain sekelas Baggott!

Selain itu, Elkan juga sempat bermain di Piala FA sebanyak 2 kali. Meskipun begitu, ia gagal membawa Tractor Boys melangkah jauh di kompetisi tersebut. Artinya, total penampilan Baggott musim ini hanya mencapai 6 pertandingan di semua kompetisi. Luar biasa sedikitnya!

Pernyataan Mengejutkan Pelatih Ipswich Town!

Yang tidak kalah penting, pelatih Ipswich Town Kieran McKenna pernah mengatakan jika Elkan masih menjadi pilar penting di sektor pertahanan. Akan tetapi, statusnya hanya sebatas pelapis saja. Ia memilih mempertahankan Elkan musim ini meskipun opsi meminjamkan terbuka lebar.

Bahkan, McKenna pernah menyampaikan pernyataan yang kontradiktif:

“Saya rasa kami tidak pernah secara khusus berencana untuk meminjamkan Elkan, tetapi kami telah mempertimbangkan berbagai opsi,” kata McKenna.

Lanjut pelatih berusia 38 tahun tersebut:

“Saya pikir sangat penting bagi kita untuk memiliki empat bek tengah yang kuat di dalam tim, dan saat ini kita memilikinya,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Namun faktanya di lapangan berbicara lain. Seharusnya, pernyataan tersebut diikuti dengan pemberian menit bermain yang layak. Sayangnya, harapan Baggott tidak pernah terwujud sepanjang musim ini.

Nasib Elkan Baggott Ada di Ujung Tanduk!

Secara keseluruhan, ekspektasi Baggott untuk merasakan atmosfer Premier League harus ditunda lebih lama. Pasalnya, situasi saat ini menunjukkan bahwa dirinya tidak masuk dalam rencana utama Kieran McKenna untuk musim depan.

Keputusan Ipswich Town untuk promosi ke Premier League justru menjadi bumerang bagi Elkan. Mengapa? Karena klub akan mendatangkan pemain bintang baru yang lebih berpengalaman. Akibatnya, posisi Baggott semakin tergeser di hierarki tim.

Dengan situasi seperti ini, opsi terbaik bagi Elkan adalah menerima tawaran pinjaman atau hengkang permanen. Jelas sekali, ia membutuhkan menit bermain reguler untuk menjaga performanya bersama Timnas Indonesia.

Pesan penting untuk Elkan, jangan terbuai dengan kontrak panjang hingga 2028. Bandingkan dengan fakta di lapangan, bermain reguler jauh lebih penting daripada sekadar terikat kontribusi tanpa jam terbang.

Nasib Elkan Baggott kini ditentukan oleh negosiasi antara agen, klub, dan pelatih. Apakah ia akan bertahan dan membuang waktu di bangku cadangan? Atau memilih hengkang untuk mencari petualangan baru? Kita nantikan saja kejutan selanjutnya!

Satu yang pasti, masa depan Elkan di Ipswich Town sedang berada di ujung tanduk. Keputusan yang diambil dalam beberapa minggu ke depan akan menentukan apakah ia bisa mewujudkan mimpi bermain di Premier League atau justru tersesat di klub lain!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com