Berita  

Persija Lepas Hanif Sjahbandi di Tengah Sisa Kontrak yang Masih Tersisa Hingga 2027

Exposenews.id – Kabar mengejutkan datang dari kubu Macan Kemayoran! Persija Jakarta kembali melepas salah satu pemain andalannya setelah musim 2025-2026 usai. Siapa lagi kalau bukan Hanif Sjahbandi, pemain serba bisa yang selama ini menjadi tulang punggung tim!

Keputusan ini pun langsung menghebohkan jagat sepak bola Tanah Air. Betapa tidak, kebersamaan Persija dengan Hanif yang sudah terjalin cukup lama akhirnya harus berakhir pada pertengahan 2026 ini. Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berpisah melalui skema mutual termination, mengingat kontrak Hanif sebenarnya masih tersisa cukup panjang hingga Juli 2027 mendatang. Wah, pasti ada alasan kuat di balik keputusan ini!

Perjalanan Empat Musim yang Penuh Warna

Selama empat musim berseragam Macan Kemayoran, Hanif berhasil menghadirkan dimensi berbeda dalam permainan Persija. Pemain kelahiran Bandung, 7 April 1997 ini memang memiliki kualitas yang tak perlu diragukan lagi.

Yang paling mencolok dari perjalanan karirnya di Persija adalah konsistensinya dalam mendapatkan kepercayaan di dalam tim. Meskipun Persija kerap berganti-ganti pelatih, Hanif selalu mampu mempertahankan posisinya sebagai pemain inti. Luar biasa, bukan?

Fleksibilitasnya pun patut diacungi jempol! Hanif tidak hanya bisa berperan sebagai gelandang, tetapi juga mampu menjalankan perannya dengan sangat baik ketika dipercaya sebagai bek. Kemampuan multitasking inilah yang membuatnya selalu dibutuhkan di setiap skema permainan yang diterapkan pelatih.

Statistik Mencengangkan Sepanjang Karir di Persija

Mari kita intip catatan gemilang Hanif selama membela Persija! Pada musim perdananya di Liga 1 2022/2023, Hanif langsung tampil mengesankan dengan 28 kali penampilan. Dari sekian banyak pertandingan tersebut, ia berhasil mencatatkan satu gol dan satu assist. Tidak buruk untuk musim adaptasi!

Memasuki musim berikutnya, kontribusinya justru semakin meningkat drastis. Bayangkan, dari 26 penampilan, Hanif berhasil menorehkan tiga gol dan tiga assist! Performa konsisten itu pun berlanjut pada musim 2024/2025, di mana ia tampil sebanyak 33 kali dan mencetak dua gol. Wow, sungguh statistik yang membanggakan!

Musim Terakhir yang Terhambat Cedera

Sayangnya, takdir berkata lain pada Super League 2025-2026. Hanif harus lebih banyak menepi akibat cedera lutut yang dialaminya pada akhir putaran pertama hingga kompetisi berakhir. Kondisi ini tentu sangat memukul semangat juangnya dan tim.

Akibat cedera yang cukup serius tersebut, pemain berusia 29 tahun itu hanya mencatatkan 11 penampilan dengan kontribusi tiga assist. Meskipun minim penampilan, tiga assist yang ia berikan tetap membuktikan bahwa kualitasnya tidak pernah pudar.

Apresiasi dari Manajemen Persija

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, dengan tulus menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras dan dedikasi Hanif selama empat musim bersama Persija. Dalam keterangan resminya pada Rabu (17/6/2026), Prapanca menegaskan bahwa tidak ada keraguan sedikit pun terhadap disiplin, etos kerja, serta mentalitas pejuang yang selalu Hanif tunjukkan di setiap latihan dan pertandingan.

“Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya,” ujar Prapanca dengan nada haru. “Namun, saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya,” tambahnya penuh keyakinan.

Apa Selanjutnya untuk Hanif Sjahbandi?

Meskipun perpisahan ini terjadi lebih cepat dari yang direncanakan, banyak pihak yakin bahwa Hanif masih memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola Indonesia. Reputasinya sebagai pemain serba bisa dengan etos kerja tinggi pasti akan membuat banyak klub berebut untuk mendapatkan jasanya.

Dengan usia yang masih tergolong prima di 29 tahun, Hanif masih memiliki banyak waktu untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pengalamannya selama empat musim di Persija tentu menjadi modal berharga yang akan sangat berguna di klub barunya nanti.

Para penggemat sepak bola Tanah Air pasti akan terus mengikuti perjalanan karir Hanif selanjutnya. Akankah ia tetap bertahan di Liga 1 atau justru mencoba peruntungan di luar negeri? Hanya waktu yang akan menjawab.

Yang jelas, perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Seperti kata pepatah, “Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, dan setiap perpisahan adalah awal dari pertemuan baru.” Hanif Sjahbandi akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah memperkuat Persija Jakarta.

Pesan untuk Para Suporter

Bagi para Jakmania yang selama ini setia mendukung Hanif, jangan bersedih! Dukungan kalian selama ini sangat berarti bagi perjalanan karirnya. Semoga di klub barunya nanti, Hanif bisa kembali menunjukkan taringnya dan memberikan performa terbaik seperti yang pernah ia tunjukkan selama membela Macan Kemayoran.

Kita semua patut mendoakan yang terbaik untuk Hanif Sjahbandi, baik untuk pemulihan cederanya maupun untuk langkah selanjutnya dalam karir sepak bolanya. Semoga sukses selalu menyertai langkahnya!

Perpisahan memang selalu menyisakan kesedihan, namun di balik itu semua, selalu ada harapan baru yang menanti. Selamat jalan Hanif Sjahbandi, terima kasih untuk semua dedikasi dan perjuanganmu selama membela Persija Jakarta!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com