BANDUNG, Exposenews.id – Bayangkan, dalam waktu hanya satu hari, cuaca gila-gilaan menerjang Kota Bandung! Ya, hujan deras yang dibarengi angin kencang berhasil menciptakan momen horor bagi warga. Akibatnya, puluhan pohon tumbang tersebar di berbagai sudut kota pada Jumat (3/4/2026) lalu. Lebih tragis lagi, satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon saat sedang melintas.
Korban nahas tersebut bernama Diding Nuryaman (45), seorang pengemudi mobil yang langsung tewas di lokasi kejadian. Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Jalan Bojong Raya Caringin, Kecamatan Bandung Kulon. Sungguh, kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya.
34 Kejadian Gila Dalam Sehari: Pohon, Baliho, hingga Banjir!
Nah, berbicara tentang data, ternyata bukan cuma satu atau dua kejadian, lo! Berdasarkan laporan sementara dari Sinergi Informasi Koordinasi Kolaborasi Cepat Tanggap (SIKKAT) hingga pukul 16.45 WIB, tercatat ada 34 kejadian bencana di Kota Bandung. Wow, fantastis sekaligus mengerikan, bukan?
Mari kita rinci bersama. Sebanyak 31 kejadian merupakan pohon tumbang, dua baliho atau pylon sign roboh, serta satu kejadian banjir yang disebabkan oleh tanggul jebol. Jadi, bisa dibilang angin dan hujan benar-benar mengamuk tanpa ampun di kota kembang ini.
Kabar ini langsung dibenarkan oleh Analis Kebencanaan BPBD Kota Bandung, Agung Rahmat Riyadi. Ia menjelaskan bahwa rangkaian kejadian tersebut memang benar-benar terjadi. “Untuk korban ada di wilayah Caringin. Kejadian tersebut menimpa sebuah mobil, dan penanganannya dilakukan oleh BPBD Kota Bandung bersama petugas gabungan lainnya,” ujar Agung, Jumat (3/4/2026). Setelah kejadian, tim gabungan langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Selain itu, BPBD bersama instansi terkait terus bergerak cepat menangani berbagai titik terdampak. Mereka pun menyiagakan petugas untuk merespons setiap laporan pohon tumbang maupun insiden lain akibat cuaca ekstrem ini.
Bukan Cuma Korban Jiwa, Pohon Tumbang Juga Hancurkan Food Market!
Ternyata, dampak dari pohon tumbang ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga merusak fasilitas umum di beberapa lokasi. Sebagai contoh, di kawasan Taman Cibeunying Utara, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa area food market. Akibatnya, bagian depan bangunan rusak parah dan kaca-kaca di sekitarnya pun pecah berantakan.
Seorang pekerja BSS Food Market, Mohamad Dafa Cikal Karim, mengaku sudah merasakan firasat buruk sejak siang hari. “Lagi di dalam tadi. Pada ngumpul untuk siap-siap (buka). Dari tadi ada firasat buruk karena anginnya kenceng banget di sini. Pasti ada apa-apa (ada kejadian),” ungkapnya dengan nada cemas. Ia juga menambahkan, sebelum pohon tumbang, listrik di lokasi sempat padam. Tak lama kemudian, batang pohon besar itu pun roboh dan menimpa area depan bangunan. Meskipun tidak ada korban luka serius, para pekerja sempat mengalami syok hebat akibat kejadian mendadak ini. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan!
BPBD Beri Peringatan Keras! Jangan Berteduh di Bawah Pohon Besar!
Menyikapi kondisi yang semakin tidak menentu ini, BPBD Kota Bandung langsung mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka meminta warga agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras disertai angin kencang mulai menggila lagi.
“Pengguna jalan kami minta untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho, serta segera mencari tempat aman apabila cuaca ekstrem terjadi,” tegas Agung. Imbauan ini disampaikan agar tidak ada lagi korban berjatuhan akibat kejadian serupa di masa mendatang. Jadi, buat kalian yang sering melintas atau berteduh di bawah pohon rindang, sebaik urungkan niat itu dulu, ya!
Pemangkasan Pohon Harus Dipercepat! Ini Penting untuk Keselamatan!
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, juga angkat bicara. Ia meminta dinas terkait untuk segera melakukan pemangkasan dahan serta pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pohon-pohon di kota ini. Menurutnya, pohon tua atau yang memiliki akar lemah harus segera ditangani agar tidak menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja.
“Pohon yang sudah tua, dahannya rapuh, atau akarnya tidak kuat harus segera ditangani. Ini penting untuk menghindari kejadian yang membahayakan masyarakat,” ujar Soni dengan penuh penekanan. Ia berharap langkah preventif ini bisa dilakukan sebelum hujan angin berikutnya kembali mengamuk. Jadi, mari kita nantikan tindakan nyata dari pihak terkait demi keselamatan bersama!
Tetap waspada, Bandung! Jangan anggap remeh angin kencang dan hujan deras. Keselamatan adalah yang utama!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
