Berita  

Fase Grup Piala Dunia 2026: Empat Negara Dipastikan Pulang Lebih Awal

Exposenews.id – Fase grup Piala Dunia 2026 ternyata benar-benar menjadi medan pertempuran yang kejam. Bayangkan, hingga Selasa (23/6/2026) siang WIB, sudah empat tim yang dipastikan mengemas koper lebih awal dari perhelatan akbar di Amerika Serikat ini. Wah, sungguh nasib sial menimpa mereka!

Menariknya, sebelum Yordania menyusul, Haiti, Turkiye, dan Tunisia lebih dulu merasakan pahitnya eliminasi setelah menelan dua kekalahan berturut-turut di fase grup. Kemudian, Yordania resmi menjadi tim keempat yang harus mengakhiri perjuangannya di Piala Dunia 2026 setelah kembali tumbang pada laga kedua Grup J. Nah, siapa saja mereka? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

1. Haiti: Mimpi Kedua Berakhir Pahit

Pertama-tama, Timnas Haiti menjadi korban pertama yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Bagaimana tidak? Mereka harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor telak 0-3 pada laga Grup C, Sabtu (20/6/2026). Akibatnya, harapan untuk mengejar posisi dua besar grup pun sirna sudah.

Sebelumnya, Haiti juga menelan kekalahan 0-1 dari Skotlandia pada pertandingan pembuka mereka. Meski demikian, mereka sebenarnya masih menyisakan satu laga melawan Maroko. Sayangnya, secara matematis sekalipun Haiti bisa menang atas Maroko, peluang mereka tetap tertutup rapat.

Mengapa demikian? Ternyata, aturan baru FIFA yang mengutamakan rekor pertemuan langsung (head-to-head) menjadi penghalang utama bagi Haiti. Pasalnya, mereka kalah dari Skotlandia dalam pertemuan langsung. Bahkan, jika menggunakan aturan lama yang mengutamakan selisih gol, nasib Haiti tetap sama suramnya. Coba bayangkan, mereka memasuki laga terakhir dengan selisih gol minus empat, sementara Skotlandia memiliki selisih gol nol. Sungguh berat!

Perlu diketahui, partisipasi Haiti di Piala Dunia 2026 merupakan penampilan kedua mereka sepanjang sejarah. Namun, perjalanan wakil Karibia itu harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Padahal, banyak penggemar yang berharap mereka bisa memberi kejutan di turnamen kali ini.

2. Turkiye: Agresif Namun Gagal Berbuah Gol

Selanjutnya, Timnas Turkiye menjadi tim kedua yang dipastikan angkat koper lebih awal. Apa penyebabnya? Mereka harus mengakui keunggulan Paraguay dengan skor 0-1 di Grup D pada Sabtu siang WIB. Dengan demikian, tim asuhan Vincenzo Montella menelan dua kekalahan beruntun setelah sebelumnya takluk 0-2 dari Australia.

Yang paling menyedihkan, Turkiye sebenarnya tampil cukup dominan dalam dua pertandingan tersebut. Bahkan, mereka mencatat total 62 tembakan, namun gagal mencetak satu gol pun! Coba pikirkan, saat menghadapi Paraguay, Turkiye melepaskan 32 tembakan dan menguasai jalannya pertandingan. Akan tetapi, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka kembali pulang tanpa poin.

Meskipun demikian, secara matematis Turkiye masih bisa mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat pada laga terakhir dan mengumpulkan tiga poin. Namun, kemenangan tersebut tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari posisi terbawah grup. Mengapa? Sebab, Turkiye sudah kalah dari Australia dan Paraguay sehingga kalah dalam rekor head-to-head melawan kedua tim tersebut.

Ironisnya, performa agresif yang ditunjukkan Turkiye tidak mampu menyelamatkan mereka dari eliminasi. Padahal, banyak pihak yang memprediksi mereka bisa bersaing di grup yang cukup seimbang ini. Sayang seribu sayang, nasib berkata lain!

3. Tunisia: Pergantian Pelatih Tak Membawa Perubahan

Tidak hanya itu, Timnas Tunisia menjadi tim ketiga yang dipastikan tersingkir setelah kalah telak 0-4 dari Jepang pada laga Grup F, Minggu (21/6/2026) siang WIB. Bahkan, kekalahan ini melengkapi catatan buruk Tunisia yang sebelumnya juga dihajar Swedia 1-5 pada pertandingan pertama.

Hebohnya, hasil buruk itu sempat membuat Tunisia melakukan pergantian pelatih. Ya, Sabri Lamouchi dipecat dan posisinya digantikan oleh Herve Renard. Akan tetapi, pergantian pelatih belum mampu mengubah nasib Tunisia di Piala Dunia 2026.

Dalam pertandingan melawan Jepang, tim Samurai Biru tampil dominan dan mencetak empat gol melalui dua gol Ayase Ueda serta masing-masing satu gol dari Daichi Kamada dan Junya Ito. Akibatnya, dengan dua kekalahan tersebut, Tunisia dipastikan finis di dasar klasemen Grup F.

Perlu dicatat, Jepang dan Belanda sudah berada di luar jangkauan mereka, sementara Swedia juga tidak mungkin mereka lewati karena unggul dalam rekor pertemuan langsung. Memang, Tunisia masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Belanda, tetapi hasil laga tersebut tidak akan mengubah nasib mereka.

Yang menarik, pergantian pelatih yang dilakukan Tunisia seharusnya bisa memberi energi baru bagi tim. Namun, faktanya mereka tetap kesulitan menghadapi lawan-lawannya di grup neraka ini.

4. Yordania: Debut Pahit di Pentas Dunia

Terakhir, Timnas Yordania menjadi tim keempat yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Bagaimana ceritanya? Mereka harus mengakui keunggulan Aljazair dengan skor 1-2 pada laga Grup J di Santa Clara, California, Selasa (23/6/2026) siang WIB.

Hasil itu membuat Yordania menelan dua kekalahan beruntun setelah sebelumnya kalah 1-3 dari Austria pada laga pembuka. Padahal, Yordania sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Nizar Al-Rashdan pada menit ke-36. Gol itu tercipta dari kemelut di kotak penalti Aljazair sebelum Al-Rashdan melepaskan tembakan melengkung yang gagal dijangkau kiper Luca Zidane.

Namun, Aljazair bangkit pada babak kedua. Pertama, Nadhir Benbouali menyamakan kedudukan lewat sundulan hasil sepak pojok Riyad Mahrez pada menit ke-69. Kemudian, Aljazair berbalik unggul pada menit ke-82 melalui Amine Gouiri yang memanfaatkan bola liar di depan gawang Yordania setelah situasi sepak pojok.

Dengan kekalahan tersebut, Yordania dipastikan tidak lagi memiliki peluang untuk lolos ke babak gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia. Sungguh debut yang pahit bagi wakil Asia Barat ini! Meskipun demikian, mereka bisa berbangga karena sudah mencatatkan sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Sementara itu, kemenangan Aljazair menjaga peluang mereka untuk lolos ke babak 32 besar. Menariknya, Aljazair akan menghadapi Austria pada laga terakhir grup untuk memperebutkan tiket fase gugur. Pasti seru!

Persiapan Menuju Babak 32 Besar Semakin Memanas

Kini, dengan tersingkirnya Haiti, Turkiye, Tunisia, dan Yordania, persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin ketat dan menarik. Bahkan, sejumlah tim lain masih harus menunggu hasil pertandingan terakhir fase grup untuk memastikan nasib mereka di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com