LUMAJANG, Exposenews.id – Sebuah tragedi maut yang benar-benar menggetarkan jantung baru saja melanda Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Selasa (11/11/2025) malam dan menimbulkan duka yang mendalam.
Akibat kejadian ini, pihak berwenang dengan berat hati melaporkan 1 orang meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, kondisi empat korban lain yang selamat tidak kalah memilukan. Mereka harus segera dilarikan ke rumah sakit dengan berbagai luka.
Korban yang meninggal dunia telah berhasil diidentifikasi oleh pihak berwenang. Dia adalah Rika Umami (39), seorang warga yang juga berasal dari Kecamatan Candipuro.
Kronologi Mengerikan: Dari Rem Blong Hingga Tabrakan Beruntun
Lantas, bagaimana kronologi monster besi ini beraksi? Ternyata, semua malapetaka ini berawal dari sebuah truk Fuso pengangkut kayu bernomor polisi N 9858 UZ. Truk tersebut dikemudikan oleh Ali Yusuf, seorang warga Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, yang mengalami kegagalan sistem pengereman.
Pada saat kejadian, truk yang sarat dengan muatan kayu itu sedang melaju dari arah Kabupaten Malang menuju Lumajang. Kemudian, tanpa diduga-duga, saat tiba di Desa Sumberwuluh, rem truk tersebut benar-benar tak berfungsi dan membuatnya menjadi liar.
Akibatnya, truk Fuso yang tak terkendali itu dengan brutal menabrak bagian belakang sebuah truk lain. Truk yang ditabrak adalah jenis Isuzu bernomor polisi N 8510 EZ yang kebetulan berada di depannya.
Tabrakan keras antara dua raksasa jalanan ini langsung memicu kekacauan beruntun. Kedua truk yang sama-sama mengangkut kayu tersebut langsung oleng dan kehilangan kendali. Bahkan, kekacauan tidak berhenti di situ. Kedua truk yang oleng itu kemudian secara bersamaan menghajar dan menabrak rumah warga yang berada di pinggir jalan.
Namun, sepertinya sang “monster” Fuso masih belum puas! Setelah berhasil menabrak truk Isuzu dan sebuah rumah, truk Fuso yang masih melaju kencang karena rem blong ini terus melanjutkan aksi ugal-ugalannya.
Selanjutnya, dengan sangat menyedihkan, truk ini menabrak seorang pengendara sepeda motor. Korban yang sama sekali tidak sempat menyelamatkan diri itu pun meregang nyawa di tempat.
Akhirnya, truk baru berhenti total setelah menghajar rumah warga lainnya. Truk itu seakan-akan menyelesaikan misi penghancurannya dengan mengakibatkan kerusakan parah.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, pemandangan yang tersisa sungguh memilukan dan berantakan. Puluhan gelondongan kayu berhamburan dan berceceran tak beraturan di sepanjang ruas jalan nasional. Jalan yang menjadi penghubung vital antara Lumajang dan Malang itu pun dipenuhi puing-puing kecelakaan.
Selain itu, dua rumah warga dan satu unit sepeda motor dilaporkan mengalami kerusakan parah. Mereka menjadi korban terakhir dari amukan truk kayu ini.
Kesaksian Saksi Mata dan Konfirmasi Aparat Kepolisian Lumajang
Kesaksian mata dari saksi langsung semakin memperkuat kengerian malam itu. Aldi, yang merupakan kenek atau kernet dari truk Isuzu yang menjadi korban pertama, menuturkan detik-detik mengerikan sebelum tabrakan terjadi.
Menurut Aldi, sopirnya sempat melihat truk Fuso yang berada di belakang mereka melaju dengan kecepatan sangat tinggi. “Saya kan posisinya di sebelah kiri, kata sopir saya itu Fuso datangnya kencang banget,” kenang Aldi dengan suara bergetar saat diwawancarai di lokasi kejadian, Selasa (11/11/2025).
Tanpa bisa dihindari lagi, truk itu langsung menabrak truk mereka. “Lalu tanpa ampun langsung nabrak rumah,” tambah Aldi melengkapi kesaksiannya.
Selanjutnya, pihak berwenang pun turun tangan untuk menginvestigasi akar permasalahan dari tragedi ini. Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, dengan tegas menyampaikan hasil penyelidikan sementara.
Baca Juga: Waspada 7 Hari ke Depan, BMKG: Ancaman Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
“Untuk sementara ini, penyebab kecelakaan tunggal ini kami pastikan karena kegagalan rem dari truk Fuso,” jelas Dendy dengan lugas.
Lebih lanjut, dia merincikan jumlah korban yang jatuh dalam insiden ini. “Untuk korban jiwa, kami konfirmasi 1 orang meninggal dunia, kemudian terdapat 2 orang yang menderita luka berat, dan 2 orang lainnya mengalami luka-luka ringan,” pungkas Dendy, mengonfirmasi betapa dahsyatnya dampak dari insiden rem blong ini.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
