Exposenews.id – Legenda hidup sepak bola Inggris, Wayne Rooney, angkat bicara soal masa depan Thomas Tuchel di Timnas Three Lions. Mantan kapten yang kini malang melintang sebagai pelatih ini dengan tegas menyatakan bahwa Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sebaiknya berpikir ulang jika berniat memecat Tuchel. Menurutnya, keputusan mengganti pelatih kepala hanya bisa dibenarkan jika sosok spesifik yang selama ini menjadi incaran semua klub besar dunia bersedia turun tangan. Siapa dia? Tentu saja, Pep Guardiola!
Rooney secara blak-blakan menegaskan bahwa perubahan di kursi kepelatihan Timnas Inggris hanya layak dipertimbangkan apabila manajer asal Spanyol itu benar-benar menunjukkan ketertarikannya untuk memimpin skuad Garuda. Tanpa kehadiran Guardiola, Rooney menilai FA tidak memiliki alasan logis untuk mencoret pelatih Jerman yang baru beberapa bulan menangani tim.
Meskipun Inggris gagal menembus partai puncak Piala Dunia 2026 setelah ditaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-2 di semifinal, FA masih menunjukkan kepercayaan penuh kepada Tuchel. Kekalahan tersebut memang terasa pahit, terlebih Three Lions sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kehilangan kendali di babak kedua. Sorotan tajam pun mengarah ke keputusan Tuchel melakukan pergantian pemain yang dinilai justru menghancurkan ritme permainan Inggris.
Namun demikian, Tuchel tetap berambisi melanjutkan proyek besarnya. Pelatih berpaspor Jerman itu telah menyatakan komitmen kuatnya untuk tetap memimpin Inggris hingga gelaran Euro 2028 mendatang. Ia tidak mau meninggalkan pekerjaan yang baru dimulainya hanya karena satu kekalahan di turnamen besar.
Rooney pun angkat bicara dengan nada penuh keyakinan. Menurutnya, FA saat ini tidak memiliki kandidat pengganti yang lebih mumpuni dibandingkan Tuchel. Dalam pandangannya, hanya ada satu nama yang bisa menggeser posisi eks pelatih Chelsea dan Bayern Muenchen tersebut.
“Saya tidak melihat sosok lain yang tersedia di luar sana saat ini, kecuali jika Anda benar-benar berhasil merekrut Pep Guardiola. Jika Pep bersedia datang, maka mungkin itu satu-satunya momen di mana Anda bisa mempertimbangkan pergantian,” ujar Rooney dalam acara “The Wayne Rooney Show” yang dikutip dari BBC pada Sabtu (18/7/2026).
Pep Guardiola Jadi Satu-satunya Pengecualian
Rooney secara gamblang mengakui bahwa Guardiola merupakan pelatih dengan kualitas tertinggi yang pernah ada di era modern sepak bola. Rekam jejaknya bersama Barcelona, Bayern Muenchen, dan Manchester City berbicara sangat keras. Ia mengubah filosofi permainan, mencetak rekor, dan memenangkan hampir semua trofi yang ada.
Namun, Rooney memberikan catatan keras. Apabila Guardiola tidak tersedia atau menolak tawaran, maka FA wajib memberikan kepercayaan penuh kepada Tuchel. Ia menilai tidak adil jika pelatih sekaliber Tuchel dipecat hanya karena satu kegagalan di turnamen perdananya.
Menurut pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Inggris ini, seorang pelatih kelas dunia tidak akan membiarkan dirinya terpuruk dalam kesalahan yang sama. Mereka justru belajar dari setiap kekalahan dan pengalaman pahit untuk bangkit menjadi lebih tangguh. Tuchel, kata Rooney, adalah tipe pelatih yang memiliki kapasitas itu.
“Saya benar-benar meyakini bahwa dia adalah manajer papan atas. Dan apa yang selalu dilakukan oleh manajer top adalah mereka belajar dari kesalahan, mereka mengevaluasi diri, dan pada akhirnya mereka berkembang menjadi lebih baik,” tegas Rooney penuh semangat.
Lebih lanjut, Rooney mempertanyakan logika di balik pemecatan Tuchel tanpa ada pengganti yang jelas. Ia menantang FA untuk menunjukkan siapa sosok yang layak mengisi kursi panas pelatih Inggris jika mereka nekat memecat Tuchel.
“Jika kita memecatnya sekarang, manajer mana yang akan kita datangkan? Dan saya rasa tidak ada nama di luar sana yang sebanding dengan Thomas Tuchel, kecuali satu nama itu, Guardiola,” tambahnya dengan nada kritis.
Rooney juga menyoroti faktor pengalaman yang masih terbatas dari Tuchel di ajang Piala Dunia. Ia menganggap kurangnya jam terbang di turnamen empat tahunan itu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perjalanan Inggris kali ini. Namun, justru di situlah letak pelajaran berharga.
“Tetapi hal terpenting yang saya lihat adalah dia belum memiliki pengalaman yang cukup di Piala Dunia. Kita pernah mengalami situasi serupa dengan Fabio Capello dulu. Piala Dunia memiliki atmosfer yang sangat berbeda dan Anda harus benar-benar merasakan lingkungan itu. Sekarang Tuchel sudah merasakannya dan itu akan menjadi modal besar,” papar Rooney meyakinkan.
Wayne Rooney Soroti Kontrak Baru Tuchel
Salah satu hal yang menarik perhatian Rooney adalah keputusan FA memberikan perpanjangan kontrak dua tahun kepada Tuchel pada bulan Februari lalu. Langkah tersebut diambil sebelum Piala Dunia 2026 benar-benar bergulir. Hal ini menurut Rooney terasa janggal dan tidak biasa.
Sejak awal, Tuchel ditunjuk sebagai pelatih Timnas Inggris pada Januari 2025 dengan misi utama membawa Three Lions meraih gelar juara Piala Dunia. Target itu jelas dan terukur. Namun, ketika kontrak baru justru datang sebelum turnamen utama dimulai, Rooney mempertanyakan urgensi dan logika di balik keputusan tersebut.
“Saya pikir FA sudah memberi tahu kita semua bahwa Thomas Tuchel datang dengan satu tujuan utama, yaitu memenangkan Piala Dunia dan membawa tim ini ke level berikutnya,” ungkap Rooney.
“Tetapi saya rasa agak aneh jika prioritas utamanya adalah memenangkan Piala Dunia, tetapi kemudian Anda malah memberikan kontrak dua tahun sebelum Anda benar-benar berangkat ke Piala Dunia. Itu terasa janggal,” kritiknya dengan nada sinis.
Sebelum memutuskan menunjuk Tuchel, FA memang sempat menjalin komunikasi intens dengan Pep Guardiola. Bahkan beberapa laporan menyebutkan bahwa kedua pihak sudah mencapai kesepakatan secara lisan. Namun, pada akhirnya kerja sama itu kandas dan FA beralih ke opsi kedua, yaitu Tuchel.
Kini setelah Tuchel gagal memenuhi target utama, tekanan mulai berdatangan. Namun, Rooney justru melihat sisi positif dari situasi ini. Ia menilai FA seharusnya tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada Tuchel untuk memperbaiki diri. Lagipula, mengganti pelatih di tengah jalan tanpa ada pengganti yang sepadan hanya akan mengulangi kesalahan yang sama seperti masa lalu.
Rooney mengingatkan bahwa Inggris pernah mengalami masa-masa sulit dengan pergantian pelatih yang tidak memberikan hasil signifikan. Menurutnya, stabilitas dan kesinambungan adalah kunci utama membangun tim juara. Tuchel adalah pelatih yang terbukti di level klub, dan kini ia hanya membutuhkan waktu serta kepercayaan untuk membuktikan kemampuannya di level internasional.
Dengan nada optimis, Rooney menutup pernyataannya. Ia berharap FA tidak terburu-buru mengambil keputusan dan tetap mempertahankan Tuchel setidaknya hingga Euro 2028. Hanya satu hal yang bisa mengubah skenario itu, yaitu jika Pep Guardiola tiba-tiba menyatakan kesediaannya menerima tawaran.
Namun hingga saat ini, Guardiola masih fokus pada klubnya dan belum menunjukkan ketertarikan serius untuk melatih tim nasional. Situasi ini membuat posisi Tuchel semakin aman, setidaknya untuk saat ini. Rooney pun berharap bahwa pelajaran dari kegagalan di Piala Dunia akan membuat Tuchel dan timnya tampil lebih garang di turnamen-turnamen berikutnya.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
