Exposenews.id – Saat duel sengit Argentina melawan Aljazair di Piala Dunia 2026 bergulir, Selasa (16/6/2026) waktu setempat atau siang WIB, performa Lionel Messi benar-benar mencuri perhatian. Pemain gaek Inter Miami itu akhirnya resmi menyandang gelar Man of the Match. Ya, penghargaan ini benar-benar layak disematkan kepadanya setelah aksi brilian yang ia tunjukkan di atas lapangan hijau.
Pada matchday pembuka Grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, pelatih Argentina langsung memasang Messi sebagai starter. Keputusan ini terbukti sangat tepat karena sang kapten langsung menunjukkan taringnya sejak menit pertama pertandingan.
Laga panas Argentina versus Aljazair akhirnya berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan tim Tango. Tiga gol kemenangan La Albiceleste ini seluruhnya disumbangkan oleh sang mega bintang, Lionel Messi, yang mencetak hattrick pada menit ke-17, ke-60, dan ke-76. Wow, betapa luar biasanya performa pemain berusia senja ini!
Berkat torehan hattrick impresifnya itu, Lionel Messi pun dinobatkan sebagai pemain terbaik alias Man of the Match pada laga pembuka kali ini. Sebuah pengakuan yang memang sudah seharusnya ia dapatkan setelah mendominasi permainan sepanjang 90 menit.
Dominasi La Pulga yang Sungguh Memukau di Atas Lapangan Hijau
Mengutip data dari Fotmob, La Pulga – sapaan akrab Messi – mencatatkan angka Expected Goals (xG) yang sangat fantastis, yakni mencapai 1.03. Angka ini membuktikan bahwa setiap peluang yang ia ciptakan benar-benar mengancam pertahanan lawan.
Aksi pria kelahiran Rosario pada 24 Juni 1987 ini sungguh memukau. Ia berhasil menorehkan akurasi umpan mencapai 81 persen. Dari total 37 percobaan umpan yang ia lakukan, sebanyak 30 di antaranya sukses mengarah tepat ke kaki rekan-rekannya. Artinya, hampir setiap bola yang ia sentuh berbuah manis bagi timnya.
Namun jangan salah, kontribusi Messi tidak hanya terbatas pada urusan mencetak gol saja. Pemain bernomor punggung 10 ini juga aktif menciptakan dua peluang emas yang sangat membahayakan gawang Aljazair. Dua kreasinya itu menjadi ancaman serius yang membuat kiper lawan harus bekerja ekstra keras.
Bahkan di sektor pertahanan pun, Messi menunjukkan sisi lain dari permainannya yang jarang terlihat. Ia tercatat menyumbangkan tiga kontribusi penting bagi lini belakang Argentina. Rinciannya, ia berhasil melakukan dua tekel bersih dan satu sapuan yang menggagalkan serangan balik Aljazair. Sungguh pemain serba bisa!
Totalitas performa menyeluruh yang ia tunjukkan akhirnya berbuah rating nyaris sempurna. Menurut data yang sama, Messi pantas mendapatkan angka 9,7 dari para pengamat. Sebuah nilai yang hampir menyentuh kesempurnaan mutlak!
Rekor Legendaris Roger Milla Akhirnya Berhasil Dipatahkan
Gelar Man of the Match yang diraih Messi terasa semakin manis karena ia sekaligus memecahkan rekor bersejarah di ajang Piala Dunia. Sang kapten tim nasional Argentina itu sekarang tercatat secara resmi sebagai pemain tertua yang berhasil mencetak lebih dari satu gol dalam sebuah pertandingan Piala Dunia. Sebuah prestasi yang sungguh membanggakan!
Rekor fantastis ini sebelumnya dipegang erat oleh penyerang legendaris asal Kamerun, Roger Milla. Selama puluhan tahun, nama Milla menjadi patokan bagi para pemain sepak bola dunia. Namun malam itu, Messi berhasil menggeser posisinya dari puncak sejarah.
“Pada usia 38 tahun 357 hari, Lionel Messi adalah pemain tertua yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia,” demikian pernyataan resmi yang dikutip dari OptaJoe, Rabu (17/6/2026). Catatan ini secara resmi melampaui rekor Roger Milla yang mencetak dua gol pada usia 38 tahun 34 hari di tahun 1990. Sungguh prestasi yang abadi!
Hattrick Messi Samai Rekor Legenda Jerman Miroslav Klose
Penampilan gemilang Messi tidak berhenti sampai di situ saja. Trigol yang ia sarangkan ke gawang Aljazair ternyata membawa namanya sejajar dengan penyerang legendaris Jerman, Miroslav Klose. Kini Messi memiliki koleksi 16 gol di ajang Piala Dunia sepanjang karirnya.
Bersama Klose, Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di kompetisi paling bergengsi ini. Bayangkan, seorang pemain yang sudah berusia hampir 39 tahun masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia dan mencetak rekor demi rekor!
Pertandingan melawan Aljazair ini juga menjadi tonggak istimewa bagi karir internasionalnya. Messi tampil untuk ke-200 kalinya bersama tim nasional Argentina. Tak hanya itu, ia resmi menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang pernah turun bertanding di enam edisi Piala Dunia yang berbeda. Fantastis!
Tren Positif Messi Berlanjut di Laga Pembuka
Fakta menarik lainnya, Messi kembali mengulangi tren positifnya dengan mencetak gol di pertandingan pembuka untuk dua edisi Piala Dunia berturut-turut. Sebelumnya di tahun 2022, gawang Arab Saudi menjadi korban keganasan La Pulga. Kini giliran kiper Aljazair yang harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali.
Sebagai pelengkap dari penampilan sempurna ini, Messi juga berhasil menyamai rekor lawas milik legenda Brasil, Rivellino. Dengan tambahan gol dari luar kotak penalti yang ia cetak malam itu, kini total gol jarak jauh Messi di Piala Dunia mencapai lima angka. Rekor ini sebelumnya tak tersentuh sejak tahun 1966!
Performa gemilang ini tentu menjadi kabar bahagia bagi seluruh penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perhelatan Piala Dunia 2026. Messi membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Dengan dedikasi dan kerja keras, ia terus mengukir sejarah dan menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
