Berita  

Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polisi Matangkan Strategi Pengamanan

BANDUNG, Exposenews.id – Stadion Si Jalak Harupat (SJH) di Kutawaringin, Kabupaten Bandung, kembali terpilih menjadi salah satu lokasi pertandingan turnamen pramusim paling bergengsi, Piala Presiden 2026. Turnamen akbar ini bakal berlangsung mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 mendatang. Pecinta bola, sudah siap menyemarakkan stadion kebanggaan kita?

Menyambut event besar ini, berbagai pihak bergerak cepat. Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat bersama Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, unsur TNI, Panitia Pelaksana (Panpel), dan Pemerintah Kabupaten Bandung langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral di Mapolresta Bandung, Soreang, Jumat (17/7/2026). Semua bersatu padu demi kesuksesan turnamen!

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Jabar, Kombes Pol La Ode Aries El Fathir menjelaskan, rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mematangkan kesiapan seluruh stakeholder terkait dalam mengamankan jalannya turnamen yang rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden. Bayangkan, Presiden sendiri yang akan meresmikan! Tentu ini menjadi momen yang sangat istimewa bagi Jawa Barat.

“Pagi ini tadi mulai jam 09.00 WIB, kami melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan menghadapi Piala Presiden. Ini sudah kesekian kalinya dilaksanakan di Jawa Barat, dan tahun ini kita diberi kepercayaan lagi,” ujar La Ode saat ditemui usai rakor di Mapolresta Bandung, Jumat. Semangat dan optimisme terpancar dari setiap kata yang diucapkannya.

Kepercayaan yang Membanggakan!

La Ode menyebut, penunjukan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung. Bukan tanpa alasan, status turnamen pramusim ini cukup bergengsi karena turut melibatkan klub dari luar negeri. Siapa yang tidak bangga melihat stadion kita menjadi pusat perhatian internasional?

“Piala Presiden ini adalah event internasional karena menghadirkan tiga klub asing dari Brunei, Singapura, dan Thailand,” kata dia dengan penuh semangat. Kehadiran tim-tim mancanegara ini pasti akan menambah tensi pertandingan dan membuat atmosfer stadion semakin membara!

Turnamen ini juga akan diikuti oleh lima klub nasional pilihan yang dibagi ke dalam dua grup. Satu grup akan berlaga di Jawa Timur, sementara grup lainnya akan bertanding di wilayah Jawa Barat, tepatnya di Stadion Si Jalak Harupat. Persaingan sengit antara klub-klub terbaik nusantara dan tim asing tentu akan menyuguhkan tontonan yang tidak boleh dilewatkan!

Ayo Jadi Suporter Cerdas!

Guna menjaga kelancaran turnamen, pihak kepolisian meminta seluruh elemen masyarakat dan suporter sepak bola di Jawa Barat untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan penonton yang cerdas. Saatnya tunjukkan bahwa masyarakat Bandung adalah suporter terbaik yang sportif dan berbudaya!

“Mari kita sama-sama menjaga kepercayaan ini. Menjadi suporter dan penonton yang cerdas, serta menjadi tuan rumah yang betul-betul melayani para tamu yang akan bertanding,” tutur La Ode mengingatkan. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan wajah ramah dan bersahabat dari masyarakat Jawa Barat!

Ia pun mewanti-wanti para penonton agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan maupun keamanan di sekitar stadion. Keamanan dan kenyamanan adalah prioritas utama!

“Tolong betul-betul dihindari mabuk, membawa barang-barang terlarang seperti flare itu tidak diperbolehkan. Sama-sama kita menjaga keamanan ini sehingga tamu yang datang ke Bandung menjadi nyaman,” ucapnya dengan tegas. Semua pihak harus bekerja sama menciptakan suasana pertandingan yang aman dan menyenangkan!

Terkait teknis pengamanan, Polda Jabar bersama jajaran Polres jajaran telah menyiapkan strategi penyekatan dan rekayasa arus lalu lintas demi kenyamanan para tim, official, penonton, hingga masyarakat di sekitar area stadion. Perjalanan menuju stadion pun akan diatur sedemikian rupa agar lancar tanpa hambatan!

Inovasi Baru untuk Kenyamanan Penonton!

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menambahkan, pihaknya melakukan evaluasi dari skema pengamanan tahun-tahun sebelumnya. Belajar dari pengalaman, mereka terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik!

Salah satu perubahan signifikan adalah penambahan pintu masuk (gate) stadion untuk menghindari penumpukan penonton saat pemeriksaan badan (body checking). Bayangkan, dulu antrean panjang sering terjadi, kini semuanya diatasi dengan solusi cerdas!

“Jadi rencana ada empat pintu masuk yang dibuka. Kalau tahun lalu itu kan ada tiga, sekarang ada empat. Pintu masuk (entrance) ini kami tambah dengan harapan agar antrean tidak membludak atau bisa mengurai antrean,” jelas Aldi. Dengan penambahan gate ini, proses masuk stadion akan lebih cepat dan efisien!

Dengan skema baru ini, proses body checking penonton akan disebar di empat titik masuk utama, sementara akses pintu untuk masuk ke dalam tribun stadion disiapkan sebanyak 12 pintu. Semua dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan para penonton!

Mengenai jumlah personel pengamanan, Aldi menyatakan pihaknya masih melakukan penghitungan dinamis sesuai dengan tingkat kerawanan masing-masing laga. Mereka tidak main-main dalam mempersiapkan keamanan!

“Untuk jumlah personel nanti masih kami hitung secara pasti. Intinya, Polresta Bandung di-backup oleh Polda Jabar, TNI, Dishub, dan stakeholder terkait siap mengamankan jalannya Piala Presiden ini,” ujar Aldi menambahkan. Kolaborasi antar instansi ini menjadi kunci sukses pengamanan event besar!

UMKM Diberdayakan, Lingkungan Tetap Bersih!

Di lokasi yang sama, Perwakilan Panitia Pelaksana (Panpel) Jabar, Budi Bram, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh jajaran kepolisian dan Pemkab Bandung. Tanpa dukungan semua pihak, event sebesar ini tidak akan berjalan mulus!

“Kami sangat berterima kasih kepada Polda Jabar, Polresta Bandung, dan Pemerintah Kabupaten Bandung yang sudah banyak memberikan dukungan baik moril maupun materil. Untuk di Bandung sendiri, babak penyisihan akan digelar mulai tanggal 25 hingga 31 Juli,” papar Budi Bram. Semangat gotong royong benar-benar terasa!

Bram menjelaskan bahwa Stadion Si Jalak Harupat telah melewati proses asesmen kelayakan dan dinyatakan memenuhi syarat dengan beberapa peningkatan fasilitas. Stadion kebanggaan kita terus diperbaiki kualitasnya!

“Persiapan masih terus berlanjut. Bahkan kemarin Stadion Si Jalak Harupat juga sudah dilakukan asesmen dan dinyatakan memenuhi syarat, alhamdulillah ada peningkatan kualitas,” tuturnya. Semua fasilitas dipastikan siap menyambut para pemain dan penonton!

Selain fokus pada pertandingan, panitia juga berkomitmen untuk melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di sekitar stadion guna mendongkrak perekonomian daerah, serta mengampanyekan kebersihan lingkungan selama turnamen berlangsung. Ini adalah bukti nyata bahwa sepak bola bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat!

Terkait penjualan tiket pertandingan dan regulasi kehadiran suporter tim tamu (away), Bram menyebutkan bahwa mekanismenya akan diumumkan secara detail dalam waktu dekat. Para penggemar bola diminta untuk bersabar menunggu informasi resmi!

“Masalah tiket pasti bakal ada informasi yang sangat akurat dan detail dalam waktu dekat, termasuk cara pemesanan dan penukaran. Sementara untuk regulasi larangan suporter away, sifatnya ini kan turnamen, kami akan koordinasikan dan cari informasi selengkap-lengkapnya ter dahulu,” kata Bram. Semua akan diatur sebaik mungkin untuk kenyamanan bersama!

Jadi, sudah siap menyaksikan aksi-aksi terbaik para pemain di Stadion Si Jalak Harupat? Jangan lewatkan keseruan Piala Presiden 2026 yang akan mengguncang Bandung! Pantau terus informasi terbaru dan jadilah suporter cerdas yang membanggakan!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com