Dedi Mulyadi Janji Tuntaskan Masalah Sosial di Cirebon: “Pemprov Siap Turun!”

BANDUNG, Exposenews.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tak main-main dalam menangani persoalan sosial di Kabupaten Cirebon. Ia menegaskan, jika pemerintah kabupaten setempat tak mampu menyelesaikan masalah, Pemprov Jabar siap mengambil alih dengan kebijakan skala provinsi.

Turun Langsung ke Desa Toncong
Dalam perjalanannya menuju Desa Toncong di ujung timur Jabar, Jumat (6/6/2025), Dedi menyampaikan harapannya agar kunjungannya membawa perubahan positif. “Hari ini kita menuju Desa Toncong, Kabupaten Cirebon, daerah perbatasan yang butuh perhatian lebih. Semoga kehadiran saya bisa memicu perbaikan di sini,” ujarnya dengan semangat.

Ia menambahkan, “Kalau ada masalah yang mentok di level kabupaten, Pemprov Jabar akan turun tangan. Kita punya kebijakan provinsi untuk menyelesaikan ini.”

Pemkab Diminta Cepat Tanggap
Dedi mendorong Pemkab Cirebon agar lebih gesit dan berani mengambil risiko, terutama dalam menangani tawuran remaja dan anak-anak berkebutuhan khusus. “Pemda harus cekatan, ikuti visi-misi Pemprov. Berani tegur anak yang melanggar, lalu beri pembinaan. Jangan diam saja!” tegasnya.

Soal metode pembinaan, Dedi fleksibel. “Pakai metode apa saja boleh—barak militer atau cara lain—yang penting hasilnya baik,” ucapnya. Ia juga membeberkan bahwa beberapa kota di Jabar sudah berhasil mengurangi kekerasan remaja berkat program serupa.

Warning untuk Daerah yang Lamban
Dedi tak segan menyindir kabupaten yang lamban menangani kenakalan remaja. “Kalau masih ada anak-anak arogan atau kriminal di jalanan, berarti pemda setempat tak serius menjalankan visi gubernur,” sindirnya tegas.

Ajakan Berkorban untuk Kemajuan Jabar
Di akhir pernyataannya, Dedi menyampaikan pesan mendalam. “Urus desa, tata kota. Jabar harus istimewa! Yuk, kita berkorban—mulai dari mengalahkan ego sampai berbagi rezeki. Hidup ini butuh pengorbanan, termasuk perasaan,” tutupnya penuh makna.