Exposenews.id, Manado – Komoditas paling besar andil memberikan angka inflasi Kota Manado sepanjang Januari 2022 yaitu bawang merah. Kenyataan ini cukup menarik, mengingat sebelum Januari 2022, bukan bawang merah yang menjadi momok inflasi Kota Manado, tetapi cabai rawit.
Pantauan terakhir Exposenews.id di pasar ritel modern, benar menunjukan harga cabai rawit sudah turun menjadi sekitar Rp40.000 per kilogram. Padahal sebelumnya harga cabai rawit melambung hingga Rp120.000 per kilogram.
Turunnya harga cabai rawit tersebut ternyata memberikan andil deflasi terbesar di Manado. Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara mencatat andil deflasi komoditi yang sangat digemari masyarakat Sulut ini mencapai 0,3850 persen.
Selain cabai rawit, BPS Sulut mencatat turunnya biaya administrasi transfer uang cukup mendorong deflasi. Besaran deflasi dari penurunan biaya administrasi transfer uang ini mencapai 0,0886 persen.
Ikan malalugis/sohiri turut menyumbang deflasi sebanyak 0,0768 persen. Diikuti minyak goreng sebesar 0,0433 persen, pisang sebesar 0,0229 persen, ketela pohon sebesar 0,0131 persen, nugget sebesar 0,0115 persen, emas perhiasan sebesar 0,0110 persen, tahu mentah sebesar 0,0095 persen dan pasta gigi sebesar 0,0075 persen.
(RTG)
