Berita  

Yaya Toure Memulai Babak Baru Karier sebagai Pelatih di Slovakia

Exposenews.id – Mantan gelandang haus gol Manchester City dan Barcelona, Yaya Toure, akhirnya resmi memulai babak baru kariernya sebagai pelatih kepala! Klub raksasa Slovakia, Slovan Bratislava, secara mengejutkan menunjuk pria asal Pantai Gading itu untuk memegang komando tim.

Sebelum menerima tawaran menggiurkan ini, Toure lebih dulu mengundurkan diri dari posisinya sebagai asisten pelatih tim nasional Arab Saudi. Ia memilih tantangan segar di level klub Eropa, dan keputusan ini sontak membuat para penggemar sepak bola penasaran.

Penunjukan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan puncak dari perjalanan panjang Toure di dunia kepelatihan. Setelah bertahun-tahun mengasah kemampuan sebagai pelatih akademi dan asisten di berbagai tim, langkah ini akhirnya menjadi nyata.

“Saya Tidak Sabar!” – Yaya Toure Antusias Sambut Tantangan Baru

Begitu resmi diumumkan, Yaya langsung meluapkan kegembiraannya. Ia mengaku tidak sabar untuk segera memulai pekerjaan pertamanya sebagai pelatih kepala bersama Slovan Bratislava.

Menariknya, Yaya juga menyempatkan diri untuk memberikan penghormatan tulus kepada pendahulunya, Vladimir Weiss. Bukan tanpa alasan, karena Weiss ternyata pernah menjadi rekan setim Yaya saat sama-sama membela Manchester City dulu.

“Saya sangat senang dan bersemangat, jujur saja. Saya tidak sabar untuk mulai bekerja bersama tim pada hari Senin nanti,” ujar Yaya dengan penuh semangat, Minggu (14/6/2026).

Lebih lanjut, legenda berusia 43 tahun itu menekankan bahwa pendahulunya layak mendapatkan rasa hormat yang besar. “Pendahulu saya layak mendapatkan rasa hormat besar atas apa yang telah dicapainya bersama Slovan,” tambahnya, menunjukkan sisi rendah hati yang jarang dimiliki pelatih baru.

Yaya tidak berniat mengubah segalanya dari awal. Ia justru berencana mempertahankan fondasi tim yang sudah terbukti kuat. Namun, jangan salah—ia juga bertekad menghadirkan ide-ide baru yang segar dan unik.

“Sepak bola adalah segalanya bagi saya. Saya ingin melanjutkan apa yang telah dibangun, tetapi juga membawa sesuatu yang baru dan berbeda,” jelas eks bintang Barcelona itu.

“Saya menyukai tantangan dan sangat bersemangat melatih klub besar dengan sejarah yang kaya, stadion yang indah, dan ambisi tinggi,” imbuhnya dengan nada percaya diri.

Dari Asisten Mancini hingga Kursi Pelatih Kepala: Perjalanan Panjang Toure

Sebelum mendarat di kursi pelatih Slovan Bratislava, nama Yaya Toure sudah malang melintang di belakang layar. Ia sempat menjadi asisten bagi beberapa pelatih top, termasuk Roberto Mancini, yang notabene pernah membawanya meraih gelar Liga Inggris bersama City.

Namun, Toure mengaku tidak puas hanya menjadi nomor dua. Ia sudah lama menunggu momen emas untuk menjalankan proyek sendiri sebagai pelatih kepala.

“Sebagai asisten, saya memiliki kesempatan bekerja dengan Roberto Mancini, tetapi sudah lama saya ingin menjalankan proyek saya sendiri sebagai pelatih kepala,” ungkap legenda Man City itu dengan tegas.

Perjalanan kepelatihan Toure dimulai dari Ukraina, tepatnya di klub Olimpik Donetsk, di mana ia bertugas sebagai asisten pelatih. Setelah itu, ia dipercaya menangani tim U-16 Tottenham Hotspur sejak 2022.

Pada 2023, Toure pindah ke Belgia untuk bergabung dengan Standard Liege, lagi-lagi sebagai asisten pelatih. Di tahun yang sama, ia mendapat panggilan menarik untuk masuk ke staf kepelatihan tim nasional Arab Saudi di bawah arahan Mancini.

Semua pengalaman itu kini terbayarkan. Toure akhirnya mendapat kesempatan memimpin tim dari depan, bukan lagi dari bayang-bayang pelatih lain.

Slovan Bratislava Bukan Tim Kaleng-Kaleng! Rekam Jejak Toure Bicara

Jangan remehkan Slovan Bratislava. Klub yang baru saja dilatih Toure ini menyandang status sebagai klub tersukses di Slovakia. Musim lalu, mereka baru saja merayakan gelar liga ke-24 sepanjang sejarah.

Tak hanya itu, Slovan Bratislava juga pernah merasakan atmosfer Liga Champions 2024-2025. Sayangnya, mereka gagal meraih satu poin pun pada fase liga. Nah, di sinilah Toure diharapkan membawa angin segar.

Jika melihat rekam jejak Toure saat masih aktif bermain, para fans Slovan punya alasan untuk optimis. Ia menikmati masa sukses luar biasa bersama Manchester City pada periode 2010 hingga 2018. Di sana, ia mempersembahkan tiga gelar Liga Inggris, dua Piala Liga Inggris, dan satu Piala FA.

Sebelum monceng di Etihad, Toure juga meraih berbagai trofi bergengsi bersama Barcelona. Ia ikut menyumbangkan tiga gelar La Liga dan satu gelar Liga Champions pada 2009. Wow!

Dengan pengalaman segudang sebagai pemain top, wajar jika banyak pihak menanti-nanti gebrakan Yaya Toure sebagai pelatih. Apakah ia bisa mengulang kesuksesan serupa dari bangku cadangan? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Yang jelas, penunjukan ini adalah berita besar bagi sepak bola Slovakia. Sebuah klub legendaris kini diasuh oleh salah satu gelandang terbaik generasinya. Mampukah Toure membawa Slovan Bratislava melesat lebih tinggi? Pantau terus berita selanjutnya hanya di Exposenews.id!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com