Exposenews.id – Liga Serie A musim 2025–2026 kini mulai menunjukkan peta persaingan sengit di papan bawah. Secara mengejutkan, Pisa dan Hellas Verona sudah dipastikan terdegradasi ke Serie B setelah hasil pekan ke-35 benar-benar menutup peluang mereka untuk bertahan. Selain itu, kepastian kelam itu muncul tepat setelah Lecce berhasil membungkam Pisa dengan skor 2-1 dalam laga Liga Italia yang berlangsung pada Sabtu (2/5/2026) WIB. Dengan demikian, dua tim ini harus rela turun kasta lebih awal.
Dalam duel panas tersebut, Lecce dengan percaya diri mencetak dua gol kemenangan. Pertama, Lameck Banda menjebol gawang Pisa pada menit ke-52. Lalu, Walid Cheddira menambah pukulan telak di menit ke-65. Meski begitu, Pisa sempat menunjukkan perlawanan sengit ketika Mehdi Leris membalas satu gol pada menit ke-56. Namun, keunggulan Lecce tetap tidak terbendung hingga peluit panjang berbunyi.
Berkat tambahan tiga poin ini, Lecce sekarang mengoleksi 32 angka dari 35 pertandingan yang sudah mereka jalani. Dari sini, raihan tersebut sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh Pisa maupun Verona. Bahkan, Pisa terdampar di posisi ke-20 hanya dengan 18 poin, sementara Verona bertahan di peringkat ke-19 dengan 19 poin. Oleh karena itu, dengan sisa pertandingan yang terbatas, kedua tim dipastikan tidak bisa keluar dari zona merah degradasi.
Lecce & Cremonese Masih Terjebak, Genoa dan Fiorentina Mulai Lega
Akan tetapi, meski baru saja menang, Lecce belum sepenuhnya merasa aman dari ancaman degradasi. Di sisi lain, mereka masih harus berjuang keras bersaing dengan beberapa tim lainnya untuk bisa bertahan di Serie A. Selain Lecce, nama-nama seperti Cremonese, Cagliari, Fiorentina, dan Genoa juga masih terperangkap dalam situasi yang sangat rawan. Bahkan, kelima tim ini belum mampu mencapai batas aman klasemen, yang mana angka tersebut berada di kisaran 40 poin. Dengan kata lain, persaingan di dasar klasemen masih menyisakan drama tinggi.
Sementara itu, Genoa dan Fiorentina menempati posisi yang sedikit lebih nyaman. Mereka saat ini duduk di peringkat ke-39 dan ke-37 secara berurutan. Menariknya, kedua tim ini hanya membutuhkan satu kemenangan tambahan untuk menjauhkan diri dari zona merah, karena mereka sudah mendekati angka aman. Jadi, peluang mereka untuk selamat masih terbuka lebar.
Lain lagi ceritanya dengan Cremonese, klub yang diperkuat kiper andalan Emil Audero. Mereka masih tertinggal jauh di papan bawah dengan koleksi hanya 28 poin dan kini terdampar di peringkat ke-18. Akibatnya, situasi ini membuat mereka sangat membutuhkan hasil maksimal di sisa laga untuk menjaga asa bertahan di kasta tertinggi Italia. Nasib Emil Audero pun masih tergantung dari perjuangan keras timnya dalam empat pertandingan terakhir.
Perburuan Poin Krusial, Akhir Musim Penuh Tekanan
Perlu diketahui, Cremonese masih memiliki empat pertandingan tersisa yang sangat krusial. Mereka akan dijadwalkan menghadapi Lazio, Pisa, Udinese, dan Como secara beruntun. Dengan demikian, untuk bisa tetap bertahan, Cremonese setidaknya harus meraih dua kemenangan dari empat laga berat tersebut. Selain itu, mereka juga berharap besar kepada hasil buruk yang mungkin dialami Lecce di sisa musim.
Harapan Cremonese pun tertumpu pada kegagalan Lecce dalam menambah poin di laga-laga tersisa. Bahkan, mereka secara diam-diam berdoa agar lawan langsung mereka itu terus tersandung. Oleh karena itu, setiap hasil imbang atau kekalahan Lecce akan menjadi napas segar bagi kubu Cremonese.
Di sisi lain, Lecce justru akan menghadapi lawan-lawannya yang tidak kalah berat. Mereka harus berhadapan dengan raksasa Juventus, kemudian Sassuolo yang agresif, dan juga Genoa yang sedang bangkit. Jika Lecce gagal meraih satu poin pun dari laga-laga tersebut, posisi mereka bisa kembali terancam jatuh ke zona merah. Dengan begitu, semua kemungkinan masih bisa terjadi.
Berdasarkan perhitungan ini, persaingan sengit di papan bawah Serie A tetap terbuka lebar hingga pekan terakhir musim berjalan. Jadi, meskipun Pisa dan Verona sudah dipastikan terdegradasi, Cremonese masih memiliki peluang nyata untuk bertahan. Namun, satu syarat mutlak harus mereka penuhi: memanfaatkan setiap pertandingan dengan performa maksimal tanpa cela. Nasib klub Emil Audero pun baru akan benar-benar ditentukan di ujung akhir musim. Sanggupkah mereka menghindari tragedi degradasi? Kita tunggu aksinya!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
