Exposenews.id, Manado – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) mencatat pertumbuhan ekonomi Sulut mencapai 5,26 persen pada triwulan I-2023 dibanding triwulan I-2022 (y-on-y). Secara umum, hampir semua lapangan usaha tumbuh positif, kecuali dua lapangan usaha yaitu Jasa Keuangan dan Asuransi, serta Pertambangan dan Penggalian.
“Beberapa lapangan usaha yang mendorong pertumbuhan ekonomi di triwulan I-2023 ini di antaranya Jasa Lainnya (13,17 persen), Transportasi dan Pergudangan (10,94 persen), serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor (7,01 persen),” kata Kepala BPS Sulut Asim Saputra melalui Sirly C. Worotikan, Statistisi Ahli Madya BPS Sulut saat penyampaian Berita Resmi Statistik, Jumat (5/5/2023).
Tumbuhnya lapangan usaha Jasa Lainnya didorong oleh peningkatan jumlah pengunjung tempat rekreasi dan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada triwulan I-2023 dibandingkan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya. Selain itu, meningkatnya aktivitas hiburan seperti konser musik dan acara-acara lokal lainnya selama triwulan I-2023 juga turut meningkatkan aktivitas pada lapangan usaha ini.
“Pertumbuhan lapangan usaha Transportasi dan Pergudangan ditopang oleh peningkatan mobilitas masyarakat seiring adanya penghapusan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Selanjutnya, pertumbuhan positif pada lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor didorong oleh tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan yang meningkat serta munculnya beragam bazar/pasar Ramadan di berbagai wilayah di Sulawesi Utara,” kata Sirly.
Struktur perekonomian Sulawesi Utara menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2023 didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Industri Pengolahan; Transportasi dan Pergudangan; serta Konstruksi dengan share masing-masing sebesar 21,05 persen; 13,73 persen; 11,22 persen; 10,84 persen; dan 10,62 persen.
“Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sulawesi Utara mencapai 67,46 persen,” jelasnya lagi.
Jika ditinjau dari masing-masing sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan I-2023 (y-on-y), lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor memiliki sumber pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 1,32 persen, diikuti Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,10 persen, serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 0,82 persen.
(RTG)
