Bank BRI RO Manado Bersih-bersih Sejumlah Sungai

Bersih-bersih sungai jadi salah satu program BRI menyentuh masyarakat. Foto Ronald Ginting.

Exposenews.id, MANADO – Bank BRI bakal berulangtahun ke-128 pada 16 Desember nanti. Sejumlah program dilakukan guna menyambut hari bahagia tersebut.

Salah satunya yaitu bersih-bersih sungai.Program ini serentak dilakukan di 18 Regional Office (RO) BRI, dengan menyasar total 100 sungai di seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya Sungai Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Pimpinan dan karyawan BRI RO Manado bahu membahu bersama warga Tateli untuk mengangkat semua sampah yang ada di sepanjang aliran sungai Tateli, Selasa (12/12/2023). Sampah yang terkumpul dipilah, ditimbang, untuk kemudian didistribusikan ke TPA dan bank sampah.

“Ini merupakan implementasi kepedulian BRI dalam menjaga lingkungan,” ujar Luthfi Iskandar, Regional CEO BRI RO Manado.

Tak hanya Sungai Tateli, lanjut Luthfi, bersih-bersih sungai dilakukan juga di Belang dan Karombasan. Kegiatannya sudah dari 7 Desember lalu.

Bersih-bersih sungai ini diapresiasi Hukum Tua Desa Tateli, Albert Imanuel Sompie. “Terima kasih kepada bank BRI yang sudah memfasilitasi program pembersihan sungai di desa kami,” kata Sompie mengapresiasi kegiatan kolaborasi Bank BRI, Pemerintah Desa Tateli, dan Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Minahasa tersebut.

Menurut Albert, ada sekitar 60 warga desa dari jaga satu sampai jaga lima yang ikut kegiatan bersih-bersih sungai. “Sampah yang terkumpul ini akan diangkut truk sampah milik pemerintah, kemudian dibawa ke TPA dan bank sampah,” katanya.

Albert meminta kepada masyarakat desa khususnya yang tinggal di bantaran sungai agar tidak lagi membuang sampah ke sungai, apalagi sampah plastik, karena sangat berbahaya bagi lingkungan. “Sampah plastik mengandung mikro plastik beracun dan proses penguraiannya sangat lama bisa ratusan tahun,” pungkasnya.

Sebelum kegiatan pembersihan sungai, warga desa mendapat pelatihan perihal bahaya membuang sampah di sungai, menjaga kebersihan, dan lingkungan sehat. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam menjaga sungai dan kebersihan lingkungan.

Pelatihan ditujukan untuk masyarakat agar dapat menjaga sungai dan tidak membuang sampah di Sungai. Warga juga dilatih tentang pengelolaan sampah secara terpadu.

(RTG)